Masalah Ban Kembali Hantui Rossi Jelang MotoGP 2020

Rabu, 26 Februari 2020 - 15:05 WIB
Masalah Ban Kembali...
Masalah Ban Kembali Hantui Rossi Jelang MotoGP 2020
A A A
LOSAIL - Masalah serius menghadang Valentino Rossi jelang seri pembuka MotoGP musim 2020. Saat uji coba terakhir di Qatar, pembalap Monster Energy Yamaha itu mengalami penurunan performa ban. Masalah serupa yang menderanya pada musim lalu.

Degradasi ban kembali menghantui Rossi pada hari terakhir pengujian pra-musim MotoGP. Musim lalu masalah serupa terus mengganggunya. Pembalap berusia 41 tahun itu selalu dipusingkan dengan ban yang aus lebih cepat dari perkiraan saat balapanan.

Hal itu membuat Rossi kesulitan bersaing. Faktanya, setelah finish kedua di GP Amerika Serikat (AS), The Doctor tidak pernah lagi masuk podium hinggak akhir musim. Imbasnya, wakil Italia itu harus puas terdampar di posisi tujuh dengan koleksi 174 poin.

Kisah serupa berpotensi terulang pada musim 2020. Walau merasa nyaman dengan YZR-M1 2020 dan cukup cepat dengan ban baru, dia mengaku kehilangan cengkraman setelah 5 atau 6 lap. Sementara motor Yamaha lainnya tetap melaju dengan mulus.

Sebagai contoh, pada lap kedelapan di trek lurus yang cukup panjang, kecepatan Rossi turun menjadi 1 menit dan 55,8 detik. Itu lebih tinggi dibandingkan dengan Fabio Quartararo yang penurunannya hanya 54,7 detik, Maverick Vinales (54,9 detik) dan Franco Morbidelli (55,1 detik).

"Hari ini kami sedikit khawatir, khususnya soal posisi. Sebab, sayangnya saya malah menabrak ketika memakai ban kedua. Padahal, saya berpikir bisa memperbaiki waktu putaran, terutama soal kecepatan," kata Rossi, dilansir crash.

Rossi pantas cemas. Sebab, saat uji coba terakhir di sikuit Losail, dia hanya masuk tiga besar. Sedangkan untuk best lap, dia berada di posisi 12. Ini tentunya menjadi indikasi buruk jelang seri pembuka di GP Qatar yang akan berlangsung pada 8 Maret nanti.

“Kami mencoba melewati trek lurus dengan kecepatan tinggi. Tapi, kami mengalami beberapa masalah ban yang hampir serupa dengan musim lalu. Jadi seperti itulah yang terlihat. Setelah beberapa lap, saya harus melambat. Tentunya ini bukan berita bagus,” jelas Rossi.

“Saya sebenarnya cukup nyaman dengan motor. Saya cukup cepat, khususnya pada 5-6 lap pertama. Sayangnya, (saat ini) itu tidak cukup untuk meraih kemenangan. Sekarang uji coba sudah berakhir. Lihat saja apa yang terjadi pada balapan pekan depan. Saat balapan biasanya selalu berbeda,” tandasnya.

Keluhan Rossi mendapat tanggapan dari manajer tim Massimo Meregalli. “Selama satu pekan ke depan, kami akan menganalisa data Rossi dan fokus meningkatkan daya tahan ban. Yang jelas, dia tidak terlalu jauh dari pimpinan. Jadi, kami yakin dia bisa masuk barisan depan (saat race pembuka),” ujarnya.
(mir)
Berita Terkait
Hubungan Petronas dan...
Hubungan Petronas dan Yamaha Renggang Gara-Gara Rossi
Bos Tim Aspar Racing...
Bos Tim Aspar Racing Peringatkan Valentino Rossi
Ditinggal RNF, Yamaha...
Ditinggal RNF, Yamaha Dekati VR46 Milik Valentino Rossi
Valentino Rossi Hadirkan...
Valentino Rossi Hadirkan Stabilitas bagi Petronas Yamaha
Tim Petronas Yamaha...
Tim Petronas Yamaha Tetap Akan Prioritaskan Rider Muda
Pesan Menyentuh Yamaha...
Pesan Menyentuh Yamaha ke Valentino Rossi: Kami Akan Merindukanmu!
Berita Terkini
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
18 menit yang lalu
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
28 menit yang lalu
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
1 jam yang lalu
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kejadian jika Valentino...
5 Kejadian jika Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved