Gagal di Piala FA, Pochettino Bidik Posisi Empat Besar di Liga
Senin, 28 Januari 2019 - 10:36 WIB
Gagal di Piala FA, Pochettino Bidik Posisi Empat Besar di Liga
A
A
A
LONDON - Pelatih Tottenham Hostpur Mauricio Pochettino sudah melupakan trofi dan kini fokusnya bagaimana mempertahankan posisi empat besar di klasemen akhir Liga Primer Inggris. Spurs kembali mengalami kegagalan mengoleksi trofi dari Piala FA setelah kalah dari Crystal Palace di putaran keempat.
Kekalahan 0-2 yang dialami di Selhurst Park, Senin (28/1/2019) dinihari, itu memang sangat menyesakan. Pasalnya, anak asuh Pochettino juga sudah harus melupakan Piala Liga Inggris usai disingkirkan Chelsea di semifinal lewat drama adu penalti. Sementara gol kemenangan Palace disumbangkan Connor Wickham di menit sembilan dan Andros Townsend lewat tendangan penalti di menit 34. (Baca juga : Gagal ke Final Piala Liga Inggris, Pochettino Tak Salahkan Pemain )
"Lagi-lagi kita akan berdebat, apakah trofi akan membawa klub ke level berikutnya. Saya tidak setuju dengan itu. Itu hanya membangun ego Anda. Hal terpenting bagi Tottenham saat ini adalah selalu berada di posisi empat teratas," ungkap Pochettino dikutip SkySports.
Pelatih asal Argentina itu mengakui musim ini perjuangan sangat sulit. "Saya katakan itu akan menjadi tantangan besar bagi kami. Namun kami percaya itu akan menjadi musim yang sulit tidak lebih keras dari sebelumnya."
Sebagai pelatih pastinya ia menyesal dan kecewa dengan hasil buruk tersebut. "Pasti saya kecewa. Kami sudah tersingkir dari dua kompetisi. Tetapi sekarang kami harus positif. Kami masih berada di dua kompetisi, dalam posisi yang baik di Liga Primer dan Liga Champions adalah motivasi besar bagi seluruh klub. Kami harus kuat."
Dengan penampilan Spurs, terutama di awal musim yang terbilang moncer, tak berlebihan jika banyak pencinta sepak bola ingin melihat mereka bisa merebut banyak trofi. "Tetapi menjadi realistis, kami melakukannya dengan sangat baik. Untuk memenangkan gelar di sini di Inggris seperti Piala FA atau Piala Liga Inggris adalah soal keberuntungan, tidak hanya tentang kualitas dalam skuad Anda."
"Sekarang target realistis berusaha untuk berada di empat besar, mencoba dan dekat dengan Manchester City dan Liverpool dan mengurangi kesenjangan. Menjadi pesaing selalu sulit bagi kami. Posisi empat besar itu sangat realistis. Yang lainnya adalah mencoba dan mengalahkan (Borussia) Dortmund dan berada di babak berikutnya. Itu sulit."
Kekalahan 0-2 yang dialami di Selhurst Park, Senin (28/1/2019) dinihari, itu memang sangat menyesakan. Pasalnya, anak asuh Pochettino juga sudah harus melupakan Piala Liga Inggris usai disingkirkan Chelsea di semifinal lewat drama adu penalti. Sementara gol kemenangan Palace disumbangkan Connor Wickham di menit sembilan dan Andros Townsend lewat tendangan penalti di menit 34. (Baca juga : Gagal ke Final Piala Liga Inggris, Pochettino Tak Salahkan Pemain )
"Lagi-lagi kita akan berdebat, apakah trofi akan membawa klub ke level berikutnya. Saya tidak setuju dengan itu. Itu hanya membangun ego Anda. Hal terpenting bagi Tottenham saat ini adalah selalu berada di posisi empat teratas," ungkap Pochettino dikutip SkySports.
Pelatih asal Argentina itu mengakui musim ini perjuangan sangat sulit. "Saya katakan itu akan menjadi tantangan besar bagi kami. Namun kami percaya itu akan menjadi musim yang sulit tidak lebih keras dari sebelumnya."
Sebagai pelatih pastinya ia menyesal dan kecewa dengan hasil buruk tersebut. "Pasti saya kecewa. Kami sudah tersingkir dari dua kompetisi. Tetapi sekarang kami harus positif. Kami masih berada di dua kompetisi, dalam posisi yang baik di Liga Primer dan Liga Champions adalah motivasi besar bagi seluruh klub. Kami harus kuat."
Dengan penampilan Spurs, terutama di awal musim yang terbilang moncer, tak berlebihan jika banyak pencinta sepak bola ingin melihat mereka bisa merebut banyak trofi. "Tetapi menjadi realistis, kami melakukannya dengan sangat baik. Untuk memenangkan gelar di sini di Inggris seperti Piala FA atau Piala Liga Inggris adalah soal keberuntungan, tidak hanya tentang kualitas dalam skuad Anda."
"Sekarang target realistis berusaha untuk berada di empat besar, mencoba dan dekat dengan Manchester City dan Liverpool dan mengurangi kesenjangan. Menjadi pesaing selalu sulit bagi kami. Posisi empat besar itu sangat realistis. Yang lainnya adalah mencoba dan mengalahkan (Borussia) Dortmund dan berada di babak berikutnya. Itu sulit."
(bbk)