Juarai Supercoppa Italiana, Juve Perkuat Status Raja Domestik

Jum'at, 18 Januari 2019 - 07:04 WIB
Juarai Supercoppa Italiana,...
Juarai Supercoppa Italiana, Juve Perkuat Status Raja Domestik
A A A
JEDDAH - Status sebagai raja domestik memang layak di sandang Juventus. Reputasi tim berjuluk La Vecchia Signora tersebut semakin mengkilap usai menundukkan AC Milan 1-0 di final Supercoppa Italiana, Kamis (17/1).

Kemenangan di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi menjadi gelar Supercoppa Italia kedelapan Juve. Mereka menorehkan rekor sebagai pengoleksi gelar terbanyak menyisihkan Milan (tujuh gelar).

Dominasi Juve di kancah persepakbolaan Italia begitu terlihat. Di dua kompetisi lainnya, Giorgio Chiellini dkk juga sangat perkasa. Tercatat, Juve mengoleksi gelar Coppa Italia empat musim terakhir (2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18) dan Scudetto Seri A tujuh musim beruntun (2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18).

Kans Juve meraih gelar scudetto untuk kedelapan kalinya secara beruntun terbuka lebar. Saat ini, mereka bertengger di puncak klasemen sementara Seri A dengan 53 poin atau unggul sembilan poin dari rival terdekat S.S.C Napoli di posisi kedua.

Dominasi sebuah klub di pentas domestik Italia sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, Milan dan Inter Milan pernah melakukan hal serupa. Milan misalnya, tim berjuluk I Rossoneri tersebut menjuarai empat scudetto Seri A (1991–92, 1992–93, 1993–94, 1995–96) dan tiga Supercoppa Italiana (1992.1993,1994).

Begitu juga dengan Inter, saat ditangani Roberto Mancini dan Jose Mourinho, mereka mampu memenangkan lima scudetto Seri A (2005–06, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10). Sedangkan di Coppa Italia, I Nerazzurri pernah meraihnya dua musim beruntun (2004-05,2005-06). Begitu juga di Supercoppa Italiana (2005,2006).

Terlepas dari siklus dominasi yang terus berputar, pelatih Juve Massimiliano Allegri tidak merasa cemas dan memilih menikmati pencapaian timnya saat ini. Dia mengatakan, La Vecchia Signora meraih gelar Supercoppa Italiana berkat performa solid di sepanjang laga sehingga mampu mengalahkan Milan.

“Ini adalah laga yang menghibur dengan beberapa peluang bagus. Kami bermain oke melawan Milan yang membuat kami kesulitan. Tetapi, setelah kartu merah Franck Kessie (73) segalanya lebih mudah, kami seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol,”ungkap Allegri dilansir football-italia.net.

Secara khusus, Allegri memuji performa Cristiano Ronaldo (CR7) yang tampil sebagai pahlawan lewat gol semata wayangnya di menit ke-61. Menurutnya, superstar asal Portugal tersebut memang piawai menaklukkan laga-laga besar.

“Kami mendatangkan CR7 karena bisa menentukkan dan mencetak gol penting. Tetapi, secara keseluruhan kinerja tim memang sangat baik. Kelemahan kami hanyalah terlalu memberikan Milan ruang untuk melakukan serangan balik,”paparnya

Kegembiraan turut dirasakan CR7. Itu merupakan trofi pertamanya bagi Juve sejak dibeli dari Real Madrid, 10 Juli 2018. Produktivitas CR7 tergolong sangat baik. Tercatat pemain berusia 33 tahun tersebut telah mendonasikan 16 gol dari 26 penampilan di semua kompetisi.

CR7 pun tidak mampu menyembunyikan kegembiraannya. Dia mengungkapkan trofi Super Coppa Italiana merupakan persembahan spesial bagi fans Juve yang selalu mendukungnya selama ini.

Kendati sukses meraih gelar pertama di 2019, CR7 enggan berpuas diri. Ex bintang Sporting Lisbon, Manchester United (MU) dan Madrid tersebut bertekad membantu Juve menyapu bersih semua gelar di musim ini. Selanjutnya, La Vecchia Signora bakal menjamu Chievo Verona di San Siro pada lanjutan Seri A, Selasa dini hari (22/1).

“Ini adalah sebuah langkah awal. Kami telah meraih gelar pertama, sekarang kami harus meraih trofi selanjutnya. Seri A merupakan prioritas objektif. Tapi, musim masih panjang, kami harus bekerja keras karena segalanya berjalan sulit,”pungkasnya

Sementara dikubu lawan, rentetan catatan tak terkalahkan Milan di semua kompetisi terhenti. Status sebagai pengoleksi gelar terbanyak Supercoppa Italiana pun disalip Juve. Kendati demikian, pelatih Gennaro Gattuso tetap mengapresiasi penampilan timnya yang dianggap telah berjuang maksimal.

“Kalah di laga final selalu menyesakkan. Tetapi, Milan menunjukkan karakter melawan tim sehebat Juve. Sekarang kami harus fokus menghadapi Genoa di Seri A,” terangnya

Kekalahan dari Juve seolah menjadi perpisahan buruk bagi Gonzalo Higuain. Penyerang asal Argentina tersebut santer segera bergabung dengan klub elite Liga Primer, Chelsea, sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim.

Sinyal semakin kuat lantaran Higain tidak masuk dalam skuad Milan versus Juve. Namun, Gattuso mengatakan ketidakhadiran Higuain dikarenakan sakit. “Dia sedikit kurang beruntung. Dia terkena demam. Kami telah melakukan upaya terbaik untuknya, tetapi Higuain jarang bermain. Hal itu membuat kami memilih pemain yang lebih bugar,” tandasnya
(don)
Berita Terkait
Banyak yang Ingin Juventus...
Banyak yang Ingin Juventus Mati, Tapi Kami Tetap Hidup
Jelang Ladeni Juventus,...
Jelang Ladeni Juventus, Dua Pemain AC Milan Malah Positif Virus Corona
Juventus Berharap Bisa...
Juventus Berharap Bisa Ikuti Jejak AC Milan
Preview AC Milan vs...
Preview AC Milan vs Juventus: Dendam Rossoneri
Juventus Hantui AC Milan...
Juventus Hantui AC Milan Usai Bungkam Parma
Kemenangan Bersejarah...
Kemenangan Bersejarah AC Milan di Markas Juventus
Berita Terkini
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
2 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
4 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
4 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
8 jam yang lalu
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
8 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
12 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved