Nasib Timnas Argentina, Pulang Malu Lolos Belum Tentu

Selasa, 26 Juni 2018 - 12:45 WIB
Nasib Timnas Argentina,...
Nasib Timnas Argentina, Pulang Malu Lolos Belum Tentu
A A A
Sejak menjadi juara Piala Dunia kedua kali pada 1986, hanya sekali Argentina tidak mampu melewati fase grup. Sejarah kelam itu terjadi pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan-Jepang.

Saat itu Argentina masuk Grup F yang disebut grup neraka, karena harus bersaing dengan Swedia, Inggris, dan Nigeria. Setelah melewati laga pertama di 2002 dengan kemenangan 1-0 atas Nigeria, Argentina yang saat itu ditukangi Marcelo Bielsa kalah 0-1 dari Inggris pada laga kedua dan bermain imbang 1-1 menghadapi Swedia pada laga terakhir.

Hasil tersebut menempatkan mereka di peringkat 3 di bawah Swedia dan Inggris. Padahal, saat itu tim Tango datang dengan materi melimpah. Ada Roberto Ayala, Mauricio Pochettino, Walter Samuel, Javier Zanetti, Gabriel Batistuta, Ariel Ortega, Juan Sebastian, Veron, Diego Simeone, Pablo Amar, atau juga Hernan Crespo.

Namun, mereka justru gagal. Tahun ini mereka datang ke Rusia dengan kekuatan tak kalah mentereng. Terutama di lini depan, karena mereka memiliki Lionel Messi, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, atau Paulo Dybala. Namun, mereka justru dalam berada dalam situasi rumit.

“Dari juara dunia menjadi tim nasional terburuk dalam sejarah Argentina, mulai mana?” tulis mantan gelandang timnas Argentina Ossie Ardiles yang ikut memberikan gelar pada Piala Dunia 1978. Pelatih Timnas Spanyol Fernando Hierro menegaskan Lionel Messi tidak dapat sepenuhnya disalahkan atas kinerja buruk Argentina pada Piala Dunia, karena kegagalan Albiceleste bersifat kolektif.

Hierro mengatakan, bakat dalam skuad Amerika Selatan berarti ada masalah yang lebih besar daripada hanya Messi. “Jika Anda melihat kelompok pemain berbakat yang dimiliki Argentina dan pentingnya mereka di klub mereka, Anda menyadari bahwa itu menjadi persoalan kolektif. Tapi saya punya cukup waktu menonton tim lain,” tutur Hierro.

Sementara legendaris Argentina Diego Armando Maradona mengaku ingin bicara dengan pemain. Membangkitkan motivasi mereka dan memberi tahu bagaimana bangganya mengenakan jersey timnas.
Dia juga tak mau menimpakan kesalahan hanya pada seorang Messi. “Messi bermain sebaik yang dia bisa, tetapi sulit menyelesaikan masalah rekan-rekannya, saya tahu. Anak itu bukan seorang pemimpin,” tandas Maradona.

Dini hari nanti, menghadapi Nigeria, masa depan mereka akan dipertaruhkan. Jika gagal menang, berarti harus pulang dengan rasa malu luar biasa. Hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan muka Argentina di depan pendukungnya.
(don)
Berita Terkait
Fans Timnas Tim Tango...
Fans Timnas Tim Tango Menangis Bangga Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022
Timnas Argentina Panggil...
Timnas Argentina Panggil Angel Correa Gantikan Nicolas Gonzalez
Piala Dunia 2022: Profil...
Piala Dunia 2022: Profil Timnas Argentina
Tiba di Tanah Air, Timnas...
Tiba di Tanah Air, Timnas Argentina U-17 Canangkan Target Juara Piala Dunia U-17 2023 Indonesia
Prancis Ngalap Berkah...
Prancis Ngalap Berkah Jersey Serbabiru Juara Piala Dunia 2018 saat Lawan Argentina
Kedatangan Timnas Argentina...
Kedatangan Timnas Argentina U-17 di Indonesia
Berita Terkini
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
1 jam yang lalu
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Kisah Vozinha: Kiper...
Kisah Vozinha: Kiper Cape Verde yang Menulis Sejarah di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved