Laga El Clasico Ibarat Penentuan Nasib Solari di Madrid
Minggu, 03 Maret 2019 - 01:05 WIB
Laga El Clasico Ibarat Penentuan Nasib Solari di Madrid
A
A
A
MADRID - Masa depan Santiago Solari bersama Real Madrid kembali menjadi perbincangan hangat jelang laga lanjutan Liga Spanyol 2018/2019 melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (3/3/2019) WIB. Laga bertajuk El Clasico ini merupakan yang ketiga dalam 25 hari.
Dua pertemuan sebelumnya terjadi di semifinal Copa del Rey. Pada leg pertama, Madrid berhasil menahan imbang 1-1 di Camp Nou, namun petaka justru datang di Santiago Bernabeu, sebab Los Blancos harus mengubur mimpinya merebut gelar juara di Copa del Rey setelah dikalahkan musuh abadinya dengan skor 0-3.
Kekalahan itu menimbulkan kekecewaan yang mendalam buat para penggemar Madrid. Namun pelatih Santiago Solari mencoba untuk mendinginkan situasi dengan berkata bahwa tim yang ditanganinya saat ini telah pulih sepenuhnya dari hasil minor melawan Barcelona di leg kedua Copa del Rey.
"Kita kembali berdiri. Jadwal dan takdir telah memainkan peranan besar dalam sepak bola di Spanyol, karena sekali lagi kami akan berhadapan melawan Barcelona. Kami akan mencoba untuk menularkan semangat yang sama seperti di pertandingan sebelumnya, serta meningkatkan apa yang perlu ditingkatkan," kata Solari dikutip dari Indianaexpress.
Jika berkaca pada rekor pertemuan, Madrid belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir melawan Barcelona di semua kompetisi. Adapun Blaugrana, telah memenangkan 10 dari 17 pertandingan terakhir melawan klub Ibu Kota Spanyol.
"Pertandingan berikutnya selalu yang paling penting. Itulah yang menjadi fokus para pemain. Ini adalah olahraga yang dimainkan dengan hati, kepala dan kaki, dan kami harus memasukkan semuanya ke dalam pertandingan berikutnya."
Solari paham bahwa hasil minor bisa mengakhiri masa depannya sebagai pelatih Madrid. Pasalnya, isu tentang pergantian ahli strategi di klub semakin kencang dan Jose Mourinho disebut-sebut menjadi kandidat teratas untuk menggantikan posisinya sebagai pelatih Los Blancos.
Dua pertemuan sebelumnya terjadi di semifinal Copa del Rey. Pada leg pertama, Madrid berhasil menahan imbang 1-1 di Camp Nou, namun petaka justru datang di Santiago Bernabeu, sebab Los Blancos harus mengubur mimpinya merebut gelar juara di Copa del Rey setelah dikalahkan musuh abadinya dengan skor 0-3.
Kekalahan itu menimbulkan kekecewaan yang mendalam buat para penggemar Madrid. Namun pelatih Santiago Solari mencoba untuk mendinginkan situasi dengan berkata bahwa tim yang ditanganinya saat ini telah pulih sepenuhnya dari hasil minor melawan Barcelona di leg kedua Copa del Rey.
"Kita kembali berdiri. Jadwal dan takdir telah memainkan peranan besar dalam sepak bola di Spanyol, karena sekali lagi kami akan berhadapan melawan Barcelona. Kami akan mencoba untuk menularkan semangat yang sama seperti di pertandingan sebelumnya, serta meningkatkan apa yang perlu ditingkatkan," kata Solari dikutip dari Indianaexpress.
Jika berkaca pada rekor pertemuan, Madrid belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir melawan Barcelona di semua kompetisi. Adapun Blaugrana, telah memenangkan 10 dari 17 pertandingan terakhir melawan klub Ibu Kota Spanyol.
"Pertandingan berikutnya selalu yang paling penting. Itulah yang menjadi fokus para pemain. Ini adalah olahraga yang dimainkan dengan hati, kepala dan kaki, dan kami harus memasukkan semuanya ke dalam pertandingan berikutnya."
Solari paham bahwa hasil minor bisa mengakhiri masa depannya sebagai pelatih Madrid. Pasalnya, isu tentang pergantian ahli strategi di klub semakin kencang dan Jose Mourinho disebut-sebut menjadi kandidat teratas untuk menggantikan posisinya sebagai pelatih Los Blancos.
(sha)