Raemon Sluiter Pilih Pisah, Kiki Bertens Gandeng Elise Tamaela

Sabtu, 02 November 2019 - 09:01 WIB
Raemon Sluiter Pilih...
Raemon Sluiter Pilih Pisah, Kiki Bertens Gandeng Elise Tamaela
A A A
SHENZHEN - Pelatih Raimon Sluiter memutuskan berpisah dari petenis Belanda, Kiki Bertens. Keputusan itu diumumkan Sluiter sehari setelah Bertens mundur dari pertandingan melawan Belinda Bencic di laga kedua Final WTA di Grup Merah. Sluiter yang mendampingi Bertens dalam empat tahun terakhir mengumumkan perpisahan itu dalam akun media sosialnya.

"Saya ingin berterima kasih kepada Kiki atas kepercayaan, kerja keras, dan dedikasinya selama empat tahun terakhir. Aku berharap padanya, Remko dan Elise yang terbaik untuk masa depan. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada WTA dan semua rekan pelatihku. Kehidupan dalam tur bisa sulit, tetapi aku benar-benar merasa bahwa kita berada di kapal yang sama."

Bertens merespons postingan Sluiter dengan pernyataannya sendiri: "Kadang-kadang Anda juga harus membuat keputusan sulit yang Anda yakini akan membuat Anda lebih baik," tulisnya.

"Tahun depan aku tidak akan melanjutkan bekerja dengan Raemon lagi. Aku ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang telah kamu lakukan untukku dalam 4 tahun terakhir. Aku telah tumbuh sebagai pemain dan sebagai pribadi. Tanpa kamu ini akan menjadi mustahil. Terima kasih atas segalanya! Tahun depan saya akan terus bekerja dengan Elise (Tamaela) sebagai pelatih saya. "
Seperti yang ditulis dalam akun media sosialnya, setelah berpisah dengan Raemon, Bertens akan didampingi Elise Tamaela, mantan petenis Belanda. Sluiter, mulai bekerja dengan Bertens pada Agustus 2015. Ketika itu, Bertens berada di peringkat Dunia No.110. Tahun berikutnya, dia naik peringkat untuk mengakhiri musim 2016 sebagai peringkat 22 dunia setelah memenangkan gelar kedua dalam karirnya di Nurnberg dan membuat semifinal Grand Slam pertamanya di Roland Garros.
Selama tiga tahun berikutnya, pemain berusia 27 tahun itu mencapai puncak permainan. Dalam 13 bulan terakhir, Bertens meraih dua gelar terbesar dalam karirnya di Cincinnati 2018 dan Madrid tahun ini, membuat penampilan berturut-turut di Final WTA dan mencapai peringkat tertinggi dunia No.4 pada Mei lalu.
(aww)
Berita Terkait
Medvedev Optimis Bangkit...
Medvedev Optimis Bangkit di St Petersburg
Tenis Hidup Lagi, WTA...
Tenis Hidup Lagi, WTA Tambah Agenda Turnamen hingga Akhir 2020
Dampak Pandemi, Tahun...
Dampak Pandemi, Tahun 2022 Stadion Tenis Baru Bisa Penuh
Begini Revisi Terbaru...
Begini Revisi Terbaru Rangking Dunia WTA Tunggal dan Ganda
Aldila Sutjiadi/Miyu...
Aldila Sutjiadi/Miyu Kato Runner-Up WTA Elite Trophy 2023
Dua Petenis Belarusia...
Dua Petenis Belarusia Masuk Nominasi Pemain Terbaik WTA
Berita Terkini
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
58 menit yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
1 jam yang lalu
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
3 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
7 jam yang lalu
Infografis
Takut Dibunuh Rusia,...
Takut Dibunuh Rusia, 100.000 Tentara Ukraina Pilih Desersi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved