Gattuso : Mungkin Saya Pelatih Terburuk, Tapi Selalu Ingin Menang
Kamis, 28 Desember 2017 - 09:12 WIB
Gattuso : Mungkin Saya Pelatih Terburuk, Tapi Selalu Ingin Menang
A
A
A
MILAN - Gennaro Gattuso bisa bernapas sedikit lega usai mengantarkan AC Milan ke semifinal Coppa Italia. Sukses ini terbilang sangat penting karena tim yang singkirkan adalah Inter Milan dalam duel yang bertajuk Derby della Madonnina di San Siro, Kamis (28/12/2017). (Baca juga : Drama di San Siro, Milan Singkirkan Inter )
Sebelum laga ini, banyak orang pesimistis Gattuso bisa memetik hasil maksimal. Ketidakyakinan itu bisa dimaklumi mengingat di Serie A Liga Italia penampilan Milan kurang greget setelah melewatkan dua pertandingan terakhir dengan kekalahan.
Namun semua anggapan itu langsung sirna. Setelah bermain tanpa gol di waktu normal, Patrick Cutrone tampil sebagai pahlawan. Golnya di menit 104 membawa Milan ke semifinal Coppa Italia untuk menantang Lazio sekaligus membawa harapan baru buat Rossoneri. (Baca juga : Singkirkan Inter, Patrick Cutrone : Ini Bisa Naikkan Moral Kami! )
Kontan kemenangan ini disambut gembira Gattuso. "Mungkin saya pelatih terburuk di Serie A, tapi saya selalu menginginkan kemenangan, bahkan ketika bermain dengan anak saya di kebun. Saya ingin pemain membuktikan bahwa apa yang saya lihat malam ini bukan kebetulan," katanya kepada Rai Sport. (Baca juga : Tersingkir dari Coppa Italia, Spalletti Minta Pemain Inter Berkaca Diri )
Gattuso menginginkan kemenangan ini membawa perubahan penampilan di Serie A. Menurutnya ada dua pertandingan berat menanti. Milan setelah ini akan bertemu dengan Fiorentina pada Sabtu (30/12/2017) dan Crotone pada 6 Januari mendatang.
"Kami butuh poin untuk memperbaiki peringkat di klasemen. Saya tidak melihat adanya perbedaan permainan malam ini dengan ketika kami kalah dari Atalanta. Beberapa orang mungkin menyebut saya gila karena mengatakan hal ini."
Sebelum laga ini, banyak orang pesimistis Gattuso bisa memetik hasil maksimal. Ketidakyakinan itu bisa dimaklumi mengingat di Serie A Liga Italia penampilan Milan kurang greget setelah melewatkan dua pertandingan terakhir dengan kekalahan.
Namun semua anggapan itu langsung sirna. Setelah bermain tanpa gol di waktu normal, Patrick Cutrone tampil sebagai pahlawan. Golnya di menit 104 membawa Milan ke semifinal Coppa Italia untuk menantang Lazio sekaligus membawa harapan baru buat Rossoneri. (Baca juga : Singkirkan Inter, Patrick Cutrone : Ini Bisa Naikkan Moral Kami! )
Kontan kemenangan ini disambut gembira Gattuso. "Mungkin saya pelatih terburuk di Serie A, tapi saya selalu menginginkan kemenangan, bahkan ketika bermain dengan anak saya di kebun. Saya ingin pemain membuktikan bahwa apa yang saya lihat malam ini bukan kebetulan," katanya kepada Rai Sport. (Baca juga : Tersingkir dari Coppa Italia, Spalletti Minta Pemain Inter Berkaca Diri )
Gattuso menginginkan kemenangan ini membawa perubahan penampilan di Serie A. Menurutnya ada dua pertandingan berat menanti. Milan setelah ini akan bertemu dengan Fiorentina pada Sabtu (30/12/2017) dan Crotone pada 6 Januari mendatang.
"Kami butuh poin untuk memperbaiki peringkat di klasemen. Saya tidak melihat adanya perbedaan permainan malam ini dengan ketika kami kalah dari Atalanta. Beberapa orang mungkin menyebut saya gila karena mengatakan hal ini."
(bbk)