Mourinho Tetap Optimis dengah Peluang Tottenham di Liga Champions
Kamis, 20 Februari 2020 - 20:05 WIB
Mourinho Tetap Optimis dengah Peluang Tottenham di Liga Champions
A
A
A
LONDON - Jose Mourinho mengakui Tottenham Hotspur dalam situasi sulit setelah kalah 0-1 dari RB Leipzig pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Meski demikian, The Special One menegaskan pasukannya akan terus berjuang agar bisa lolos ke babak berikutnya.
Semula Spurs berharap bisa memetik kemenangan saat bentrok di Tottenham Hotspur Stadion, Kamis (20/2). Sebab,itu akan meringankan beban saat leg kedua di Red Bull Arena pada 11 Maret mendatang. Tapi, harapan itu hancur akibat penalti Timo Werner pada menit ke-58.
Artinya, Mourinho yang sudah dipastikan kehilangan Harry Kane dan Son Heung-min harus mencari cara agar bisa membalik keadaan saat bertandang ke Jerman. Sebab, agar lolos langsung ke perempat final, The Lilywhites harus menang 2-0.
“Hal yang membuat saya tetap percaya diri adalah semangat dan kekuatan mental para pemain. Itulah mereka, bukan hanya sebagai pemain. Tapi, terutama sebagai laki-laki, sebagai kelompok. Kelompok pemain yang fantastis, kata Mourinho, dilansir skysport.
“Jika ingin menganalisanya sedikit lebih dalam dengan mata yang berbeda, Anda harus melihat situasi kami. Jika ingin menjadikannya menu latihan di sepak bola, Anda bisa berpikir, partai Liga Champions dimana Barcelona tanpa (Lionel) Messi, (Luis) Suarez dan (Antoine) Griezmann,” lanjutnya.
Walau hanya kalah 0-1, Mourinho tidak menampik kalau Tottemham berada dalam situasi sulit. Tapi, dia tetap bangga atas perjuangan para pemainnya. Namun, yang membuatnya khawatir, kondisi ini akan terus terjadi hingga akhir musim.
“Lakukan latihan itu, atau jika Anda ingin melihat ke Leipzig, mungkin bukan Leipzig karena mereka punya enam atau tujuh pemain penyerang yang berbeda. Atau, katakanlah Liverpool, walau tanpa (Mohamed) Salah, (Sadio) Mane atau (Roberto) Firmino. Mereka masih punya (Divock) Origi,” tutupnya.
Mourinho enggan membahas kekalahan ini terlalu dalam. Pasalnya, dia memilih memusatkan perhatiannya ke pertandingan berikutnya. Sebab, Dele Alli dkk sudah dinanti Chelsea di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (22/2).
Semula Spurs berharap bisa memetik kemenangan saat bentrok di Tottenham Hotspur Stadion, Kamis (20/2). Sebab,itu akan meringankan beban saat leg kedua di Red Bull Arena pada 11 Maret mendatang. Tapi, harapan itu hancur akibat penalti Timo Werner pada menit ke-58.
Artinya, Mourinho yang sudah dipastikan kehilangan Harry Kane dan Son Heung-min harus mencari cara agar bisa membalik keadaan saat bertandang ke Jerman. Sebab, agar lolos langsung ke perempat final, The Lilywhites harus menang 2-0.
“Hal yang membuat saya tetap percaya diri adalah semangat dan kekuatan mental para pemain. Itulah mereka, bukan hanya sebagai pemain. Tapi, terutama sebagai laki-laki, sebagai kelompok. Kelompok pemain yang fantastis, kata Mourinho, dilansir skysport.
“Jika ingin menganalisanya sedikit lebih dalam dengan mata yang berbeda, Anda harus melihat situasi kami. Jika ingin menjadikannya menu latihan di sepak bola, Anda bisa berpikir, partai Liga Champions dimana Barcelona tanpa (Lionel) Messi, (Luis) Suarez dan (Antoine) Griezmann,” lanjutnya.
Walau hanya kalah 0-1, Mourinho tidak menampik kalau Tottemham berada dalam situasi sulit. Tapi, dia tetap bangga atas perjuangan para pemainnya. Namun, yang membuatnya khawatir, kondisi ini akan terus terjadi hingga akhir musim.
“Lakukan latihan itu, atau jika Anda ingin melihat ke Leipzig, mungkin bukan Leipzig karena mereka punya enam atau tujuh pemain penyerang yang berbeda. Atau, katakanlah Liverpool, walau tanpa (Mohamed) Salah, (Sadio) Mane atau (Roberto) Firmino. Mereka masih punya (Divock) Origi,” tutupnya.
Mourinho enggan membahas kekalahan ini terlalu dalam. Pasalnya, dia memilih memusatkan perhatiannya ke pertandingan berikutnya. Sebab, Dele Alli dkk sudah dinanti Chelsea di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (22/2).
(mir)