Usung Metodologi Berbeda di Napoli, Gattuso Dituduh Lecehkan Ancelotti
Rabu, 15 Januari 2020 - 17:05 WIB
Usung Metodologi Berbeda di Napoli, Gattuso Dituduh Lecehkan Ancelotti
A
A
A
NAPLES - Pelatih Napoli Gennaro Gattuso mengatakan dirinya tidak pernah ingin menyinggung Carlo Ancelotti dengan membawa metodologi berbeda ke Napoli. Gattuso dikritik karena mengubah warisan Ancelotti di klub berjuluk Partenopei tersebut.
Napoli mengalahkan klub Serie B Perugia pada babak 16 besar Coppa Italia 2019/2020 di Stadio San Paolo, Selasa (14/1/2020) waktu lokal.
Dua gol dari titik penalti yang dieksekusi Lorenzo Insigne pada menit ke-26 dan 38, memastikan langkah pasukan Gattuso ke 8 besar dan akan menghadapi juara bertahan Lazio yang mengalahkan Cremonese 4-0.
Mantan pelatih AC Milan itu mengklaim tidak ingin menyinggung mantan pelatih Napoli Carlo Ancelotti setelah mengubah situasi di San Paolo.
“Bebebrapa hari ini kami menerima banyak kritik. Ancelotti adalah maestro sepak bola bagi saya,” ungkapnya. “Metodologinya berbeda. Saya telah membaca koran, situs yang mengatakan saya menyangkal apa yang Ancelotti lakukan. Saya tidak menyangkal siapa pun, saya hanya melatih pemain saya dengan cara yang berbeda."
“Formasi 4-3-3 sama sekali berbeda dari 4-4-2 yang saya usung, tapi saya tidak punya masalah dengan Carlo Ancelotti. Kita harus berperilaku baik, jika tidak mereka akan menggunakan semua yang kita katakan."
Soal pertandingan melawan Perugia yang kini dilatih Serse Cosmi, Gattuso mengakui kualitas Napoli menurun di babak kedua, tetapi bersikeras mereka memainkan permainan yang baik di laga tersebut.
"Kami memainkan permainan yang bagus," katanya kepada wartawan seusai laga seperti dilansir football-italia. “Babak pertama berjalan baik, tetapi di babak kedua kami sedikit menurun."
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa melakukan yang terbaik. Apa yang kami lakukan belum cukup."
“(Hirving) Lozano memainkan permainan yang bagus, dia harus menemukan kontinuitas, sama seperti (Elif) Elmas. Di babak kedua kami terpuruk dan membuat banyak kesalahan. Kami harus meninjau beberapa hal.”
Gelandang Diego Demme melakukan debut untuk Napoli saat diturunkan pada menit ke-65 menggantikan Fabian Ruiz. Gattuso yakin Napoli bisa berharap banyak dari pemain asal Jerman tersebut.
"Dia pemain yang paham sepak bola, dribbler," ujarnya. “Dia perlu peningkatan. Dia terlalu ke depan di lapangan dan meninggalkan lubang di pertahanan, tapi dia ada di sana karena dia sudah bersama kami selama dua hari. Jika dia tumbuh, dia bisa memberi kami banyak keuntungan."
Tantangan Napoli berikutnya adalah melawan Fiorentina di Serie A, sebelum mereka menghadapi pemimpin klasemen Juventus di San Paolo.
"Saya berharap ada peningkatan dan kontinuitas untuk permainan kami," kata Gattuso. “Melawan Inter dan Lazio kami bermain bagus selama 45 menit dan setelah itu kami mendapat masalah."
Sementara Inter Milan juga memetik kemenangan saat menjamu Cagliari di Giuseppe Meazza. Pasukan Antonio Conte menang 4-0 berkat gol Romelu Lukaku pada menit pertama dan 49, serta Borja Valero (22) dan Andrea Ranocchia (80). Di babak 8 besar, Inter menghadapi pemenang antara Fiorentina vs Atalanta yang berlangsung Rabu (15/1/2020).
Napoli mengalahkan klub Serie B Perugia pada babak 16 besar Coppa Italia 2019/2020 di Stadio San Paolo, Selasa (14/1/2020) waktu lokal.
Dua gol dari titik penalti yang dieksekusi Lorenzo Insigne pada menit ke-26 dan 38, memastikan langkah pasukan Gattuso ke 8 besar dan akan menghadapi juara bertahan Lazio yang mengalahkan Cremonese 4-0.
Mantan pelatih AC Milan itu mengklaim tidak ingin menyinggung mantan pelatih Napoli Carlo Ancelotti setelah mengubah situasi di San Paolo.
“Bebebrapa hari ini kami menerima banyak kritik. Ancelotti adalah maestro sepak bola bagi saya,” ungkapnya. “Metodologinya berbeda. Saya telah membaca koran, situs yang mengatakan saya menyangkal apa yang Ancelotti lakukan. Saya tidak menyangkal siapa pun, saya hanya melatih pemain saya dengan cara yang berbeda."
“Formasi 4-3-3 sama sekali berbeda dari 4-4-2 yang saya usung, tapi saya tidak punya masalah dengan Carlo Ancelotti. Kita harus berperilaku baik, jika tidak mereka akan menggunakan semua yang kita katakan."
Soal pertandingan melawan Perugia yang kini dilatih Serse Cosmi, Gattuso mengakui kualitas Napoli menurun di babak kedua, tetapi bersikeras mereka memainkan permainan yang baik di laga tersebut.
"Kami memainkan permainan yang bagus," katanya kepada wartawan seusai laga seperti dilansir football-italia. “Babak pertama berjalan baik, tetapi di babak kedua kami sedikit menurun."
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa melakukan yang terbaik. Apa yang kami lakukan belum cukup."
“(Hirving) Lozano memainkan permainan yang bagus, dia harus menemukan kontinuitas, sama seperti (Elif) Elmas. Di babak kedua kami terpuruk dan membuat banyak kesalahan. Kami harus meninjau beberapa hal.”
Gelandang Diego Demme melakukan debut untuk Napoli saat diturunkan pada menit ke-65 menggantikan Fabian Ruiz. Gattuso yakin Napoli bisa berharap banyak dari pemain asal Jerman tersebut.
"Dia pemain yang paham sepak bola, dribbler," ujarnya. “Dia perlu peningkatan. Dia terlalu ke depan di lapangan dan meninggalkan lubang di pertahanan, tapi dia ada di sana karena dia sudah bersama kami selama dua hari. Jika dia tumbuh, dia bisa memberi kami banyak keuntungan."
Tantangan Napoli berikutnya adalah melawan Fiorentina di Serie A, sebelum mereka menghadapi pemimpin klasemen Juventus di San Paolo.
"Saya berharap ada peningkatan dan kontinuitas untuk permainan kami," kata Gattuso. “Melawan Inter dan Lazio kami bermain bagus selama 45 menit dan setelah itu kami mendapat masalah."
Sementara Inter Milan juga memetik kemenangan saat menjamu Cagliari di Giuseppe Meazza. Pasukan Antonio Conte menang 4-0 berkat gol Romelu Lukaku pada menit pertama dan 49, serta Borja Valero (22) dan Andrea Ranocchia (80). Di babak 8 besar, Inter menghadapi pemenang antara Fiorentina vs Atalanta yang berlangsung Rabu (15/1/2020).
(sha)