CLS Knights Indonesia Telan Kekalahan Ketiga Beruntun
Senin, 10 Desember 2018 - 00:33 WIB
CLS Knights Indonesia Telan Kekalahan Ketiga Beruntun
A
A
A
SANTA ROSA - CLS Knights Indonesia masih belum menunjukkan taringnya di ajang Asean Basketball League (ABL) musim 2018-2019. Pada pertandingan lanjutan melawan San Miguel Alab Pilipinas, di Stadium Rosa Arena, Filipina, Minggu (9/12) malam, Brandon Jawato dkk menellan kekalahan 67-94.
Renaldo Balkman menjadi bintang di pertandingan ini dengan mencetak double-double, 33 poin dan 11 rebound. Sementara rekannya yang juga pernah bermain bersama tim Washington Wizard, Peter John Ramos membukukan 20 poin serta 13 rebound.
Adapun top skor CLS di pertandingan yakni Maxie Esho. Mantan pemain Saigon Heat itu mencetak 20 poin, delapan rebound, dan empat assist. Bagi klub asal Surabaya, ini merupakan kekalahan ketiga beruntun yang dialami CLS pada musim ini.
"Kami bermain tidak bagus sejak kuarter awal. Saya pun kecewa dengan performa lima pemain inti kami. Eksekusi di offense juga tidak berjalan dengan baik, demikian juga dengan sisi pertahanan," sesal pelatih CLS Brian Rowsom, pasca pertandingan.
"Balkman dan Ramos sangat menguasai pertandingan. Keduanya juga berhasil melakukan kombinasi sembilan kali tembakan tiga angka, sedangkan kami hanya mampu mencetak total empat kali tembakan tiga angka," sambungnya.
Brian Rowsom menambahkan catatan minor ini harus segera diakhiri. CLS selanjutnya bakal menjamu Mono Vampire di GOR Kertajaya pada Rabu (16/12/2018). "Kita harus mengakhiri kekalahan ini dan bermain baik melawan Mono Vampire," pungkas Brian Rowsom.
Renaldo Balkman menjadi bintang di pertandingan ini dengan mencetak double-double, 33 poin dan 11 rebound. Sementara rekannya yang juga pernah bermain bersama tim Washington Wizard, Peter John Ramos membukukan 20 poin serta 13 rebound.
Adapun top skor CLS di pertandingan yakni Maxie Esho. Mantan pemain Saigon Heat itu mencetak 20 poin, delapan rebound, dan empat assist. Bagi klub asal Surabaya, ini merupakan kekalahan ketiga beruntun yang dialami CLS pada musim ini.
"Kami bermain tidak bagus sejak kuarter awal. Saya pun kecewa dengan performa lima pemain inti kami. Eksekusi di offense juga tidak berjalan dengan baik, demikian juga dengan sisi pertahanan," sesal pelatih CLS Brian Rowsom, pasca pertandingan.
"Balkman dan Ramos sangat menguasai pertandingan. Keduanya juga berhasil melakukan kombinasi sembilan kali tembakan tiga angka, sedangkan kami hanya mampu mencetak total empat kali tembakan tiga angka," sambungnya.
Brian Rowsom menambahkan catatan minor ini harus segera diakhiri. CLS selanjutnya bakal menjamu Mono Vampire di GOR Kertajaya pada Rabu (16/12/2018). "Kita harus mengakhiri kekalahan ini dan bermain baik melawan Mono Vampire," pungkas Brian Rowsom.
(bbk)