Galbusera Biang Kerok Kegagalan Rossi?

Jum'at, 26 Juli 2019 - 10:26 WIB
Galbusera Biang Kerok...
Galbusera Biang Kerok Kegagalan Rossi?
A A A
BOLOGNA - Pembahasan mengenai masa depan Valentino Rossi tak pernah sepi dari pemberitaan. Tapi sejauh ini tidak ada yang bisa menjamin kapan dan di mana pembalap tim Monster Energy Yamaha itu bakal mengakhiri kariernya.

Spekulasi tentang kabar pensiun Rossi dari ajang MotoGP sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Sejak dua tahun lalu, pembalap berjuluk The Doctor selalu digosipkan bakal menggantung helm.

Tapi Rossi bersikeras bahwa ia masih mampu meladeni pembalap yang jauh lebih muda darinya. Toh, pada akhirnya pemilik nomor 46 masih menunjukkan eksistensinya di ajang balap MotoGP. Bahkan tak ada kegelisahan meskipun banyak pembalap muda hebat bermunculan di kelas elite. Sebaliknya, Rossi justru semakin termotivasi untuk mengalahkan mereka.

Melihat situasi seperti ini Carlo Pernat tertarik untuk memberikan pandangannya terkait Rossi usai menyelesaikan paruh pertama di kejuaraan grand prix musim ini. Pengamat MotoGP itu menuturkan penurunan performa yang dialami Rossi bukan terletak pada usia maupun tim Yamaha.

Pernat menekankan kegagalan Rossi bersaing dengan pembalap muda musim ini terjadi lantaran kepala mekanik Silvano Galbusera terlalu memberi tekanan pada pembalap berusia 40 tahun. Inilah pandangan yang diutarakan mantan manajer Andrea Iannone.

"Mengenai krisis yang dialami Valentino Rossi. Jadi saya katakan ada tiga hal: apakah Valentino sudah agak tua, masalah bagi Yamaha atau timnya. Saya pikir Valentino masih berlatih dengan anak-anak setiap hari, jadi itu bukan masalah usia atau motivasi," jelas Pernat dikutip dari Motosan, Jumat (26/7/2019).

"Yamaha masih menempatkan pembalap di podium, jadi bagi saya masalahnya ada di tempat lain. Saya pikir itu timnya, kepala mekanik (Galbusera), saya tidak tahu apakah ini benar atau tidak. Tapi saya pikir masalahnya berasal dari tim. Tapi bukan telemetri, bukan Flamini. Tapi bos teknis, dia terlalu serius, saya tidak tahu, ada sesuatu yang tidak berfungsi, dan itu bukan motor maupun pembalap."

Lebih jauh, bersaing di lintasan pacuan kuda besi merupakan cara hidup Rossi untuk tetap menikmati hobi balapnya. Bahkan dia selalu menghabiskan waktu bersama anak didiknya untuk berlatih.
Kebiasaan inilah yang selalu dilakukan setiap kali liburan.

Jadi Pernat membantah spekulasi yang menyatakan jika tim Yamaha bakal memutuskan kontrak Rossi. "Masalahnya bukan dia (Valentino), bagi saya itu ada di dalam tim. Saya harap itu hanya berjalan buruk karena kita membutuhkan Valentino di paddock. Untungnya, dia masih memiliki kontrak untuk tahun kedua. Meskipun omong kosong yang dikatakan Lin Jarvis, saya pikir Valentino akan bersama Yamaha sampai kontrak berakhir. Ini terlalu penting sebagai pembalap dan komersialisasi," bebernya.
(sha)
Berita Terkait
Persembahan Terakhir...
Persembahan Terakhir 'The Doctor' Valentino Rossi di MotoGP
Rival Terberat Valentino...
Rival Terberat Valentino Rossi Selama di MotoGP, Ada yang Sering Disalip di Tikungan Terakhir
Wali Kota Tavullia Turun...
Wali Kota Tavullia Turun Tangan Soal Penghapusan Tulisan Grazie Vale
Disambut Hangat di Spanyol,...
Disambut Hangat di Spanyol, Valentino Rossi: Aku Serasa Balapan di Rumah Sendiri
Breaking News: Valentino...
Breaking News: Valentino Rossi Umumkan Pensiun dari MotoGP
Pensiun, Valentino Rossi...
Pensiun, Valentino Rossi Senang Sudah Menghibur Banyak Orang
Berita Terkini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
2 jam yang lalu
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
5 jam yang lalu
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
6 jam yang lalu
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
7 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
8 jam yang lalu
Infografis
7 Kegagalan Israel dalam...
7 Kegagalan Israel dalam Menghancurkan Terowongan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved