Pecat Galbusera, Rossi Gaet Munoz Jadi Kepala Mekanik

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 08:00 WIB
Pecat Galbusera, Rossi...
Pecat Galbusera, Rossi Gaet Munoz Jadi Kepala Mekanik
A A A
BURIRAM - Kebersamaan Valentino Rossi dengan Silvano Galbusera hanya tersisa lima balapan di ajang MotoGP tahun ini. Hal ini diketahui setelah pembalap tim Monster Energy Yamaha memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama dengan kepala mekanik tahun depan (2020).

Posisi Galbusera nantinya akan digantikan David Munoz. Munoz sendiri merupakan kepala mekanik dari tim Sky Racing VR46 (Moto2). "Itu benar. Setelah Misano kami berbicara dengan Silvano karena kami ingin mencoba sesuatu yang lebih kuat. Beberapa faktor datang bersamaan, Silvano ingin terus bekerja untuk Yamaha, tetapi dia juga ingin mencoba sesuatu di mana dia memiliki lebih sedikit stres dan tidak harus menghabiskan banyak hari di luar Italia," kata Rossi dikutip dari Speedweek, Kamis (3/10/2019).

"Pada saat yang sama, Yamaha ingin mencoba memperkuat tim pengujian untuk tahun yang akan datang dan memperluas pekerjaannya di Eropa," sambungnya.

Rossi mengaku tidak merencanakan sebelumnya tentang perpisahannya dengan Galbusera. "Jujur, itu datang tanpa diduga. Tetapi kami berbicara dan memutuskan untuk melakukannya dengan cara itu. Silvano akan bergabung dengan tim penguji tahun depan dan saya akan mendapatkan kepala kru baru yang datang dari tim Moto2 kami. Namanya adalah David Munoz, pada tahun sebelumnya ia bekerja dengan Pecco dan memenangkan kejuaraan Dunia. Tahun ini dia bekerja dengan Bulega."

Mengenai Munoz, Rossi mengatakan ini merupakan pengalaman yang baru buatnya. Pasalnya, dia tidak memiliki rekam jejak di ajang MotoGP. Tetapi, yang disenangi dari Munoz adalah dia masih muda dan memiliki ide-ide bagus.

"Pada akhirnya semua orang senang, termasuk Silvano. Kami akan mencoba dan kami akan melihat apakah kami bisa menjadi lebih kuat," papar Rossi.

Rossi beralasan mengapa dirinya memilih Munoz. Dia mengaku Munoz sudah lama dikenalnya dan dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik bersama tim Moto2.

"Saya suka cara dia menangani situasi di akhir musim, ketika tekanannya tinggi dan Pecco sedikit gugup kehilangan kejuaraan Dunia ke Olivieira. Saya suka ketenangannya dan cara dia menghadapi situasi. Jadi saya bertanya kepadanya. Sayangnya, ini sedikit negatif untuk tim Moto2 kami, tetapi kami memutuskan untuk mencobanya," beber Rossi.
(bbk)
Berita Terkait
Persembahan Terakhir...
Persembahan Terakhir 'The Doctor' Valentino Rossi di MotoGP
Rival Terberat Valentino...
Rival Terberat Valentino Rossi Selama di MotoGP, Ada yang Sering Disalip di Tikungan Terakhir
Wali Kota Tavullia Turun...
Wali Kota Tavullia Turun Tangan Soal Penghapusan Tulisan Grazie Vale
Disambut Hangat di Spanyol,...
Disambut Hangat di Spanyol, Valentino Rossi: Aku Serasa Balapan di Rumah Sendiri
Breaking News: Valentino...
Breaking News: Valentino Rossi Umumkan Pensiun dari MotoGP
Pensiun, Valentino Rossi...
Pensiun, Valentino Rossi Senang Sudah Menghibur Banyak Orang
Berita Terkini
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
1 jam yang lalu
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
2 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
3 jam yang lalu
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
4 jam yang lalu
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
5 jam yang lalu
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved