De La Hoya: Mayweather vs Canelo Part II Bernilai Rp21 Triliun

Selasa, 05 Maret 2019 - 23:59 WIB
De La Hoya: Mayweather...
De La Hoya: Mayweather vs Canelo Part II Bernilai Rp21 Triliun
A A A
LAS VEGAS - Nilai pertarungan Canelo Alvarez versus Floyd Mayweather sangat luar biasa. CEO Golden Boy Promotions Oscar De La Hoya mengungkapkan, jika duel rematch itu tercipta maka nilainya mencapai USD1,5 miliar atau setara Rp21 trliun!

Menurut De La Hoya yang menjadi promotor juara dunia kelas menengah WBA dan WBC Canelo Alvarez, mengungkapkan dirinya sangat serius merancang pertandingan ulang Canelo melawan Mayweather.

"Pertama-tama, Floyd (Mayweather) sudah pensiun sehingga tidak ada pertarungan apapun yang harus dibuat. Tetapi, jika Floyd ingin kembali, dia harus berhenti melawan para petarung yang bobotnya dua divisi lebih kecil darinya," ujar De La Hoya kepada TMZ Sports.

"Jika Floyd Mayweather memutuskan untuk kembali, pertarungan dia melawan Canelo bisa menjadi pertarungan bernilai USD1,5 miliar," imbuh Oscar.

Canelo dan Floyd Mayweather bertarung pada 2013. Mayweather mendominasi pertarungan dimana saat itu Canleo masih menjadi bintang muda berusia 23 tahun. Mayweather mendapat bayaran USD41 juta (Rp579 miliar) untuk pertarungan itu, yang merupakan rekor bayaran tertinggi saat itu.

Namun, banyak hal telah berubah sejak saat itu. Mayweather mengklaim telah menghasilkan lebih dari USD300 juta (Rp4,2 triliun) per pertarungan untuk pertarungannya dengan Manny Pacquiao dan Conor McGregor.

Nilai Canelo juga telah naik. Dia baru-baru ini menandatangani kontrak pertarungan senilai USD365 juta (Rp5,1 triliun) dengan layanan streaming DAZN setelah mencetak kemenangan mengesankan atas bintang-bintang seperti Miguel Cotto, Amir Khan, Julio Cesar Chavez Jr, dan Gennady Golovkin.

De La Hoya mengatakan dia realistis tentang peluang membuat pertandingan ulang Mayweather vs Canelo terjadi.

Mayweather sejauh ini mau tampil melakukan perkelahian mudah melawan lawan yang sangat tidak cocok seperti bintang kickboxing Tenshin Nasukawa. Dia juga menjajal ketangguhan petarung MMA Conor McGregor dalam pertarungan lintas olahraga. Itu pertarungan pertamanya sejak September 2015, ketika dia pensiun setelah mendominasi Andre Berto.

Sementara Canelo mengatakan ingin membalas dendam, dan berharap bisa meyakinkan Mayweather untuk mengenakan sarung tinju dalam satu pertarungan terakhir.

"Saya akan senang memiliki kesempatan membalas kekalahan itu," kata Canelo melalui penerjemah. "Tetapi jika tidak, maka saya akan melanjutkan jalan saya dan menulis sejarah saya sendiri."

Dalam waktu dekat Canelo bersiap-siap untuk pertarungan 4 Mei melawan Daniel Jacobs untuk menyatukan sabuk kelas menengah WBC, WBA, IBF di T-Mobile Arena di Las Vegas.
(sha)
Berita Terkait
10 Pertarungan Tinju...
10 Pertarungan Tinju yang Melegitimasi Tinju Kelas Menengah Super
John Ryder Cuma Mau...
John Ryder Cuma Mau Duel Lawan Gennady Golovkin Sebelum Gantung Sarung Tinju
Ambil Risiko Hadapi...
Ambil Risiko Hadapi Matteo Signani, Tyler Denny Bertekad Bisa Jajal Janibek Alimkhanuly
Tinju Kelas Menengah...
Tinju Kelas Menengah Super: Terbaik dari Yang Terbaik
Tantang Canelo Naik...
Tantang Canelo Naik Ring, Juara WBA Dmitry Bivol Rela Turun Kelas
Biodata Demetrius Andrade,...
Biodata Demetrius Andrade, Petinju Tak Terkalahkan yang Disebut Kurang Bertenaga
Berita Terkini
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
2 jam yang lalu
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
3 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
4 jam yang lalu
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
5 jam yang lalu
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
6 jam yang lalu
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved