Rossi Berpesan Jangan Sampai Tim Yamaha Tersandera

Rabu, 08 Januari 2020 - 08:31 WIB
Rossi Berpesan Jangan...
Rossi Berpesan Jangan Sampai Tim Yamaha Tersandera
A A A
TAVULLIA - Karier Valentino Rossi secara umum berada dalam situasi yang dilematis. Pertama, sebagai seorang pembalap ia harus menjalankan tugasnya dengan baik dan mengangkat nama baik tim Monster Energy Yamaha.

Di sisi lain, Rossi harus realistis dengan situasi saat ini. Dia sudah tak lagi muda, sebab pembalap berjuluk The Doctor bakal berusia 41 tahun pada 14 Februari 2020.
Dengan kata lain, akan ada banyak hal yang harus dipikirkan. Sebab, tahun ini menjadi penentu bagi karier Rossi. Dia harus memutuskan apakah menerima tantangan untuk melanjutkan balapan atau pensiun secara permanen dari dunia balap MotoGP.

Jika Rossi memutuskan untuk melanjutkan balap, Yamaha harus memilih memiliki tiga pembalap untuk dua motor resmi. Ini adalah skenario terburuk untuk pabrikan Jepang, tetapi pertama-tama mereka harus menunggu keputusan Valentino.

"Saya perlu waktu untuk memahami apa yang harus dilakukan. Dia akan berbicara dengan Lin Jarvis dan Yamaha untuk mencari tahu apa yang mereka pikirkan. Sayangnya, semuanya diputuskan pada awal tahun di MotoGP ini," kata Rossi dikutip dari La Gazzetta dello Sport, Rabu (8/1).

Selain mencari solusi dengan Jarvis dan tim Yamaha, Rossi juga meminta pendapat dari orang terdekatnya, termasuk orangtuanya. Dikatakan, semuanya memberikan dukungan sepenuhnya kepada The Doctor untuk melanjutkan balapan.

Tapi Rossi merasa harus realistis. Jika ia memilih untuk melanjutkan, maka dia harus lebih kompetitif ketimbang tahun lalu.

"Saya juga berbicara dengan ayah saya, ibu saya, Alberto Tebaldi (teman dan manajer di VR46), Uccio Salucci (tangan kanannya) dan Carlo Casabianca (pelatih fisiknya). Orang tua saya ingin saya melanjutkan, dan yang lainnya juga. Tetapi Anda harus realistis. Saya ingin melanjutkan, tetapi saya harus lebih kompetitif dari tahun lalu. Kalau tidak, lebih baik berhenti, dan tidak apa-apa," beber Rossi.

Belum lama ini Yamaha mengatakan bahwa mereka masih percaya dengan mental juara yang dimiliki Rossi. Namun pemilik nomor 46 itu menggarisbawahi lebih baik tim tidak merasa tersandera

"Lebih baik mereka tidak merasa disandera dan penting bahwa mereka masih percaya pada daya saing saya. Ini adalah kehormatan besar dan sesuatu yang istimewa bagi pembalap untuk pensiun ketika dia memutuskan."
(sha)
Berita Terkait
Persembahan Terakhir...
Persembahan Terakhir 'The Doctor' Valentino Rossi di MotoGP
Rival Terberat Valentino...
Rival Terberat Valentino Rossi Selama di MotoGP, Ada yang Sering Disalip di Tikungan Terakhir
Wali Kota Tavullia Turun...
Wali Kota Tavullia Turun Tangan Soal Penghapusan Tulisan Grazie Vale
Disambut Hangat di Spanyol,...
Disambut Hangat di Spanyol, Valentino Rossi: Aku Serasa Balapan di Rumah Sendiri
Breaking News: Valentino...
Breaking News: Valentino Rossi Umumkan Pensiun dari MotoGP
Pensiun, Valentino Rossi...
Pensiun, Valentino Rossi Senang Sudah Menghibur Banyak Orang
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
1 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
4 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
4 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
6 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
6 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved