PSSI Disarankan Pakai Metode Reward and Punishment untuk Suporter

Sabtu, 07 September 2019 - 05:00 WIB
PSSI Disarankan Pakai...
PSSI Disarankan Pakai Metode Reward and Punishment untuk Suporter
A A A
JAKARTA - Komisi X DPR menilai bahwa Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bertanggung jawab atas aksi anarkis oknum suporter Indonesia terhadap suporter Malaysia pada Kamis (5/9/2019) malam lalu.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih berpandangan, PSSI seharusnya tidak hanya mengorganisasi lembaga persepakbolaan yang ada di Tanah Air yang memiliki potensi besar, tetapi juga mengorganisir sistem pendukungnya seperti para suporter tim sepakbola.

“Bagaimana supporting system seperti supporter ini harus dikendalikan dan diorganisasikan dengan baik, harus ada pembinaan dan sebagainya. Mungkin istilahnya kampanye, kampanye tidak hanya antikekerasan tetapi juga bagaimana menjadi penonton yang baik,” kata Fikri saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Menurut Fikri, harus dibiasakan para suporter ini dikasih reward dan punishment atau penghargaan dan sanksi. Artinya, tidak hanya sibuk memberikan sanksi pada para suporter yang bersikap negatif tetapi juga para suporter yang bersikap positif diberi penghargaan.

“Jadi kita nggak kasih perhatian ke penonton yang baik, tidak diblow up, kita malah sibuk dengan penonton yang jelek, yang nyerang, anarkis, memulai tawuran dan sebagainya,” sesal Fikri.

Politikus PKS ini mencontohkan, PSSI seharusnya memberikan penghargaan bagi suporter teladan, yang bersikap baik, mendukung para pesepakbola dengan positif serta toleran dengan pendukung sepakbola lainnya. Tapi disayangkan bahwa PSSI tidak punya sistem seperti itu.

“Sehingga, prototype supporter yang baik seperti apa saya kira PSSI nggak punya, idealnya seperti apa. Bukan hanya kampanye antikekerasan tetapi juga memberikan apresiasi kepada penonton yang baik,” usulnya.

Karena itu, Fikri menambahkan, Komisi X menuntut pada PSSI untuk membuat program untuk mengorganisir dengan baik para suporter sepakbola di Tanah Air. Membina dan memberikan program-program kegiatan yang positif.

“Bagaimana suporter itu diorganisir dengan baik. Kemudian dikasih kegiatan di luar menonton pertandingan. Saya kira perlu ke depan nanti,” pungkasnya.
(sha)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Siap...
Timnas Indonesia Siap Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia Bekuk Kuwait,...
Indonesia Bekuk Kuwait, Kemenangan Perdana di Kualifikasi Piala Asia Setelah 19 Tahun
Jelang Laga Lawan Filipina,...
Jelang Laga Lawan Filipina, PSSI Siapkan Bonus untuk Timnas Indonesia
Hotel Tempat Timnas...
Hotel Tempat Timnas Indonesia Menginap Diperketat
Timnas Indonesia Diminta...
Timnas Indonesia Diminta Jangan Remehkan Filipina
Highlight Kualifikasi...
Highlight Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Babak 1: Indonesia vs China 0 - 2
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
5 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
6 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
7 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
12 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved