Inginkan Pertarungan Adil, McGregor Minta Wasit Internasional

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 02:00 WIB
Inginkan Pertarungan...
Inginkan Pertarungan Adil, McGregor Minta Wasit Internasional
A A A
LAS VEGAS - Conor McGregor yang akan memulai debut tinju profesionalnya melawan Floyd Mayweather Jr menginginkan wasit yang adil dan independen. Kubu McGregor telah meminta kepada Komisi Atletik Nevada (NSAC) untuk menugaskan wasit internasional dalam pertarungan tersebut.

Direktur Eksekutif NSAC, Bob Bennett mengatakan bahwa komisinya akan mempertimbangkan permintaan McGregor tersebut. "Kubu McGregor telah meminta hakim internasional. Kita akan melihat apakah kita berpikir itu adil, dan kita akan mempertimbangkannya. Kita berusaha untuk bersikap fleksibel dan beradaptasi. Kami berientasi pada layanan pelanggan," kata Bennett kepada Sky Sport seperti dilansir Boxingscene, Kamis (10/8/2017) malam.

Hanya ada tiga dari 42 hakim internasional; satu dari Kanada, satu dari Italia, dan satu dari Inggris; yang pernah bertugas dalam 14 kali pertarungan Mayweather di Las Vegas sejak April 2006. Namun kubu McGregor tidak meminta wasit khusus untuk pertandingan 12 ronde yang digelar di T-Mobile Arena Las Vegas, 26 Agustus mendatang.

Wasit pertandingan tinju antara Mayweather dan McGregor sangat penting karena McGregor yang merupakan bintang UFC diperkirakan akan menyuguhkan pertarungan fisik nan kasar untuk mengimbangi Mayweather, juara dunia di lima kelas berbeda, yang jauh lebih diunggulkan. Apakah wasit veteran Kenny Bayless yang telah memimpin empat pertarungan Mayweather akan menjadi pilihan?.

"Tidak, kami belum menentukan untuk wasit internasional. Kami memiliki sejumlah wasit berkualifikasi tinggi yang pernah bekerja di Vegas dalam pertarungan besar. Saya sedang meminta pendapat dari pejabat di komisi. Yang pasti, wasit yang dipilih memiliki rekam jejak yang terbukti bekerja dalam pertarungan profil tinggi, dan terbukti konsisten di bawah tekanan," kata Bennett.

Bennett mengaku sudah bertemu dengan manajer McGregor membicarakan mengenai peraturan tinju. Dia meminta kepada manajer McGregor untuk memberikan pemahaman kepada petarungnya mengenai aturan ini. Aturan itu harus benar-benar diperhatikan untuk menjamin keselamatan kedua petinju dan mencegah keduanya kehilangan poin.

Bennett mengaku NSAC akan memberikan rekomendasi wasit pada pertemuan lanjutan NSAC, Rabu (16/8/2017) pekan depan. Dalam pertemuan itu juga akan dilakukan voting mengenai sarung tinju yang akan digunakan oleh Mayweather dan McGregor. Apakah akan memberikan pengecualian yang memungkinkan keduanya memakai sarung tinju seberat 8 ons atau tidak. Sebab, sesuai aturan sarung tinju yang digunakan dalam pertandingan kelas welter adalah seberat 10 ons.
(amm)
Berita Terkait
Tinju Kelas Welter Membusuk,...
Tinju Kelas Welter Membusuk, Juara Dunia Takut Bertarung
Adrien Broner Tuntut...
Adrien Broner Tuntut Al Haymon Rp153 M Demi Tarung Lagi
Mampukah Israil Madrimov...
Mampukah Israil Madrimov Guncang Jagat Tinju Kelas Welter Super?
Mayweather Tantang Jake...
Mayweather Tantang Jake Paul Bertarung Tinju Kelas Welter Super
Biodata dan Agama Danny...
Biodata dan Agama Danny Garcia, Petinju Kelas Welter yang Gagal Dapatkan Gelar Juara WBA
Jaron Ennis Lepas Sabuk...
Jaron Ennis Lepas Sabuk Kelas Welter WBA-IBF, Naik Kelas Welter Super
Berita Terkini
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
16 menit yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
10 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
11 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
12 jam yang lalu
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved