Seminar Ayo Olahraga Haornas 2018 Tekankan Pentingnya Sport Science

Sabtu, 08 September 2018 - 20:23 WIB
Seminar Ayo Olahraga...
Seminar Ayo Olahraga Haornas 2018 Tekankan Pentingnya Sport Science
A A A
TERNATE - Sehari menjelang puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 di Kota Ternate, Kementerian Pemuda dan Olahraga menggelar seminar Ayo Olahraga di Gedung Dhuafa Center, Ternate, Sabtu (8/9/2018) sore. Seminar ini mengusung tema "Tantangan Pembangunan Olahraga di Era Milenial", menghadirkan nara sumber dari Kemenpora dan Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno.

Sebagai rangkaian acara Haornas, Deputi III Kemenpora Raden Isnanta gembira dengan antusiasme warga setempat dalam mengikuti kegatan ini. Mulai dari pelajar, guru, dosen, hingga masyarakat sebagai pemerhati menyimak pemaparan para nara sumber seminar ini.

"Seminar ini untuk memberikan pengayaan ilmu pengetahuan kepada para peserta, menambah perbendaharaan informasi apa yang terjadi di daerah. Seminar ini sekaligus ajang tukar pikiran konsep pembangunan yang dicanangkan pemerintah pusat dan konsep membangun olahraga di era milenial. Bagaimana kita menata olahraga ke depan," kata Isnanta seusai acara.

Ia mengatakan, generasi milenial identik dengan kehadiran teknologi dan derasnya arus informasi. Isnanta mengatakan, ini menjadi peluang bagi pelaku olahraga untuk memanfaatkan peradaban baru ini.

Menurut Isnanta, olahraga penuh dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Olahraga selayaknya mendapatkan pendekatan teknologi dengan baik demi prestasi Indonesia pada masa depan. "Kalau tidak posisi kita bisa digulingkan negara lain karena semua berpacu dengan sport science," tegasnya.

Isnanta meminta masyarakat untuk tidak terlena oleh fakta Indonesia negara besar dengan penduduk besar. Sebab, jika tidak melakukan pendekatan ilmiah tersebut, posisi Indonesia di tempat keempat Asian Games 2018 bisa digulingkan karena negara-negara lain berpacu dengan sport science tadi.

Ia mengajak masyarakat untuk terjebak oleh modal penduduk besar yang dimiliki Indonesia. Menurut Isnanta, penduduk besar kalau tidak digarap secara ilmiah membuat potensi mereka tidak teraktualisasi dengan baik. "Kita harus seperti Cina, penduduk besar tapi pendekatan pembinaannya itu sport science," kata dia.

Lewat momentum Haornas, ia mengajak pendekatan secara terstruktur dan ilmiah dari usia muda. Ia meminta cabang olahraga lain mengikuti sepak bola yang menggelar kompetisi usia muda. Ajang yang digelar kemenpora ini diikuti timnas U-10, U-12, U-14, dan u-16. Di sisi lain, PSSI menggelar laga U-13, U-15, dan U17 juga. Ia menilai sepak bola mulai memetik hasil dengan pembinaan cara berjenjang itu.

"Tahun lalu pelajar kita juara di Gothia Cup. Itu Eropa, Australia, dan Asia juga ikut. Hampir kayak Piala Dunia.

Ia menyinggung timnas pelajar yang berjaya pada Piala AFF U-16. Artinya, kata dia, buah pembinaan secara terstruktur itu sudah terbukti di sepak bola.

Ia meminta cabang olahraga lain melakukan hal serupa. Sebab, bila tidak, mereka akan ketinggalan. "Kita lakukan pembinaan secara berjenjang. Ya kompetisinya, ya latihannya. Ya alatnya, ya kepelatihannya secara berjenjang,"ungkapnya.

Untyuk tahun ini dan tahun depan, Kemenpora mengikuti kebijakan Presiden RI Jokowi agar memprioritaskan pembangunan SDM. "Berarti kita harus cetak 100 ribu pelatih dengan kualifikasi, standardisasi yang berjenjang tadi. Mulai dari level daerah, nasional, hingga internasional. Lisensi harus ditingkatkan. Jadikanlah momentum Haornas ini kita menatap optimistis lebih nyata," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Menpora Sambangi GOR...
Menpora Sambangi GOR POPKI Cibubur Jelang Peringatan Haornas 2020
Orkestra Keolahragaan...
Orkestra Keolahragaan Nasional (Renungan Haornas 2021)
Perayaan Haornas 2022...
Perayaan Haornas 2022 Hadirkan Konfigurasi Menarik dengan Libatkan 750 Pelajar
Panitia Lakukan Penyempurnaan...
Panitia Lakukan Penyempurnaan Jelang Peringatan Haornas Ke-39
Haornas, Momentum Kebangkitan...
Haornas, Momentum Kebangkitan Olahraga Nasional
Rayakan Haornas ke-38,...
Rayakan Haornas ke-38, Menpora: Saatnya Ubah Paradigma Olahraga
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
5 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
7 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
8 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
12 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
13 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved