Thiago Silva : Nasib PSG dan Real Madrid Sama-sama Memalukan
Kamis, 07 Maret 2019 - 12:47 WIB
Thiago Silva : Nasib PSG dan Real Madrid Sama-sama Memalukan
A
A
A
PARIS - Kapten Paris Saint Germain (PSG) Thiago Silva menggambarkan kondisi timnya sama seperti Real Madrid yang tersisih dari Liga Champions dengan cara memalukan. PSG harus melupakan keinginan berbicara banyak di pentas Eropa setelah secara menyakitkan disingkirkan Manchester United di leg kedua babak 16 Besar.
Tampil di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dinihari, PSG tak bisa berbuat banyak. Keunggulan 2-0 di leg pertama di Old Trafford pun langsung buyar setelah tiga gol bersarang ke gawang Gianluigi Buffon dan hanya berbalas satu gol. (Baca juga : Kutukan 16 Besar Liga Champions Berlanjut, Manchester United Eliminasi PSG )
Apa yang dialami PSG mirip dengan yang dirasakan pemain Real Madrid. Ketika itu mereka sudah mengamankan leg pertama di kandang Ajax Amstedam 2-1, namun Los Blancos dibuat malu di Santiago Bernabeu dengan skor meyakinkan 4-1. (Baca juga : Comeback, Ajax Usir Real Madrid dari Liga Champions )
"Kami memainkan permainan yang bagus di stadion mereka, tetapi segalanya tidak berhasil di sini. Sepak bola ya seperti itu. Hal yang sama terjadi pada Madrid kemarin, yang memalukan karena kami bekerja keras dan segalanya tidak berjalan baik," ungkap Silva kepada RMC Sport. (Baca juga : Manchester United Cetak Sejarah di Liga Champions )Sejak awal pertandingan, United memang terlihat bernafsu mengejar ketinggalan dua gol. Tak heran, walau tak diperkuat sejumlah pemain intinya, United bisa menekan permainan PSG. Di babak pertama gol berbalas gol sudah terjadi dan membuat United unggul 2-1 dan membuat agregat 3-2 masih buat PSG.
Namun, malapetaka itu akhirnya benar-benar datang di menit 94. Marcus Rashford memastikan tiket perempat final setelah melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai eksekutor. Penalti tersebut hingga kini masih jadi perdebatan karena wasit mengambil keputusan melalui VAR.
Silva enggan mengomentari keputusan wasit. Ia kembali menegaskan kalau timnya sejak awal pertandingan memang tidak langsung bermain menekan. Itulah yang jadi salah satu alasan United bisa leluasa menguasai bola. "Kami tidak punya waktu untuk bereaksi, meskipun kami harus melakukannya selama 90 menit sebelumnya," tandasnya.
Tampil di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dinihari, PSG tak bisa berbuat banyak. Keunggulan 2-0 di leg pertama di Old Trafford pun langsung buyar setelah tiga gol bersarang ke gawang Gianluigi Buffon dan hanya berbalas satu gol. (Baca juga : Kutukan 16 Besar Liga Champions Berlanjut, Manchester United Eliminasi PSG )
Apa yang dialami PSG mirip dengan yang dirasakan pemain Real Madrid. Ketika itu mereka sudah mengamankan leg pertama di kandang Ajax Amstedam 2-1, namun Los Blancos dibuat malu di Santiago Bernabeu dengan skor meyakinkan 4-1. (Baca juga : Comeback, Ajax Usir Real Madrid dari Liga Champions )
"Kami memainkan permainan yang bagus di stadion mereka, tetapi segalanya tidak berhasil di sini. Sepak bola ya seperti itu. Hal yang sama terjadi pada Madrid kemarin, yang memalukan karena kami bekerja keras dan segalanya tidak berjalan baik," ungkap Silva kepada RMC Sport. (Baca juga : Manchester United Cetak Sejarah di Liga Champions )Sejak awal pertandingan, United memang terlihat bernafsu mengejar ketinggalan dua gol. Tak heran, walau tak diperkuat sejumlah pemain intinya, United bisa menekan permainan PSG. Di babak pertama gol berbalas gol sudah terjadi dan membuat United unggul 2-1 dan membuat agregat 3-2 masih buat PSG.
Namun, malapetaka itu akhirnya benar-benar datang di menit 94. Marcus Rashford memastikan tiket perempat final setelah melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai eksekutor. Penalti tersebut hingga kini masih jadi perdebatan karena wasit mengambil keputusan melalui VAR.
Silva enggan mengomentari keputusan wasit. Ia kembali menegaskan kalau timnya sejak awal pertandingan memang tidak langsung bermain menekan. Itulah yang jadi salah satu alasan United bisa leluasa menguasai bola. "Kami tidak punya waktu untuk bereaksi, meskipun kami harus melakukannya selama 90 menit sebelumnya," tandasnya.
(bbk)