Menpora Menolak Penghapusan Nomor 62 Kg Angkat Besi

Jum'at, 23 Februari 2018 - 09:10 WIB
Menpora Menolak Penghapusan...
Menpora Menolak Penghapusan Nomor 62 Kg Angkat Besi
A A A
JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi memberikan respon terkait penghapusan nomor lomba 62 kilogram (kg) angkat besi pada Asian Games 2018. Itu menyusul keputusan Federasi Angkat Besi Asia (AWF) yang meminta OCA menghapus nomor perlombaan tersebut.

Pada Hari Kamis (22/2) sore, Menpora mengirimkan surat kepada Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, yang isinya meminta pimpinan tertinggi komite olahraga negara di Asia menolak Keputusan Presiden Federasi Angkat Berat Asia tersebut.

Sebelumnya melalui pengambilan suara yang dilakukan oleh Komite Teknis AWF dan Anggota Eksekutif Federasi Angkat Berat Asia, mayoritas menyepakati penghapusan nomor tanding kelas 62 kg melalui surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Federasi Angkat Berat Internasional, Mr.Attila Adamfi, pada 11 Februari 2018 lalu.
Menpora Menolak Penghapusan Nomor 62 Kg Angkat Besi

Dalam suratnya Menpora menyebutkan salah satu pertimbangan untuk menolak Keputusan Federasi Angkat Berat Asia itu karena pada saat Rapat Koordinasi Komite Olimpiade Asia yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 14 Januari 2018 lalu, tidak membahas hal yang berkaitan dengan penambahan atau pengurangan perubahan nomor tanding pada Asian Games 2018.

"Indonesia akan sangat menghargai apabila Presiden OCA dapat tetap mempertahankan nomor perlombaan 62 kg angkat berat pada Asian Games 2018," tulis Imam dalam surat tersebut kepada Al-Fahad dalam pernyataan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (23/2/2018).

Sebagaimana diketahui, jika nomor tanding 62 kg pada cabang olahraga angkat berat dihapus, maka akan menjadi pukulan telak bagi kontingen Indonesia. Pasalnya, di nomor tanding itu Indonesia menargetkan medali emas melalui Eko Yuli Irawan. Atlet asal Lampung itu adalah peraih medali perak pada Olimpiade di Rio de Janeiro 2016 lalu dan menjadi lifter terkuat yang dimiliki Indonesia saat ini di kelas 62 kg.

Surat penolakan Menpora ini menunjukkan komitmen Pemerintah untuk mewujudkan sukses prestasi yang dicanangkan oleh pemerintah dalam Asian Games 2018, terlebih nomor tanding yang diusulkan adalah nomor tanding yang potensial untuk memperoleh medali emas bagi Indonesia dalam Asian Games 2018
(bbk)
Berita Terkait
Bravo! Rahmat Erwin...
Bravo! Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas Asian Games 2022 dan Pecahkan Rekor Dunia!
Profil Rahmat Erwin...
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2022 dan Pecahkan Rekor Dunia
Rahmat Erwin Bidik Medali...
Rahmat Erwin Bidik Medali Asian Games 2022 usai Pecahkan Rekor di Kejuaraan Dunia
Ni Nengah Widiasih,...
Ni Nengah Widiasih, Atlet Para Powerlifting Andalan Indonesia di Asian Para Games 2023
Jumlah Emas Indonesia...
Jumlah Emas Indonesia Nyaris Samai Prestasi Asian Games 1978, Menpora: Kami Bakal Evaluasi!
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Berita Terkini
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
52 menit yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
1 jam yang lalu
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
3 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
7 jam yang lalu
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved