Pemain CLS Knights Diminta Jaga Konsistensi Permainan di Kuarter 4
Sabtu, 24 November 2018 - 02:01 WIB
Pemain CLS Knights Diminta Jaga Konsistensi Permainan di Kuarter 4
A
A
A
SURABAYA - CLS Knights Indonesia bakal menjalani laga kandang pertama dengan menjamu Hongkong Eastern pada laga kedua Asean Basketball League (ABL) 2018/2019 di GOR Kertajaya, Sabtu (23/11/2018). Asisten pelatih Koko Heru Setyo Nugroho mengaku, ada tiga hal yang perlu diwaspadai klub asal Surbaya.
Koko memaparkan ketiga hal tersebut mencakup aspek yakni komunikasi, eksekusi dan konsistensi permainan. Meski demikian, kekalahan pertama melawan Saigon Heat tidak lantas membuat CLS Knights berada dalam tekanan. Ia pun meyakini timnya akan mampu bangkit dan meraih kemenangan secepatnya.
"Perjalanan masih panjang dan sejauh ini kami tetap berusaha meraih kemenangan awal. Ada tiga yang harus kami perbaiki jelang menghadapi Hongkong Eastern. Pertama komunikasi antar pemain saat menyerang dan bertahan. Yang kedua mengeksekusi detail lebih baik lagi khususnya saat offense dan terakhir harus tetap menjaga konsisten permainan selama 4 kuarter," paparnya dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.
Jelang laga kandang pertama ini, Koko berpesan kepada para pemain untuk mengawasi dan pergerakan tiga pemain asing yang dimiliki oleh Eastern yang menurutnya menjadi kartu as bagi permainan klub asal Hongkong tersebut.
"Tiga pemain impor mereka, Elliot yang bertindak sebagai jenderal lapangan yang ditopang oleh Ferguson dan Deguara begitu dominan. Khususnya Deguara eks pemain Mono Vampire yang memiliki size yang sangat besar dan di dua game awal ia memiliki peranan penting dalam hal mengangkat moral permainan timnya," sambung Koko.
ABL musim ini menjadi pertarungan yang ketat bagi semua tim. Dari segi peluang, semua tim memiliki goal untuk lebih baik dari semua sisi agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari musim sebelumnya.
Ketatnya liga ABL tahun ini, dikarenakan kualitas liganya serta peranan pemain asing pun menjadi faktor krusial. Meski demikian, Koko berpendapat kualitas pemain lokal secara tidak langsung terpacu dengan kompetisi ABL yang kompetitif.
Hongkong Eastern sejauh ini telah bermain sebanyak dua kali dan meraih 1 kali kemenangan atas Wolf Warriors serta kalah di rumah mereka sendiri saat meladeni tamunya Formosa Dreamers Taiwan. Sedangkan CLS Knights yang diasuh oleh Brian Rowsom baru bermain satu kali melawan Saigon Heat.
Koko memaparkan ketiga hal tersebut mencakup aspek yakni komunikasi, eksekusi dan konsistensi permainan. Meski demikian, kekalahan pertama melawan Saigon Heat tidak lantas membuat CLS Knights berada dalam tekanan. Ia pun meyakini timnya akan mampu bangkit dan meraih kemenangan secepatnya.
"Perjalanan masih panjang dan sejauh ini kami tetap berusaha meraih kemenangan awal. Ada tiga yang harus kami perbaiki jelang menghadapi Hongkong Eastern. Pertama komunikasi antar pemain saat menyerang dan bertahan. Yang kedua mengeksekusi detail lebih baik lagi khususnya saat offense dan terakhir harus tetap menjaga konsisten permainan selama 4 kuarter," paparnya dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.
Jelang laga kandang pertama ini, Koko berpesan kepada para pemain untuk mengawasi dan pergerakan tiga pemain asing yang dimiliki oleh Eastern yang menurutnya menjadi kartu as bagi permainan klub asal Hongkong tersebut.
"Tiga pemain impor mereka, Elliot yang bertindak sebagai jenderal lapangan yang ditopang oleh Ferguson dan Deguara begitu dominan. Khususnya Deguara eks pemain Mono Vampire yang memiliki size yang sangat besar dan di dua game awal ia memiliki peranan penting dalam hal mengangkat moral permainan timnya," sambung Koko.
ABL musim ini menjadi pertarungan yang ketat bagi semua tim. Dari segi peluang, semua tim memiliki goal untuk lebih baik dari semua sisi agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari musim sebelumnya.
Ketatnya liga ABL tahun ini, dikarenakan kualitas liganya serta peranan pemain asing pun menjadi faktor krusial. Meski demikian, Koko berpendapat kualitas pemain lokal secara tidak langsung terpacu dengan kompetisi ABL yang kompetitif.
Hongkong Eastern sejauh ini telah bermain sebanyak dua kali dan meraih 1 kali kemenangan atas Wolf Warriors serta kalah di rumah mereka sendiri saat meladeni tamunya Formosa Dreamers Taiwan. Sedangkan CLS Knights yang diasuh oleh Brian Rowsom baru bermain satu kali melawan Saigon Heat.
(sha)