Disebut Gagal, De Bruyne Siap Jadi Bos di Lini Tengah Belgia
Kamis, 21 Juni 2018 - 16:15 WIB
Disebut Gagal, De Bruyne Siap Jadi Bos di Lini Tengah Belgia
A
A
A
MOSCOW - Kevin De Bruyne siap mengambil peran lebih besar di lini tengah Belgia setelah dituduh gagal mereplikasi performa terbaiknya di Manchester City. De Bruyne akan menjadi bos di balik trio ofensif Belgia Romelu Lukaku, Dries Mertens, dan Eden Hazard.
De Bruyne tampil dominan saat membawa Man City menjuarai Liga Primer Inggris 2017/2017. Mantan gelandang WfL Wolfsburg itu punya pengaruh kreatif yang paling penting di skuat City.
Namun, De Bruyne belum membuktikan penampilan terbaiknya di klub bisa menular untuk negaranya di Piala Dunia. "Saya tidak melakukannya sebelumnya karena saya masih muda dan saya tidak memiliki profil yang saya miliki seperti sekarang," kata De Bruyne kepada televisi RTBF.
"Mulai sekarang, saya harus memikul tanggung jawab," katanya, menambahkan bahwa peran sebagai 'bos' di balik trio ofensif Belgia Romelu Lukaku, Dries Mertens dan Eden Hazard datang 'secara naluriah', dan bukan dari pelatih Roberto Martinez.
Peran De Bruyne dalam mengarahkan beberapa opsi penyerangan Belgia menunjukkan bawah dirinya telah menemukan cara untuk membawa performa terbaiknya di klub ke panggung internasional bersama Belgia dan bisa berkoordinasi dengan kapten Hazard, yang memainkan fungsi kreatif yang sama di Chelsea.
Belgia menang 3-0 atas Panama di laga pembuka dan bertekad menuntaskan lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Tunisia di Moscow pada laga kedua Grup G, Sabtu (23/6/2018). Dengan demikian, kata De Bruyne, bentrokan melawan Inggris di laga pamungkas, akan lebih santai.
"Bertemu teman klub dan rival Liga Primer akan membuat pertandingan yang sulit. Ini tidak akan pernah menjadi sebuah pertandingan persahabatan," katanya.
De Bruyne akan berusia 28 tahun pada Kamis depan pada hari yang sama saat Belgia bermain melawan Inggris di pertandingan terakhir Grup G.
De Bruyne tampil dominan saat membawa Man City menjuarai Liga Primer Inggris 2017/2017. Mantan gelandang WfL Wolfsburg itu punya pengaruh kreatif yang paling penting di skuat City.
Namun, De Bruyne belum membuktikan penampilan terbaiknya di klub bisa menular untuk negaranya di Piala Dunia. "Saya tidak melakukannya sebelumnya karena saya masih muda dan saya tidak memiliki profil yang saya miliki seperti sekarang," kata De Bruyne kepada televisi RTBF.
"Mulai sekarang, saya harus memikul tanggung jawab," katanya, menambahkan bahwa peran sebagai 'bos' di balik trio ofensif Belgia Romelu Lukaku, Dries Mertens dan Eden Hazard datang 'secara naluriah', dan bukan dari pelatih Roberto Martinez.
Peran De Bruyne dalam mengarahkan beberapa opsi penyerangan Belgia menunjukkan bawah dirinya telah menemukan cara untuk membawa performa terbaiknya di klub ke panggung internasional bersama Belgia dan bisa berkoordinasi dengan kapten Hazard, yang memainkan fungsi kreatif yang sama di Chelsea.
Belgia menang 3-0 atas Panama di laga pembuka dan bertekad menuntaskan lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Tunisia di Moscow pada laga kedua Grup G, Sabtu (23/6/2018). Dengan demikian, kata De Bruyne, bentrokan melawan Inggris di laga pamungkas, akan lebih santai.
"Bertemu teman klub dan rival Liga Primer akan membuat pertandingan yang sulit. Ini tidak akan pernah menjadi sebuah pertandingan persahabatan," katanya.
De Bruyne akan berusia 28 tahun pada Kamis depan pada hari yang sama saat Belgia bermain melawan Inggris di pertandingan terakhir Grup G.
(sha)