Ingin Juara Liga 1, Bhayangkara FC Anggap Setiap Laga sebagai Final
Selasa, 29 Agustus 2017 - 16:06 WIB
Ingin Juara Liga 1, Bhayangkara FC Anggap Setiap Laga sebagai Final
A
A
A
JAKARTA - Bhayangkara FC kini menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga 1 musim 2017. Karena itu, mulai saat ini The Guardian akan menganggap setiap pertandingan sebagai final.
Meski tergolong tim baru lantaran terbentuk pada 12 April 2016, Bhayangkara FC bisa menjelma sebagai kekuatan menakutkan. Prestasinya juga bisa dibilang cukup bagus. Saat Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, mereka mampu finish di posisi ketujuh.
Sekarang, Bhayangkara FC bisa menempati posisi dua klasemen sementara Liga 1. Catatan tim asuhan Simon McMenemy itu lebih baik dari tim tradisional macam Persipura Jayapura, PSM Makassar, Persija Jakarta, Arema FC, Persib Bandung dan Sriwijaya FC.
Dengan terpaut satu angka dari Bali United yang mengumpulkan 41 angka, Bhayangkara FC punya kans besar jadi yang terbaik di Indonesia. Itu bisa saja terjadi jika Firman Utina dkk mampu memenangi 13 laga sisa.
Hal ini disadari McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu menilai Bhayangkara FC bisa saja jadi juara. Terlebih, armadanya punya torehan bagus yakni mencatat tiga menang dan satu imbang dari empat laga terbaru.
Meski demikian, McMenemy meminta pada anak asuhnya agar tetap fokus dan waspada. “Pertandingan ke depan akan semakin berat. Lawan juga pasti sudah mengetahui betul bagaimana cara kami bermain,” ucap Simon.
Salah satu lawan yang diwaspdai Simon adalah duel tandang kontra PS TNI di stadion Pakansari, Minggu (3/9/2017). Derby Aparat ini bakal jadi ajang balas dendam mengingat pada pertemuan pertama dikalahkan The Army 1-2.
“PS TNI adalah tim kuat. Di putaran pertama kami kalah. Para pemain diharap menjalankan skema yang kami inginkan. Kami ingin membalas kekalahan dari PS TNI. Bagaimana caranya, yaitu kami akan bermain seperti di tiga pertandingan terakhir,” tutup Simon.
Simon mengeluarkan wejangan ini karena semua laga di putaran kedua sangat penting, termasuk kontra PS TNI. Sebab, sekali saja terpeleset maka akan sangat sulit untuk naik lagi ke posisi atas.
“Saat ini semua pertandingan adalah final bagi kami. Sebab, semua tim pasti ingin mengalahkan kami. Karena itu kami berharap para pemain tetap kompak baik di luar dan di dalam lapangan,” ujar kapten Bhayangkara FC, Indra Kahfi.
Meski tergolong tim baru lantaran terbentuk pada 12 April 2016, Bhayangkara FC bisa menjelma sebagai kekuatan menakutkan. Prestasinya juga bisa dibilang cukup bagus. Saat Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, mereka mampu finish di posisi ketujuh.
Sekarang, Bhayangkara FC bisa menempati posisi dua klasemen sementara Liga 1. Catatan tim asuhan Simon McMenemy itu lebih baik dari tim tradisional macam Persipura Jayapura, PSM Makassar, Persija Jakarta, Arema FC, Persib Bandung dan Sriwijaya FC.
Dengan terpaut satu angka dari Bali United yang mengumpulkan 41 angka, Bhayangkara FC punya kans besar jadi yang terbaik di Indonesia. Itu bisa saja terjadi jika Firman Utina dkk mampu memenangi 13 laga sisa.
Hal ini disadari McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu menilai Bhayangkara FC bisa saja jadi juara. Terlebih, armadanya punya torehan bagus yakni mencatat tiga menang dan satu imbang dari empat laga terbaru.
Meski demikian, McMenemy meminta pada anak asuhnya agar tetap fokus dan waspada. “Pertandingan ke depan akan semakin berat. Lawan juga pasti sudah mengetahui betul bagaimana cara kami bermain,” ucap Simon.
Salah satu lawan yang diwaspdai Simon adalah duel tandang kontra PS TNI di stadion Pakansari, Minggu (3/9/2017). Derby Aparat ini bakal jadi ajang balas dendam mengingat pada pertemuan pertama dikalahkan The Army 1-2.
“PS TNI adalah tim kuat. Di putaran pertama kami kalah. Para pemain diharap menjalankan skema yang kami inginkan. Kami ingin membalas kekalahan dari PS TNI. Bagaimana caranya, yaitu kami akan bermain seperti di tiga pertandingan terakhir,” tutup Simon.
Simon mengeluarkan wejangan ini karena semua laga di putaran kedua sangat penting, termasuk kontra PS TNI. Sebab, sekali saja terpeleset maka akan sangat sulit untuk naik lagi ke posisi atas.
“Saat ini semua pertandingan adalah final bagi kami. Sebab, semua tim pasti ingin mengalahkan kami. Karena itu kami berharap para pemain tetap kompak baik di luar dan di dalam lapangan,” ujar kapten Bhayangkara FC, Indra Kahfi.
(mir)