Amir Khan Pensiun Jika Tak Bisa Duel versus Pacquiao

Selasa, 30 Juli 2019 - 03:03 WIB
Amir Khan Pensiun Jika...
Amir Khan Pensiun Jika Tak Bisa Duel versus Pacquiao
A A A
LONDON - Petinju kelas welter Inggris Amir Khan mempertimbangkan untuk pensiun jika tidak mendapat kesempatan melawan Manny Pacquiao. Bagi Khan, melawan Pacquiao merupakan bab terakhir dari petualangannya di dunia adu jotos.

Khan mengklaim gelar kelas welter WBC setelah menang TKO di ronde keempat atas petinju Australia Billy Dib di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Juli 2019.

Pasca kemenangan itu, Khan secara sensasional mengklaim telah mencapai kesepakatan melawan Pacquiao pada 8 November di Arab Saudi. Namun, pernyataan Khan langsung dibantah kubu Pacquiao.

Melalui juru bicara Pacquiao, Fred Sternberg, disebutkan petinju legendaris Filipina itu belum menandatangani kontrak apa pun. "Sejauh yang saya tahu, itu belum dibahas," kata Sternberg kepada BBC Sport.

Menurut Khan, dia diberitahu apa yang harus dikatakan dalam konferensi pers oleh penasihatnya. “Saya pikir semuanya ditangani dengan sangat buruk," kata Khan kepada Daily Star.

"Saya hanya berpikir satu-satunya cara pertarungan itu akan terjadi adalah jika saya dan Pacquiao duduk bersama dan berbicara."

"Kita akan melihat apakah itu terjadi tahun depan. Kami berdua tahu ini pertarungan besar yang bisa menghasilkan banyak uang."

"Lihat, saat ini adalah bab terakhir. Beberapa pertarungan lagi, jujur. Saya telah berhasil dengan baik dalam olahraga ini secara finansial, memenangkan gelar, dan membuat nama untuk diri saya sendiri."

“Sekarang ini, semua tentang menikmati bagian terakhir, beberapa pertarungan terakhir."

“Kesehatan adalah segalanya dan juga keluarga. Semua yang Anda lakukan adalah untuk keluarga Anda. Saya ingin tetap utuh ketika saya menghabiskan waktu bersama mereka."

“Kamu hanya berjarak satu pukulan untuk tidak terluka. Saya tidak pernah ingin satu pukulan itu mendarat pada saya, Anda tahu? Sebelum terlambat, jadi mari kita lihat bagaimana kelanjutannya."

Pacquiao, 40 tahun, mengalahkan Keith Thurman di Las Vegas pada 20 Juli 2019, untuk menjadi juara kelas welter WBA (super). Pacquiao menang angka atau split decision atas petinju AS tersebut.

"Saya telah bekerja dengannya selama bertahun-tahun. Saya mengenalnya dengan cukup baik," ujar Khan.

“Saya pikir, ​​saya akan memberinya banyak masalah jika bertemu di atas ring. Dia melawan Thurman yang memiliki gerakan kaki dan tangan yang lambat."

“Dengan saya, Pacquiao akan memiliki banyak masalah karena saya menggerakkan tangan saya dengan cepat, memiliki gerak kaki yang lebih baik dan lebih banyak gerakan kepala. Saya tidak akan hanya berdiri di sana dan dipukul."

"Anda harus tetap memberinya pujian, tapi dia bukan Pacquiao yang sama seperti dia beberapa tahun yang lalu."
(sha)
Berita Terkait
Tinju Kelas Welter Membusuk,...
Tinju Kelas Welter Membusuk, Juara Dunia Takut Bertarung
Adrien Broner Tuntut...
Adrien Broner Tuntut Al Haymon Rp153 M Demi Tarung Lagi
Mampukah Israil Madrimov...
Mampukah Israil Madrimov Guncang Jagat Tinju Kelas Welter Super?
Mayweather Tantang Jake...
Mayweather Tantang Jake Paul Bertarung Tinju Kelas Welter Super
Biodata dan Agama Danny...
Biodata dan Agama Danny Garcia, Petinju Kelas Welter yang Gagal Dapatkan Gelar Juara WBA
Jaron Ennis Lepas Sabuk...
Jaron Ennis Lepas Sabuk Kelas Welter WBA-IBF, Naik Kelas Welter Super
Berita Terkini
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
24 menit yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: Laga Tak Seimbang di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
2 jam yang lalu
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
4 jam yang lalu
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
5 jam yang lalu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved