Ban Kapten dan Nasib Aubameyang di Arsenal

Minggu, 05 Januari 2020 - 19:36 WIB
Ban Kapten dan Nasib...
Ban Kapten dan Nasib Aubameyang di Arsenal
A A A
LONDON - Ban kapten Arsenal menjadi bahan pembicaraan setelah Pierre-Emerick Aubameyang digosipkan bakal meninggalkan Emirates Stadium, setelah tiga klub raksasa Eropa yakni Real Madrid, Barcelona, dan Inter Milan menaruh minat untuk memboyongnya pada bursa transfer musim panas mendatang. Rumor mengenai kepindahan penyerang asal Gabon itu muncul bermula dari kegagalan klub bernegosiasi untuk membarui kontraknya yang bakal berakhir pada 2021 mendatang.

Tapi pelatih The Gunners, Mikel Arteta dengan cepat membantah spekulasi tersebut. Dalam sebuah kesempatan dia mengatakan bahwa dirinya tetap memertahankan ban kapten kepada Aubameyang.

"Saat ini, saya pikir semuanya baik-baik saja. Ini bukan saatnya bagi saya untuk mengubah hal ini sekarang karena saya belum melihat hal-hal nyata untuk membuat keputusan itu," ungkap Arteta dikutip dari laman resmi klub, Minggu (5/1/2020).

Sekadar informasi, Aubameyang diberikan ban kapten ketika Granit Xhaka dilucuti dari perannya oleh Unai Emery setelah melakukan tindakan kurang mengenakkan kepada penggemar Arsenal. "Kami semakin stabil dengan kapten kami dan para pemain di skuat semakin jelas. Kami harus menyampaikan kepada para penggemar apa yang kami coba lakukan," tambah Arteta.

Arteta menambahkan ban kapten bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan. Menurutnya, lebih baik mementingkan bagaimana menjaga kekompakan di skuat ketimbang membicarakan mengenai ban kapten.

"Pada akhirnya, seorang pria memakai ban kapten. Setelah itu, tim memilih pemimpin. Ketika seseorang berbicara, mereka mendengarkan atau mereka melihat ke atap. Saat itulah Anda melihat. Kepemimpinan terkait dengan bagaimana sebuah tim hidup bersama. Kelompok yang berbeda dengan pemimpin yang berbeda yang tidak dalam kepentingan bersama yang terbaik dari kelompok adalah apa yang ingin saya hindari."

"Kami memiliki beberapa yang lebih banyak pemimpin di lapangan, beberapa lagi di luar lapangan. Kami ingin menyatukan mereka semua. Staf juga sangat penting. Para pemain tidak tinggal sendirian di tempat latihan. Mereka terus berinteraksi dengan banyak staf. Kepemimpinan harus berasal dari banyak orang di gedung," pungkas Arteta.
(mir)
Berita Terkait
Wenger Berharap Mikel...
Wenger Berharap Mikel Arteta Bisa Kembalikan Budaya Arsenal
Mengenang Jose Antonio...
Mengenang Jose Antonio Reyes, Penggawa Invincibles Arsenal 1 Dasawarsa Lalu
Tekuk Tottenham Hotspur,...
Tekuk Tottenham Hotspur, Arsenal Makin Berjaya di Puncak Klasemen
Mikel Arteta Harap Aubameyang...
Mikel Arteta Harap Aubameyang Perpanjang Kontrak di Arsenal
Orlando City vs Arsenal:...
Orlando City vs Arsenal: The Gunners Petik 4 Kemenangan Beruntun Usai Tekuk The Lions
Arsenal Curi Poin Penuh...
Arsenal Curi Poin Penuh dari Markas Chelsea
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
2 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
5 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
5 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
7 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
7 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved