Kecam PSSI, Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 15:07 WIB
Kecam PSSI, Ribuan Bobotoh...
Kecam PSSI, Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan Tuntut Keadilan
A A A
BANDUNG - Ribuan bobotoh (suporter Persib Bandung) berunjuk rasa menuntut keadilan atas kebijakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang telah menjatuhkan sanksi berat bagi Persib.

Diketahui, PSSI menjatuhkan hukuman melarang Persib menggelar laga kandang di Pulau Jawa. Selain itu, Persib juga dilarang bermain di laga kandang maupun tandang tanpa dukungan bobotoh hingga paruh musim 2019 mendatang menyusul insiden pengeroyokan suporter Persija Jakarta Haringga Sirla hingga tewas, 23 September 2018 lalu. (Baca juga: PSSI Usir Persib ke Luar Jawa, Pengeroyok Haringga Dilarang Nonton Seumur Hidup ).
Kecam PSSI, Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung itu diikuti ribuan bobotoh dari berbagai komunitas di Bandung Raya dan sekitarnya.Selain menuntut keadilan lewat orasi, mereka membentangkan spanduk dan poster bernada kecaman terhadap PSSI. Tidak hanya itu, berbagai teriakan bernada kecaman bagi PSSI pun keluar dari mulut para bobotoh.
"Kami datang ke sini masih sebagian, kami datang atas dasar kekecewaan, kekecewaan yang sangat. Kami melihat PSSI sangat tidak adil kepada Persib dan suporter Persib. Kami kecewa dan sangat kecewa dengan Kondisi (Komisi Disiplin) PSSI," tegas Ketua Viking Persib Club Heru Joko di sela-sela aksi unjuk rasa.

Heru menegaskan, sanksi yang diberikan Komdis PSSI tidak adil dan semena-mena. Bahkan, Herru menyebut Komdis PSSI telah bertindak arogan atas sanksi yang telah dijatuhkan kepada Persib.

"Mereka memandang kita sebelah mata, saya rasa mereka mempunyai azas keadilan karena kita sama, semua harus diperlakukan adil," tegasnya.

Disinggung tuntutan yang ingin dilayangkan kepada PSSI, dia menyebutkan, selain mengutuk keras kebijakan PSSI, pihaknya juga menuntut revisi total hukuman bagi Persib, dan mendesak PSSI tidak memutuskan sanksi secara instan.
Kecam PSSI, Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

"Kami juga mengajak semua elemen sepakbola untuk melawan hal-hal yang bisa merusak persepakbolaan Indonesia. Terakhir, kami mengajak semua elemen bobotoh untuk menegakan keadilan dan mengawal Persib hingga jadi juara," papar Heru seraya mengatakan, aksi ini akan berlanjut hingga seluruh tuntutan terpenuhi.

Aksi unjuk rasa ribuan bobotoh itu membuat arus lalu lintas di Jalan Diponegoro ditutup dan dialihkan. Sejumlah petugas kepolisian pun tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi unjuk rasa.
(sha)
Berita Terkait
Persija Jakarta Bersiap...
Persija Jakarta Bersiap Tantang Persib Bandung
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
PSS Sleman vs Persib...
PSS Sleman vs Persib Bandung: Manfaatkan Momentum
Persib Bandung vs Persik...
Persib Bandung vs Persik Kediri: Pulihkan Reputasi
Bobotoh dan Warga Tumpah...
Bobotoh dan Warga Tumpah Ruah di Jalan Sambut Arak-Arakan Persib Bandung
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Berita Terkini
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
1 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
3 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
3 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
7 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
8 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
19 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved