Pengprov Perbasi DKI Harapan Munas Berjalan Sportif

Minggu, 06 Oktober 2019 - 18:00 WIB
Pengprov Perbasi DKI...
Pengprov Perbasi DKI Harapan Munas Berjalan Sportif
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP.Perbasi) bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta pada 23-25 oktober 2019. Dalam munas tersebut, salah satu agenda pentingnya adalah pemilihan ketua umum masa bakti 2019-2023.

Tim penjaringan sudah menentukan persyaratan siapa saja yang ingin memimpin organisasi olahraga asal Amerika Serikat tersebut dengan 8 persyaratan. Dimana, poin terakhir menyebut kalau bakal calon ketua umum wajib mendapat dukungan minimal 15 pengprov yang masa bhaktinya masih aktif.

Ketua umum Pengprov Perbasi DKI Jakarta, Yos Paguno menanggapi terkait persyaratan poin ke-8 tersebut. Dia mempertanyakan dasar pertimbangan dari tim penjaringan yang mewajibkan bakal calon harus memiliki surat dukungan dari minimal dari 15 pengprov.

Padahal, sambungnya, pada AD/ART disebutkan kalau Pengprov hingga Pengkab/Pengkot adalah merupakan peserta munas yang masing-masing memiliki hak 1 suara yang sama.

"Jadi yang kami pertanyakan kenapa pertimbangannya hanya harus didukung 15 pengprov perbasi. Kalau pengprov kan hanya ada 34," ujarnya.

Selain itu, Yos juga mempertanyakan penilaian aktif tersebut seperti apa.

"Katakanlah dari 34 pengprov perbasi misalnya yang aktif nanti dinilai tidak sampai 30. Berarti kan hanya ada satu yang mumpuni untuk maju sebagai calon," bebernya.

Persyaratan minimal dukungan 15 pengprov tersebut sangat memungkinkan adanya aklamasi. Namun, Yos menyebut tidak menduga ke arah sana.

"Kami hanya ingin tahu pertimbangannya apa. Karena di munas nanti voters punya hak yang sama," ucapnya.

Yos menambahkan, jika persyaratan yang dibuat agak memberatkan, pihaknya menilai penyelenggaraan munas yang poin utamanya pemilihan ketum nantinya agak sia-sia dan bisa menyebabkan Peserta munas yang hadir kemungkinan tidak dapat memberikan hak suaranya untuk memilih calon alternatif lainnya kalo hanya 1 calon ketua umum saja, padahal pada munas sebelumya peserta yang hadir dan memiliki hak suara sekitar ada 300 peserta dari Pengprov dan Pengkot/Pengkab Perbasi.

"Tapi kami lihat saja. Pada prinsipnya kami mendukung munas yang akan diselenggarakan ini," katanya.

Sejauh ini, sambungnya, dari informasi yang beredar, baru sang incumbent Danny Kosasih yang akan mencalonkan diri sebagai ketum. Pihaknya menginginkan munas dilakukan secara sportif guna mendapatkan ketum yang memiliki kompetensi mumpuni.

"Kami ingin munas bisa berjalan baik dan legitimate. Dimana dalam hari H nya tidak ada masalah apapun karena sudah sesuai dan tidak melanggar AD/ART yang ada di Perbasi," ucap Yos.

Siapapun ketua umum terpilih nantinya bakal dihadapi dengan tantangan besar. Salah satunya mengawal Indonesia menjadi salah satu tuan rumah FIBA World Cup 2023 bersama Jepang dan Filipina.

Dari Pengprov Perbasi DKI Jakarta sendiri disebutnya belum menentukan pilihan. Dimana, dukungan harus diberikan paling lambat pada 11 Oktober. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya bakal melakukan rapat khusus untuk menentukan siapa calon yang akan didukung nantinya, yang penting siapa yang didukung nanti bisa mengawal program besar tersebut.

Proses seleksi bakal calon ketum sendiri dilakukan oleh Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum yang ditunjuk oleh PP Perbasi. Proses seleksinya dimulai sejak 1-11 Oktober dengan tim penjaringan menerima pendaftaran. Kemudian melakukan pemeriksaan berkas pada 12-13 Oktober.

Terakhir, penetapan bakal calon ketua umum yang sah secara administrasi akan dilakukan pada 15 Oktober 2019. George Fernando Dendeng selaku Ketua Organizing Committee Munas menuturkan, sejauh ini penyelenggaraan munas seperti biasa. Dimana, memastikan supaya acara utama nanti berjalan baik.

"Karena tanggal 23 kami juga membuat acara pembukaan munas dan penghargaan untuk insan basket," ujarnya.
(sha)
Berita Terkait
Menjaring Atlet Muda...
Menjaring Atlet Muda Bertalenta di Jr NBA 3v3 School Tournament Jakarta 2022
Liga Putri Bola Basket...
Liga Putri Bola Basket Jakarta 2025 Digelar 12 April, Diikuti 10 Klub
Indonesia International...
Indonesia International Basketball Invitational : Indonesia Patriots Dihajar Suriah
Kolaborasi UPH dan Campus...
Kolaborasi UPH dan Campus League Perkuat Ekosistem Talenta Olahraga Indonesia
Indteam Basketball KU-12...
Indteam Basketball KU-12 Posisi 3 Liga Bali Open Tournamen 2024
Sejarah Baru Bola Basket...
Sejarah Baru Bola Basket Indonesia, Pertempuran Seru 2x2 Battle Berhadiah Ratusan Juta!
Berita Terkini
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
2 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
4 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
5 jam yang lalu
Asian Boxing U19 & U23...
Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026, Perbati Pastikan Penyelenggaraan Berstandar Internasional
5 jam yang lalu
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Gol Mbappe Bantu Prancis...
Gol Mbappe Bantu Prancis ke Perempat Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved