Jerman Dikritik Habis-habisan, Begini Pembelaan Neuer
Rabu, 20 Juni 2018 - 13:16 WIB
Jerman Dikritik Habis-habisan, Begini Pembelaan Neuer
A
A
A
MOSKOW - Ada yang berbeda dengan Jerman. Selepas dipermalukan Meksiko 0-1, pasukan Joachim Loew seakan menghindar tampil di publik. Beberapa agenda latihan dan konferensi pers pun diganti menjadi ‘rest day’. Bahkan sejak ditekuk El Tri, Minggu (17/6), Loew belum menunjukkan batang hidungnya.
"Seharusnya mereka tidak seperti ini. Satu kekalahan membuat mereka down begini," ujar seorang staf translasi Federasi Sepakbola Jerman (DFB) di Vatutinki Hotel, tempat Die Mannschaft tinggal di Moskow selama pagelaran Piala Dunia 2018.
Setelah tidak ada kabar nyaris dua hari, DFB pun menggelar konferensi pers untuk menjelaskan apa yang salah pada pertandingan kontra Meksiko di Stadion Luzhniki. Lagi-lagi Loew tidak ada. Staff DFB menginformasikan yang hadir adalah sang kapten sekaligus pintu terakhir Die Mannschaft, Manuel Neuer.
Konferensi pers yang dijadwalkan pukul 12.00 waktu Moskow ternyata molor. Wartawan Jerman yang memenuhi ruangan berbentuk theater itu mulai protes. "(Orang) Jerman itu identik dengan disiplin. Telat dua menit saja sudah tidak bisa ditorelir. Apalagi ini 30 menit. Ini major," ujar seorang wartawan Jerman.
Sekitar 40 menit berlalu, hampir setengah wartawan termasuk fotografer meninggalkan ruangan. "Kita abaikan saja," dengus mereka.
Setelah menunggu 1 jam 15 menit, lalu muncullah Neuer bersama dengan satu ofisial DFB. Mereka meminta maaf lantaran telat. "Kami terlibat diskusi, dan berkepanjangan. Sekali lagi saya minta maaf," ujar Neuer.
Kiper Bayern Muenchen itu mengatakan, timnas Jerman menerima kritik yang luar biasa kejam. "Apa yang ada di berita, itu luar biasa," ungkap Neuer sembari menghela napas. "Kami dikritik habis-habisan. Saya, pelatih dan juga pemain lain menyadari yang bertanding melawan Meksiko bukanlah permainan Jerman yang sesungguhnya. Kami akan memperbaikinya saat melawan Swedia dan Korea Selatan," papar Neuer.
Dia menambahkan, semakin menyakitkan ketika muncul isu adanya perpecahan di kubu timnas Jerman, antara pemain yang berlaga di Piala Konfederasi tahun lalu dengan yang tidak. "Tidak ada perpecahan. Tidak ada masalah di dalam tim," papar pemain yang baru pulih dari cedera panjang itu.
Selain soal perpecahan, Neuer mengatakan Loew juga disorot atas taktik dan strateginya saat bersua Meksiko. "Dia adalah pelatih yang menerima saran. Kami sering berdiskusi lalu saling menyuarakan pendapat. Dia pribadi yang demokratis," imbuh Neuer.
Dia lantas meminta agar publik Jerman mendukung Die Mannschaft sepenuhnya. "Setelah kalah dari Meksiko, kami ingin langsung bertanding lagi karena semua pemain ingin membuktikan kapabilitas masing-masing," tutur Neuer.
Selasa malam waktu Indonesia, Neuer dkk terbang ke Sochi. Mereka akan mejajal kekuatan Swedia di Fisht Olympic Stadium, Sochi, besok. "Berganti suasana dan atmosfer sangat baik untuk tim. Dan, Sochi sangat indah," ujarnya. Setelah meladeni Swedia, Jerman akan bersua Korea Selatan di Kazan Arena, 27 Juni mendatang.
"Seharusnya mereka tidak seperti ini. Satu kekalahan membuat mereka down begini," ujar seorang staf translasi Federasi Sepakbola Jerman (DFB) di Vatutinki Hotel, tempat Die Mannschaft tinggal di Moskow selama pagelaran Piala Dunia 2018.
Setelah tidak ada kabar nyaris dua hari, DFB pun menggelar konferensi pers untuk menjelaskan apa yang salah pada pertandingan kontra Meksiko di Stadion Luzhniki. Lagi-lagi Loew tidak ada. Staff DFB menginformasikan yang hadir adalah sang kapten sekaligus pintu terakhir Die Mannschaft, Manuel Neuer.
Konferensi pers yang dijadwalkan pukul 12.00 waktu Moskow ternyata molor. Wartawan Jerman yang memenuhi ruangan berbentuk theater itu mulai protes. "(Orang) Jerman itu identik dengan disiplin. Telat dua menit saja sudah tidak bisa ditorelir. Apalagi ini 30 menit. Ini major," ujar seorang wartawan Jerman.
Sekitar 40 menit berlalu, hampir setengah wartawan termasuk fotografer meninggalkan ruangan. "Kita abaikan saja," dengus mereka.
Setelah menunggu 1 jam 15 menit, lalu muncullah Neuer bersama dengan satu ofisial DFB. Mereka meminta maaf lantaran telat. "Kami terlibat diskusi, dan berkepanjangan. Sekali lagi saya minta maaf," ujar Neuer.
Kiper Bayern Muenchen itu mengatakan, timnas Jerman menerima kritik yang luar biasa kejam. "Apa yang ada di berita, itu luar biasa," ungkap Neuer sembari menghela napas. "Kami dikritik habis-habisan. Saya, pelatih dan juga pemain lain menyadari yang bertanding melawan Meksiko bukanlah permainan Jerman yang sesungguhnya. Kami akan memperbaikinya saat melawan Swedia dan Korea Selatan," papar Neuer.
Dia menambahkan, semakin menyakitkan ketika muncul isu adanya perpecahan di kubu timnas Jerman, antara pemain yang berlaga di Piala Konfederasi tahun lalu dengan yang tidak. "Tidak ada perpecahan. Tidak ada masalah di dalam tim," papar pemain yang baru pulih dari cedera panjang itu.
Selain soal perpecahan, Neuer mengatakan Loew juga disorot atas taktik dan strateginya saat bersua Meksiko. "Dia adalah pelatih yang menerima saran. Kami sering berdiskusi lalu saling menyuarakan pendapat. Dia pribadi yang demokratis," imbuh Neuer.
Dia lantas meminta agar publik Jerman mendukung Die Mannschaft sepenuhnya. "Setelah kalah dari Meksiko, kami ingin langsung bertanding lagi karena semua pemain ingin membuktikan kapabilitas masing-masing," tutur Neuer.
Selasa malam waktu Indonesia, Neuer dkk terbang ke Sochi. Mereka akan mejajal kekuatan Swedia di Fisht Olympic Stadium, Sochi, besok. "Berganti suasana dan atmosfer sangat baik untuk tim. Dan, Sochi sangat indah," ujarnya. Setelah meladeni Swedia, Jerman akan bersua Korea Selatan di Kazan Arena, 27 Juni mendatang.
(nug)