Indra Sjafri Akui Timnas U-22 Gagal Antisipasi Bola Mati ala Malaysia
Rabu, 20 Februari 2019 - 21:27 WIB
Indra Sjafri Akui Timnas U-22 Gagal Antisipasi Bola Mati ala Malaysia
A
A
A
PHNOM PENH - Timnas Indonesia U-22 belum menggenggam tiket lolos fase grup usai ditahan imbang Malaysia dengan skor 2-2. Pelatih Indra Sjafri mengaku timnya gagal mengantisipasi bola mati.
Pada pertandingan yang berlangsung di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Rabu (20/2/2019) Timnas Indonesia U-22 lebih dulu unggul melalui gol Marinus Manewar di menit ke-52. Sayangnya, Malaysia berhasil menyamakan skor melalui Nik Akif di menit ke-62.
Anak asuh Indra Sjafri sempat kembali unggul melalui gol Witan Sulaiman di menit ke-76. Sayangnya, lagi-lagi Malaysia mampu menyamakan skor melalui Hadi Abdul Razak. Sekadar catatan, kedua gol Malaysia lahir melalui set piece (bola mati).
"Perjuangan pemain bisa unggul (atas Malaysia) tapi kita tidak bisa antisipasi tendangan bebas dan sepak pojok. Memang dari dulu mereka (Malaysia, red) memanfaatkan siuasi seperti itu," kata Indra Sjafri dalam keterangan yang diperoleh SINDOnews.
Indra juga menyinggung tentang satu pemain yang dianggap berada di bawah performa. Meski tidak menyebut pemain tersebut, Indra mengatakan sampai harus mengganti sang pemain di babak kedua.
Sekadar informasi, tiga pemain yang diganti Indra Sjafri di babak kedua adalah Billy Keraf (46'), Marinus Manewar (83'), dan Gian Zola (69'). Coach Indra tidak menyebut siapa pemain yang dia maksud.
"Secara kualitas lebih baik dari kemarin (lawan Myanmar, red) cuma ada satu pemain yang harusnya tidak bermain di bawah perform dan akhirnya saya menggantinya, karena kebutuhan taktikal," kata Indra.
Dengan hasil ini, Indonesia akan menghadapi laga sulit kontra tuan rumah Kamboja pada laga pamungkas Grup B, yang akan disiarkan langsung RCTI, Jumat (22/1/2019). Sedangkan Malaysia bentrok dengan Myanmar. (Baca juga: Gagal Depak Malaysia U-22, Indonesia Temui Jalan Terjal ke Semifinal )
Pada pertandingan yang berlangsung di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Rabu (20/2/2019) Timnas Indonesia U-22 lebih dulu unggul melalui gol Marinus Manewar di menit ke-52. Sayangnya, Malaysia berhasil menyamakan skor melalui Nik Akif di menit ke-62.
Anak asuh Indra Sjafri sempat kembali unggul melalui gol Witan Sulaiman di menit ke-76. Sayangnya, lagi-lagi Malaysia mampu menyamakan skor melalui Hadi Abdul Razak. Sekadar catatan, kedua gol Malaysia lahir melalui set piece (bola mati).
"Perjuangan pemain bisa unggul (atas Malaysia) tapi kita tidak bisa antisipasi tendangan bebas dan sepak pojok. Memang dari dulu mereka (Malaysia, red) memanfaatkan siuasi seperti itu," kata Indra Sjafri dalam keterangan yang diperoleh SINDOnews.
Indra juga menyinggung tentang satu pemain yang dianggap berada di bawah performa. Meski tidak menyebut pemain tersebut, Indra mengatakan sampai harus mengganti sang pemain di babak kedua.
Sekadar informasi, tiga pemain yang diganti Indra Sjafri di babak kedua adalah Billy Keraf (46'), Marinus Manewar (83'), dan Gian Zola (69'). Coach Indra tidak menyebut siapa pemain yang dia maksud.
"Secara kualitas lebih baik dari kemarin (lawan Myanmar, red) cuma ada satu pemain yang harusnya tidak bermain di bawah perform dan akhirnya saya menggantinya, karena kebutuhan taktikal," kata Indra.
Dengan hasil ini, Indonesia akan menghadapi laga sulit kontra tuan rumah Kamboja pada laga pamungkas Grup B, yang akan disiarkan langsung RCTI, Jumat (22/1/2019). Sedangkan Malaysia bentrok dengan Myanmar. (Baca juga: Gagal Depak Malaysia U-22, Indonesia Temui Jalan Terjal ke Semifinal )
(sha)