Lolos ke Playoff Menipis, CLS Siap Berikan Kesempatan Pemain Muda
Jum'at, 02 Maret 2018 - 16:24 WIB
Lolos ke Playoff Menipis, CLS Siap Berikan Kesempatan Pemain Muda
A
A
A
SURABAYA - Peluang CLS Knights Indonesia lolos ke babak playoff ASEAN Basketball League (ABL) 2017-2018 semakin menipis. Dua kekalahan kandang beruntun saat meladeni Saigon Heat dan Mono Vampire membuat kiprah tim besutan Koko Heru Setyo Nugroho berat menapaki babak selanjutnya.
Meski di sisa pertandingan Mario Wuysang dkk mampu sapu bersih mengalahkan lawan-lawannya. Namun CLS masih harus menunggu hasil akhir pesaing terdekatnya Saigon Heat, yang berpeluang paling besar lolos playoff mengingat saat ini mereka menempati peringkat keenam.
Musim pertama CLS Knights di musim pertama memang belum menunjukkan penampilan terbaiknya, namun tim besutan Koko Heru Setyo Nugroho tetap berjuang pertandingan berikutnya. Salah satu perubahan yang akan dilakukan di laga berikutnya yakni mengubah fokus mereka untuk lebih banyak memainkan para pemain muda atau pemain lokal untuk menambah jam terbang di musim berikutnya.
"Next game versus Saigon Heat dan juga pertandingan sisa kami, pemain yang kurang mendapatkan minute play bermain di 15 game pertama akan mendapatkan kesempatan banyak untuk bermain, walaupun dengan situasi ini goal team tetap sama untuk compete hard dan mencoba mengambil kemenangan dari game tersisa. Tapi ini bukan bearti para pemain akan tampil dengan motivasi seadanya, mereka juga harus membuktikan kemampuan di lapangan," ujar Koko Heru dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (2/3/2018).
Dukungan untuk memainkan para pemain muda dan cadangan juga disokong penuh oleh Christopher Tanuwidjaja selaku Managing Partner CLS Knights Indonesia. Dia berharap mereka mampu mendapatkan pengalaman bertanding dan lebih siap di musim depan.
"Fokus kita sekarang ke development pemain muda dan memberikan kesempatan lebih banyak bagi para pemain lokal. Saya yakin mereka bisa belajar banyak dengan kesempatan ini. Selain itu dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk Duke Crews yang beberapa hari lalu sudah pulang ke negaranya. Meski cedera dan tidak bisa membantu banyak saat pertandingan, Duke tetap menjadi sosok leader yang terus mendukung para Pemain kita sepanjang musim ini. Terlepas kami kehilangan Duke, musim ini CLS Knights terus belajar dan juga berbebah supaya musim berikutnya kami semakin lebih baik lagi," ujar Itop, panggilan kesehariannya.
Meski di sisa pertandingan Mario Wuysang dkk mampu sapu bersih mengalahkan lawan-lawannya. Namun CLS masih harus menunggu hasil akhir pesaing terdekatnya Saigon Heat, yang berpeluang paling besar lolos playoff mengingat saat ini mereka menempati peringkat keenam.
Musim pertama CLS Knights di musim pertama memang belum menunjukkan penampilan terbaiknya, namun tim besutan Koko Heru Setyo Nugroho tetap berjuang pertandingan berikutnya. Salah satu perubahan yang akan dilakukan di laga berikutnya yakni mengubah fokus mereka untuk lebih banyak memainkan para pemain muda atau pemain lokal untuk menambah jam terbang di musim berikutnya.
"Next game versus Saigon Heat dan juga pertandingan sisa kami, pemain yang kurang mendapatkan minute play bermain di 15 game pertama akan mendapatkan kesempatan banyak untuk bermain, walaupun dengan situasi ini goal team tetap sama untuk compete hard dan mencoba mengambil kemenangan dari game tersisa. Tapi ini bukan bearti para pemain akan tampil dengan motivasi seadanya, mereka juga harus membuktikan kemampuan di lapangan," ujar Koko Heru dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (2/3/2018).
Dukungan untuk memainkan para pemain muda dan cadangan juga disokong penuh oleh Christopher Tanuwidjaja selaku Managing Partner CLS Knights Indonesia. Dia berharap mereka mampu mendapatkan pengalaman bertanding dan lebih siap di musim depan.
"Fokus kita sekarang ke development pemain muda dan memberikan kesempatan lebih banyak bagi para pemain lokal. Saya yakin mereka bisa belajar banyak dengan kesempatan ini. Selain itu dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk Duke Crews yang beberapa hari lalu sudah pulang ke negaranya. Meski cedera dan tidak bisa membantu banyak saat pertandingan, Duke tetap menjadi sosok leader yang terus mendukung para Pemain kita sepanjang musim ini. Terlepas kami kehilangan Duke, musim ini CLS Knights terus belajar dan juga berbebah supaya musim berikutnya kami semakin lebih baik lagi," ujar Itop, panggilan kesehariannya.
(nug)