Bukan Sekedar Raih Angka, Ambisi Ini yang Diusung Persib
Jum'at, 08 September 2017 - 20:03 WIB
Bukan Sekedar Raih Angka, Ambisi Ini yang Diusung Persib
A
A
A
BANDUNG - BANDUNG - Persib Bandung sempat terlempar dari persaingan perebutan titel juara Liga 1 2017. Itu karena hasil pada putaran pertama kurang memuaskan. Tapi, secara perlahan Maung Bandung mulai bangkit dengan meraup sejumlah torehan positif.
Persib pernah terseok-seok sebelum dimulainya putaran kedua. Itu membuat Atep Rizal dkk terlempar dari 10 besar. Namun, lambat laun Pangeran Biru bisa kembali tampil stabil dan meraih banyak angka.
Ini membuat pihak manajemen menginginkan agar tim asuhan Emral Abus itu bisa masuk papan atas ketika kompetisi Liga 1 2017 berakhir. Setidaknya, catatan itu membuat gengsi Persib sebagai klub besar tetap terjaga.
Target itu cukup masuk akal. Walau peluang menjadi juara sangat tipis, tapi kemungkinan masuk tiga besar sangat terbuka. Persib saat ini masih menghuni posisi sembilan dengan 32 angka. Mereka tertinggal 12 angka dari Bali United selaku pemuncak klasemen sementara.
Tapi, Persib hanya terpaut 10 angka dari Persipura Jayapura diurutan tiga. Dengan 12 laga sisa, selisih itu masih mungkin dipangkas. "Target kami tidak terlalu muluk. Tapi, kami akan berbuat maksimal di setiap pertandingan," ucap asisten pelatih Persib, Herrie Setyawan.
Herrie sebenarnya sempat menjabat caretaker Persib. Tapi, dia dia kembali menjadi asisten setelah Emral Abus didaulat sebagai penerus Djajang Nurdjaman. Dan, perannya bisa memengaruhi bisa atau tidaknya misi itu diwujudkan.
Fungsi Herrie di Persib masih sangat besar. Soalnya, Emral tidak bisa menangani Persib secara penuh. Itu karena dia merupakan instruktur pelatih AFC. Imbasnya, pria asal Padang itu hanya bisa hadir saat ada pertandingan.
Situasi ini cukup membingungkan Bobotoh. Di satu sisi, Herrie adalah asisten pelatih. Tapi, dia punya beban cukup besar seolah-olah yang memegang kendali. Tapi, Herrie berusaha membagi beban itu dengan seluruh pemain.
Agar skuat Persib tampil lepas, terutama saat nanti menjamu Semen Padang di stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (9/9/2017), Herrie berusaha membuat para pemain tidak memikirkan target yang sudah ditentukan.
Pada saat yang sama, Herrie mengajak armadanya untuk bermain maksimal dalam setiap laga. "Di depan sudah ada Semen Padang. Kami berbuat maksimal dulu. Mudah-mudahan di akhir musim, kami ada ditempat yang seharusnya, " tegas Herrie.
Persib pernah terseok-seok sebelum dimulainya putaran kedua. Itu membuat Atep Rizal dkk terlempar dari 10 besar. Namun, lambat laun Pangeran Biru bisa kembali tampil stabil dan meraih banyak angka.
Ini membuat pihak manajemen menginginkan agar tim asuhan Emral Abus itu bisa masuk papan atas ketika kompetisi Liga 1 2017 berakhir. Setidaknya, catatan itu membuat gengsi Persib sebagai klub besar tetap terjaga.
Target itu cukup masuk akal. Walau peluang menjadi juara sangat tipis, tapi kemungkinan masuk tiga besar sangat terbuka. Persib saat ini masih menghuni posisi sembilan dengan 32 angka. Mereka tertinggal 12 angka dari Bali United selaku pemuncak klasemen sementara.
Tapi, Persib hanya terpaut 10 angka dari Persipura Jayapura diurutan tiga. Dengan 12 laga sisa, selisih itu masih mungkin dipangkas. "Target kami tidak terlalu muluk. Tapi, kami akan berbuat maksimal di setiap pertandingan," ucap asisten pelatih Persib, Herrie Setyawan.
Herrie sebenarnya sempat menjabat caretaker Persib. Tapi, dia dia kembali menjadi asisten setelah Emral Abus didaulat sebagai penerus Djajang Nurdjaman. Dan, perannya bisa memengaruhi bisa atau tidaknya misi itu diwujudkan.
Fungsi Herrie di Persib masih sangat besar. Soalnya, Emral tidak bisa menangani Persib secara penuh. Itu karena dia merupakan instruktur pelatih AFC. Imbasnya, pria asal Padang itu hanya bisa hadir saat ada pertandingan.
Situasi ini cukup membingungkan Bobotoh. Di satu sisi, Herrie adalah asisten pelatih. Tapi, dia punya beban cukup besar seolah-olah yang memegang kendali. Tapi, Herrie berusaha membagi beban itu dengan seluruh pemain.
Agar skuat Persib tampil lepas, terutama saat nanti menjamu Semen Padang di stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (9/9/2017), Herrie berusaha membuat para pemain tidak memikirkan target yang sudah ditentukan.
Pada saat yang sama, Herrie mengajak armadanya untuk bermain maksimal dalam setiap laga. "Di depan sudah ada Semen Padang. Kami berbuat maksimal dulu. Mudah-mudahan di akhir musim, kami ada ditempat yang seharusnya, " tegas Herrie.
(mir)