Pelatih Qatar : Kami Datang Tak Ingin Sekadar Selfie dengan Messi
Minggu, 23 Juni 2019 - 14:24 WIB
Pelatih Qatar : Kami Datang Tak Ingin Sekadar Selfie dengan Messi
A
A
A
PORTO ALEGRE - Pelatih Qatar Felix Sanchez tak akan memberikan kemenangan mudah buat Argentina yang akan dihadapi di laga terakhir penyisihan Grup B Copa America 2019. Karenanya ia menegaskan kalau anak asuhnya datang ke Brasil untuk bertempur dan tak hanya sekadar berswafoto (selfie) dengan Lionel Messi.
Pertemuan Qatar vs Argentina di Stadion Morumbi Stadium, Sao Paulo, Senin (24/6/2019), menjadi parti penting. Argentina dan Qatar membutuhkan kemenangan guna lolos ke perempat final. Namun dibandingkan Qatar lebih berpeluang lolos sebagai tim dengan status peringkat ketiga terbaik. Sedangkan Argentina saat ini masih berada di posisi juru kunci.
"Memang benar kami tidak terlalu terkenal di Amerika Selatan tetapi kami memiliki pemain super profesional dan kami datang untuk bersaing, bukan untuk mengambil foto dengan Messi," kata Sanchez pada konferensi pers jelang pertandingan di Arena Gremio di Porto Alegre seperti dikutip Reuters, Minggu (23/6/2019).
"Mereka adalah favorit dan wajib menang. Kami akan mencoba untuk bersaing dengan tim hebat yang memiliki pemain terbaik di dunia. Kami memiliki kesempatan untuk lolos dan itu yang menarik, bukan fakta bahwa kami bisa melumpuhkan monster seperti Argentina."
Buat Qatar sejauh ini perjalanan mereka di Copa America 2019 meski sebagai tim undangan bisa dibilang sangat mengesankan. Di pertandingan pertama, juara Asia itu sukses menahan Uruguay 2-2. Sayangnya saat bertemu Kolombia, skuat besutan Sanchez kalah tipis 0-2.
Sementara itu Argentina yang berambisi membawa pulang trofi copa, ternyata masih mengalami kesulitan. Kalah dari Kolombia di pertandingan pertama langsung membuat peluang Tim Tango berat. Apalagi di laga kedua mereka hanya mampu bermain imbang dengan Paraguay lewat gol yang dibuat Messi dari titik putih.
Sanchez menegaskan pada pertandingan nanti Messi tak akan mudah menguasai bola di area penalti. Meski sulit, pemain Qatar sudah diinstruksikan untuk tetap menempel Messi.
“Dia bisa menentukan permainan karena kualitasnya. Ratusan pelatih telah menghabiskan waktu lama untuk mencoba menghentikannya tetapi tidak ada formula ajaib, itu semua tergantung pada kaki Messi. Betapapun Anda fokus, sangat sulit untuk menghentikannya, tetapi kami akan mencoba mencegahnya dari terlibat dalam permainan di sepertiga akhir lapangan."
Pertemuan Qatar vs Argentina di Stadion Morumbi Stadium, Sao Paulo, Senin (24/6/2019), menjadi parti penting. Argentina dan Qatar membutuhkan kemenangan guna lolos ke perempat final. Namun dibandingkan Qatar lebih berpeluang lolos sebagai tim dengan status peringkat ketiga terbaik. Sedangkan Argentina saat ini masih berada di posisi juru kunci.
"Memang benar kami tidak terlalu terkenal di Amerika Selatan tetapi kami memiliki pemain super profesional dan kami datang untuk bersaing, bukan untuk mengambil foto dengan Messi," kata Sanchez pada konferensi pers jelang pertandingan di Arena Gremio di Porto Alegre seperti dikutip Reuters, Minggu (23/6/2019).
"Mereka adalah favorit dan wajib menang. Kami akan mencoba untuk bersaing dengan tim hebat yang memiliki pemain terbaik di dunia. Kami memiliki kesempatan untuk lolos dan itu yang menarik, bukan fakta bahwa kami bisa melumpuhkan monster seperti Argentina."
Buat Qatar sejauh ini perjalanan mereka di Copa America 2019 meski sebagai tim undangan bisa dibilang sangat mengesankan. Di pertandingan pertama, juara Asia itu sukses menahan Uruguay 2-2. Sayangnya saat bertemu Kolombia, skuat besutan Sanchez kalah tipis 0-2.
Sementara itu Argentina yang berambisi membawa pulang trofi copa, ternyata masih mengalami kesulitan. Kalah dari Kolombia di pertandingan pertama langsung membuat peluang Tim Tango berat. Apalagi di laga kedua mereka hanya mampu bermain imbang dengan Paraguay lewat gol yang dibuat Messi dari titik putih.
Sanchez menegaskan pada pertandingan nanti Messi tak akan mudah menguasai bola di area penalti. Meski sulit, pemain Qatar sudah diinstruksikan untuk tetap menempel Messi.
“Dia bisa menentukan permainan karena kualitasnya. Ratusan pelatih telah menghabiskan waktu lama untuk mencoba menghentikannya tetapi tidak ada formula ajaib, itu semua tergantung pada kaki Messi. Betapapun Anda fokus, sangat sulit untuk menghentikannya, tetapi kami akan mencoba mencegahnya dari terlibat dalam permainan di sepertiga akhir lapangan."
(bbk)