Habis Minta Maaf, Pembalap Ferrari Hindari Sanksi Tambahan
Rabu, 05 Juli 2017 - 15:03 WIB
Habis Minta Maaf, Pembalap Ferrari Hindari Sanksi Tambahan
A
A
A
PARIS - Menyusul adanya permintaan maaf secara resmi, Federasi Automotif Internasional atau FIA telah memutuskan untuk tidak memberikan sanksi tambahan kepada Sebastian Vettel. Seperti diketahui, pembalap tim Ferrari itu tertangkap basah secara sengaja menyenggol mobil Lewis Hamilton pada lomba F1 GP Azerbaijan 2017 di sirkuit jalan raya Kota Baku, 25 Juni lalu.
Ya, seperti dilaporkan oleh Autosport dan Motorsport. Vettel ditemani team principal Ferrari, Maurizio Arrivabene, bertemu dengan pimpinan FIA termasuk presiden Jean Todt, untuk membahas insiden yang terjadi di Baku.
Setelah melihat kembali insiden kontroversial tersebut, di mana Vettel menukik ke arah mobil rival terberatnya saat periode Safety Car. Vettel mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi.
Melihat komitmen yang ditunjukkan sang peraih gelar juara dunia empat kali tersebut, termasuk mendedikasikan waktunya untuk membimbing pembalap-pembalap muda. FIA memutuskan tidak memberikan sanksi tambahan kepada Vettel yang kini masih memimpin klasemen sementara pembalap F1 2017 dengan 153 angka, unggul dari Hamilton (139 poin) di urutan kedua.
Dalam pernyataan resmi FIA tertulis: "Dengan situasi terbaru ini, presiden FIA, Jean Todt, memutuskan untuk mengakhiri permasalahan ini.”
"Meski demikian, pelanggaran tersebut tetap dianggap serius dan bisa membawa konsekuensi negatif. Oleh karena itu, presiden Jean Todt telah menjelaskan dengan tegas bahwa jika pelanggaran tersebut kembali terulang, maka permasalahan dapat langsung dibawa ke International Tribunal (pengadilan) FIA untuk investigasi lebih lanjut,” beber pernyataan resmi FIA.
Sementara itu, Ferrari juga telah mengeluarkan pernyataan setelah pengumuman FIA. Skuat 'kuda jingkrak' itu menerima keputusan FIA dan menyambut komitmen positif dari Vettel.
"Pertemuan antara perwakilan dari FIA dan pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, telah diadakan di Paris, untuk memperjelas insiden yang terjadi di GP Azerbaijan. Scuderia Ferrari telah mencatat permintaan maaf dari pembalap dan komitmen pribadinya untuk membantu image olahraga ini," tulis Ferrari.
"Dengan demikian, Scuderia Ferrari mengonfirmasi dukungannya terhadap inisiatif, nilai-nilai, dan tujuan dari FIA."
Adapun berdasarkan hasil polling yang dilakukan Motorsport.com, keputusan dari FIA ini telah sejalan dengan opini yang dikeluarkan para penggemar F1.
Karena dalam hasil polling tersebut, 82 persen responden menentang adanya hukuman atau sanksi tambahan kepada Vettel. Sementara hanya ada 18 persen responden menginginkan langkah yang lebih keras dari FIA terhadap juara dunia F1 empat kali beruntun (2010-2013) bersama tim Red Bull Racing tersebut.
Ya, seperti dilaporkan oleh Autosport dan Motorsport. Vettel ditemani team principal Ferrari, Maurizio Arrivabene, bertemu dengan pimpinan FIA termasuk presiden Jean Todt, untuk membahas insiden yang terjadi di Baku.
Setelah melihat kembali insiden kontroversial tersebut, di mana Vettel menukik ke arah mobil rival terberatnya saat periode Safety Car. Vettel mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi.
Melihat komitmen yang ditunjukkan sang peraih gelar juara dunia empat kali tersebut, termasuk mendedikasikan waktunya untuk membimbing pembalap-pembalap muda. FIA memutuskan tidak memberikan sanksi tambahan kepada Vettel yang kini masih memimpin klasemen sementara pembalap F1 2017 dengan 153 angka, unggul dari Hamilton (139 poin) di urutan kedua.
Dalam pernyataan resmi FIA tertulis: "Dengan situasi terbaru ini, presiden FIA, Jean Todt, memutuskan untuk mengakhiri permasalahan ini.”
"Meski demikian, pelanggaran tersebut tetap dianggap serius dan bisa membawa konsekuensi negatif. Oleh karena itu, presiden Jean Todt telah menjelaskan dengan tegas bahwa jika pelanggaran tersebut kembali terulang, maka permasalahan dapat langsung dibawa ke International Tribunal (pengadilan) FIA untuk investigasi lebih lanjut,” beber pernyataan resmi FIA.
Sementara itu, Ferrari juga telah mengeluarkan pernyataan setelah pengumuman FIA. Skuat 'kuda jingkrak' itu menerima keputusan FIA dan menyambut komitmen positif dari Vettel.
"Pertemuan antara perwakilan dari FIA dan pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, telah diadakan di Paris, untuk memperjelas insiden yang terjadi di GP Azerbaijan. Scuderia Ferrari telah mencatat permintaan maaf dari pembalap dan komitmen pribadinya untuk membantu image olahraga ini," tulis Ferrari.
"Dengan demikian, Scuderia Ferrari mengonfirmasi dukungannya terhadap inisiatif, nilai-nilai, dan tujuan dari FIA."
Adapun berdasarkan hasil polling yang dilakukan Motorsport.com, keputusan dari FIA ini telah sejalan dengan opini yang dikeluarkan para penggemar F1.
Karena dalam hasil polling tersebut, 82 persen responden menentang adanya hukuman atau sanksi tambahan kepada Vettel. Sementara hanya ada 18 persen responden menginginkan langkah yang lebih keras dari FIA terhadap juara dunia F1 empat kali beruntun (2010-2013) bersama tim Red Bull Racing tersebut.
(sbn)