Ketika Usain Bolt Ambruk di Kejuaraan Dunia Atletik

Minggu, 13 Agustus 2017 - 13:58 WIB
Ketika Usain Bolt Ambruk...
Ketika Usain Bolt Ambruk di Kejuaraan Dunia Atletik
A A A
LONDON - Tak ada kegembiraan di tim Jamaika yang ada hanyalah kesedihan dan air mata selama tampil di kejuaraan dunia atletik. Itu terekam saat pelari tercepat dunia Usain Bolt ambruk di lintasan di final 4x100 meter, Minggu (13/8/2017) WIB.

Bolt tampil bersama Omar McLeod, Julian Forte dan Yohan Blake. Dia masuk sebagai pelari keempat di nomor 4x100 meter tersebut. Pelari berusia 30 itu sengaja ditempatkan di posisi terakhir mengingat dia memiliki kemampuan berlari pada lintasan tikungan dan kemampuan melakukan finish dengan cepat dan benar.
Ketika Usain Bolt Ambruk di Kejuaraan Dunia Atletik

Tapi petaka datang saat menerima tongkat dari rekannya. Setelah 15 langkah, Bolt terlihat merintih kesakitan sambil terpincang-pincang dan dia pun terjatuh di depan hadapa 60 ribu penonton yang memenuhi London Stadium.

Lomba akhirnya dimenangi tim Inggris dengan catatan waktu 37.47 detik. Medali perak dikantongi tim AS, dan tim Jepang secara mengejutkan meraih perunggu.
Ketika Usain Bolt Ambruk di Kejuaraan Dunia Atletik

Ini merupakan pukulan telak buat tim Jamaika, terutama bagi Bolt. Pasalnya, jelang pensiunnya dia gagal mencetak medali emas. Bahkan di nomor andalannya yakni 100 meter, sprinter terbaik dunia ini gagal menggondol medali.

"Cedera adalah bagian dari olahraga kami, dan tentu saja, ini menyedihkan untuk kembali melihatnya. Jadi ya, ini tragis," sesal Wallace Spearmon, pelari cepat asal Amerika seperti dikutip dari ESPN.
Ketika Usain Bolt Ambruk di Kejuaraan Dunia Atletik

Sementara itu, tim Dokter Jamaika, Kevin Jones memberikan diagnosis sementara yakni kram pada bagian paha kiri Bolt. Namun itu baru pemeriksaan awal dan Bolt akan melanjutkan pemeriksaan MRI.

"Rasa sakit ini semakin bertambah dengan kekecewaan yang dirasakannya karena dia kehilangan medali. Tiga minggu terakhir ini sangat berat baginya, Anda tahu, kami berharap yang terbaik untuknya," jelas Jones.

(bep)
Berita Terkait
Rikki Marthin Tercepat,...
Rikki Marthin Tercepat, Atletik Sumbang Emas Lagi di SEA Games 2023
Kejuaraan Atletik Afrika...
Kejuaraan Atletik Afrika 2020, Tunggu Kesiapan Aljazair
Bali-Nusra Qualifiers...
Bali-Nusra Qualifiers Loloskan 32 Atlet Pelajar ke National Championships
PASI Jateng Berharap...
PASI Jateng Berharap Champion SAC Indonesia Motivasi Sekolah Kembangkan Atletik Pelajar
3 Rekor Nasional Tercipta...
3 Rekor Nasional Tercipta di Champion SAC Indonesia 2022–Central Java Qualifiers
Pelajar Antusias Berkompetisi...
Pelajar Antusias Berkompetisi Atletik di Energen Champion SAC Indonesia 2023 DKI Jakarta-Banten Qualifiers
Berita Terkini
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
1 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
3 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
3 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
8 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved