Marcus/Kevin Gagal Cetak Hat-Trick Juara Ganda Putra All England
Rabu, 06 Maret 2019 - 22:14 WIB
Marcus/Kevin Gagal Cetak Hat-Trick Juara Ganda Putra All England
A
A
A
BIRMINGHAM - Kejutan besar sekaligus pukulan telak bagi Indonesia dengan tersingkirnya Marcus Ferinaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di All England 2019. Juara bertahan ganda putra itu dipaksa mengakui keunggulan pasangan nonunggulan asal China, Liu Cheng/Zhang Nan di babak pertama.
Tanda-tanda kekalahan Marcus/Ferinaldi yang menjadi unggulan teratas Kejuaraan Bulu Tangkis BWF World Tour Super 1000 tersebut muncul ketika takluk di game pertama 19-21. Kalah di game pertama, juara dua kali All England itu bangkit di game kedua.
Kejar mengejar poin meramaikan game kedua. Marcus/Kevin sempat tertinggal 3-5 sebelum mampu menyamakan 7-7. Setelah unggul 8-7, perolehan Mpoin Marcus/Kevin sempat melejit 13-8. Namun, Liu/Zhang mampu memperpendek ketinggalan dengan selisih dua poin, 14-12, 14-12, 16-14, 18-16 hingga memaksakan 20-20. Pada saat poin kritis, Marcus/Kevin mampu merebut game kedua dengan skor 22-20.
Pada game penentuan, Marcus/Kevin membuka laga dengan unggul 1-0, 2-1. Namun, Liu/Zhang yang sepertinya menemukan ritme permainannya, kembali memegang kendali. Mereka selalu unggul dalam perolehan poin 4-2, 6-4, hingga 10-7. Sejak posisi unggul inilah, Liu/Zhang tidak terbendung untuk memungkasi pertandingan 21-17 di lapangan 1 National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, dalam tempo 1 jam 8 menit.
Kemenangan atas Marcus/Kevin membuat Liu/Zhang memperkecil rekor pertemuan keduanya menjadi 5-2. Terpenting, kemenangan tersebut menjadikan mereka pemain pertama yang menggusur unggulan teratas turnamen berhadiah total USD 1 juta tersebut.
Kekalahan Marcus/Kevin benar-benar menyesakkan dada. Selain mengubur ambisi mereka menciptakan hat-trick juara, kekalahan tersebut memperkecil peluang Indonesia meraih gelar di All England. Pasalnya, Indonesia hanya menyisakan dua pasangan di ganda putra.
Unggulan keenam, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan melayani tantangan pasangan Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge. Sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjajal kekuatan ganda Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Cheol.
Dua ganda putra lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso dan Berry Anggriawan/Hardianto juga tersisih. Duet Wahyu/Ade kalah dari unggulan kelima asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 18-21, 21-15, 20-22. Kekalahan dalam tiga game juga dialami Berry/Hardianto saat menghadapi pasangan Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, 21-14, 17-21, 21-17.
Tanda-tanda kekalahan Marcus/Ferinaldi yang menjadi unggulan teratas Kejuaraan Bulu Tangkis BWF World Tour Super 1000 tersebut muncul ketika takluk di game pertama 19-21. Kalah di game pertama, juara dua kali All England itu bangkit di game kedua.
Kejar mengejar poin meramaikan game kedua. Marcus/Kevin sempat tertinggal 3-5 sebelum mampu menyamakan 7-7. Setelah unggul 8-7, perolehan Mpoin Marcus/Kevin sempat melejit 13-8. Namun, Liu/Zhang mampu memperpendek ketinggalan dengan selisih dua poin, 14-12, 14-12, 16-14, 18-16 hingga memaksakan 20-20. Pada saat poin kritis, Marcus/Kevin mampu merebut game kedua dengan skor 22-20.
Pada game penentuan, Marcus/Kevin membuka laga dengan unggul 1-0, 2-1. Namun, Liu/Zhang yang sepertinya menemukan ritme permainannya, kembali memegang kendali. Mereka selalu unggul dalam perolehan poin 4-2, 6-4, hingga 10-7. Sejak posisi unggul inilah, Liu/Zhang tidak terbendung untuk memungkasi pertandingan 21-17 di lapangan 1 National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, dalam tempo 1 jam 8 menit.
Kemenangan atas Marcus/Kevin membuat Liu/Zhang memperkecil rekor pertemuan keduanya menjadi 5-2. Terpenting, kemenangan tersebut menjadikan mereka pemain pertama yang menggusur unggulan teratas turnamen berhadiah total USD 1 juta tersebut.
Kekalahan Marcus/Kevin benar-benar menyesakkan dada. Selain mengubur ambisi mereka menciptakan hat-trick juara, kekalahan tersebut memperkecil peluang Indonesia meraih gelar di All England. Pasalnya, Indonesia hanya menyisakan dua pasangan di ganda putra.
Unggulan keenam, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan melayani tantangan pasangan Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge. Sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjajal kekuatan ganda Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Cheol.
Dua ganda putra lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso dan Berry Anggriawan/Hardianto juga tersisih. Duet Wahyu/Ade kalah dari unggulan kelima asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 18-21, 21-15, 20-22. Kekalahan dalam tiga game juga dialami Berry/Hardianto saat menghadapi pasangan Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, 21-14, 17-21, 21-17.
(aww)