Tim Dokter Beberkan Penyebab Meninggalnya Choirul Huda

Senin, 16 Oktober 2017 - 08:02 WIB
Tim Dokter Beberkan...
Tim Dokter Beberkan Penyebab Meninggalnya Choirul Huda
A A A
JAKARTA - Tim dokter RSUD dr Soegiri Lamongan sudah maksimal memberikan pertolongan pada Choirul Huda. Bahkan tim dokter sudah berusaha semaksimalkan mungkin untuk mengembalikan fungsi vital tubuh kiper sekaligus kapten Persela Lamongan itu, walau akhirnya Tuhan berkehendak lain.

Kepala Unit Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Soegiri Lamongan, Dokter Yudistiro Andri Nugroho, Spesialis Anastesi dari informasi yang diterima SINDONews, Senin (16/10/2017) menjelaskan, Choirul Huda mengalami trauma benturan. Ini yang menyebabkan pria 38 tahun itu mengalami henti nafas dan henti jantung. (Baca juga : Persela Gilas Semen Padang, Choirul Huda Cedera Parah )

"Oleh teman-teman medis di stadion sudah dilakukan penanganan pembebasan jalan nafas dengan bantuan nafas. Kemudian dirujuk ke UGD RSUD dr Soegiri. Di ambulans juga ditangani secara medis untuk bantuan nafas maupun untuk penanganan henti jantung," jelas Yudistiro.

"Sesampainya di UGD segera ditangani. Kita lakukan pemasangan alat bantu nafas yang sifatnya permanen. Kita lakukan inkubasi dengan memasang alat semacam pipa nafas. Itu yang menjamin oksigen bisa 100 persen masuk ke paru-paru," sambungnya.

Ketika dilakukan tindakan tersebut Choirul Huda sempat memberikan respon dengan adanya tanda kulit memerah. Namun kondisinya semakin menurun. (Baca juga : Choirul Huda Meninggal Dunia, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir )

Oleh tim dokter selanjutnya dilakukan pompa jantung dan otak selama satu jam. Sayang tindakan ini tidak membuahkan hasil karena tidak ada lagi respon. "Tidak ada reflek tanda-tanda kehidupan normal. Kemudian kita menyatakan meninggal pada pukul 16.45. Kita sudah mati-matian untuk mengembalikan fungsi vital tubuh Choirul Huda," jelas Yudistiro.

"Sesuai analisa awal benturan ada di dada dan rahang bawah. Ada kemungkinan trauma dada, trauma kepala dan trauma leher. Di dalam tulang leher itu ada sumsum tulang yang menghubungkan batang otak. Di batang otak itu ada pusat-pusat semua organ vital, pusat denyut jantung dan nafas. Mungkin itu yang menyebabkan Choirul Huda henti jantung dan henti nafas. Itu analisa awal kami, karena tim kami gak sempat melakukan scaning, karena Mas Huda tidak layak transport dengan kondisi kritis seperti itu. Kita tidak bisa mengkondisikan untuk dibawa ke Radiologi. Kita lebih menangani kondisi awal."

Peristiwa benturan terjadi di babak pertama saat Persela menjamu Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga 1. Tepatnya di menit ke-44, saat Choirul Huda mencoba mengamankan gawang dari serbuan pemain Semen Padang, di saat yang bersamaan Ramon Rodrigues mencoba untuk mengamankan bola. Tak terhidarkan, lutut Rodrigues membentur dada dan wajah Choirul Huda.

Choirul Huda sempat merintih kesakitan sesaat setelah bertabrakan. Namun, tak lama dia tak sadarkan diri. Tim medis sempat memberi perawatan di pinggir lapangan, namun tak lama berselang Choirul langsung dilarikan ke rumah sakit.
(bbk)
Berita Terkait
Dapat Banyak Kesempatan,...
Dapat Banyak Kesempatan, Pemain Muda Persela Sanjung Nil Maizar
Hasil Liga 1 : Ciro...
Hasil Liga 1 : Ciro Alves Bantu Persikabo Habisi Persela
Persela Lamongan Akhiri...
Persela Lamongan Akhiri Kontrak Fakhri Husaini
Liga 1 Persela Lamongan...
Liga 1 Persela Lamongan vs Bali United: Lakukan Comeback, Serdadu Tridatu Makin Kokoh di Puncak
Kiper Plontos Persela...
Kiper Plontos Persela Pensiun Dini
Agar Cepat Bugar, Bek...
Agar Cepat Bugar, Bek Persela Rela Tambah Porsi Latihan
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
6 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
7 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
9 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
13 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
13 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved