Sulit Jadi Juara Liga 1, Persib Hanya Bisa Berjanji
Senin, 02 Oktober 2017 - 17:01 WIB
Sulit Jadi Juara Liga 1, Persib Hanya Bisa Berjanji
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung nyadar kalau peluangnya untuk jadi juara Liga 1 makin sulit digapai. Tapi, mereka hanya bisa berjanji menyelesaikan kompetisi dengan mengambil semua poin.
Maung Bandung saat ini berada di posisi 10 klasemen sementara Liga 1. Ironi melihat kenyataan ini mengingat Persib tergolong tim yang paling siap ketika akan mengarungi kompetisi.
Dengan latar belakang juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015, Persib mendatangkan megabintang Michael Essien yang menjadi gerbang pembuka datangnya para marquee player di Indonesia. Tidak hanya Essien, Persib juga mendatangkan Carlton Cole meski akhirnya didepak karena performanya dianggap tidak memuaskan. Posisi Cole kemudian digantikan pemain mahal lainnya yaitu Ezezchiel Ndouassel di putaran kedua.
Dengan komposisi pemain bintang di semua lini, optimisme Bobotoh pun meninggi sejak awal musim. Tapi, faktanya sampai hari ini Persib terseok-seok. Terdampar di peringkat 10 menjadi bukti bagaimana Persib melempem dalam perburuan gelar juara.
Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim mengatakan sejak awal memang pihaknya menginginkan gelar juara. Tapi, perjuangan di lapangan menuai hasil yang tidak sesuai harapan.
"Memang itulah dinamika sepakbola, kadang-kadang seperti itu. Waktu awal saya katakan sama-sama ingin juara, yang terbaik, tapi perjalanannya seperti itu, harus diterima," kata Zainuri, Senin (2/10/2017).
Sementara dengan posisi Persib saat ini, cukup sulit untuk merangsek ke papan atas. Butuh perjuangan besar agar minimal Persib bisa beranjak dari posisi 10. Lalu, target realistis apa yang ingin diwujudkan Persib saat ini?
Persib saat ini memilih untuk fokus melakoni setiap laga. Harapannya, setiap laga bisa dimenangkan. Sementara untuk posisi di akhir klasemen, itu menjadi urusan belakangan karena akan tergantung pada hitung-hitungan poin dengan tim lain.
"Memang kalau realita ke lima besar cukup berat. Tapi kami usahakan semaksimal mungkin kita ambil poin di sisa pertandingan," jelas Zainuri.
Maung Bandung saat ini berada di posisi 10 klasemen sementara Liga 1. Ironi melihat kenyataan ini mengingat Persib tergolong tim yang paling siap ketika akan mengarungi kompetisi.
Dengan latar belakang juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015, Persib mendatangkan megabintang Michael Essien yang menjadi gerbang pembuka datangnya para marquee player di Indonesia. Tidak hanya Essien, Persib juga mendatangkan Carlton Cole meski akhirnya didepak karena performanya dianggap tidak memuaskan. Posisi Cole kemudian digantikan pemain mahal lainnya yaitu Ezezchiel Ndouassel di putaran kedua.
Dengan komposisi pemain bintang di semua lini, optimisme Bobotoh pun meninggi sejak awal musim. Tapi, faktanya sampai hari ini Persib terseok-seok. Terdampar di peringkat 10 menjadi bukti bagaimana Persib melempem dalam perburuan gelar juara.
Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim mengatakan sejak awal memang pihaknya menginginkan gelar juara. Tapi, perjuangan di lapangan menuai hasil yang tidak sesuai harapan.
"Memang itulah dinamika sepakbola, kadang-kadang seperti itu. Waktu awal saya katakan sama-sama ingin juara, yang terbaik, tapi perjalanannya seperti itu, harus diterima," kata Zainuri, Senin (2/10/2017).
Sementara dengan posisi Persib saat ini, cukup sulit untuk merangsek ke papan atas. Butuh perjuangan besar agar minimal Persib bisa beranjak dari posisi 10. Lalu, target realistis apa yang ingin diwujudkan Persib saat ini?
Persib saat ini memilih untuk fokus melakoni setiap laga. Harapannya, setiap laga bisa dimenangkan. Sementara untuk posisi di akhir klasemen, itu menjadi urusan belakangan karena akan tergantung pada hitung-hitungan poin dengan tim lain.
"Memang kalau realita ke lima besar cukup berat. Tapi kami usahakan semaksimal mungkin kita ambil poin di sisa pertandingan," jelas Zainuri.
(bbk)