GP Qatar Dibatalkan Karena Virus Corona, Rossi : Ini Berita Buruk

Selasa, 03 Maret 2020 - 16:35 WIB
GP Qatar Dibatalkan...
GP Qatar Dibatalkan Karena Virus Corona, Rossi : Ini Berita Buruk
A A A
LESMO - Kekecewaan tak bisa disembunyikan Valentino Rossi setelah mengetahui kelas utama di GP Qatar yang akan jadi seri pembuka MotoGP 2020 dibatalkan lantaran mewabahnya virus corona. Menurutnya ini adalah berita buruk.

Bisa dimaklumi kekecewaan pembalap Yamaha ini. Sebab, persiapan yang sudah dilakukan selama musim dingin lalu terbuang percuma. "Ini benar-benar berita buruk. Kasihan sekali ... Setelah menjalani latihan musim dingin, kami siap memulai musim, baik secara fisik maupun psikologis. Setelah tes di Qatar saya benar-benar ingin memulai dengan balapan pertama," kata Rossi dikutip Crash, Selasa (3/3/2020).

"Pembatalan kelas utama MotoGP untuk Qatar adalah berita sulit untuk diambil, juga untuk para penggemar. Sekarang kita tidak tahu berapa lama kita harus menunggu sebelum kita bisa mulai balap," lanjutnya.

"Ini tentu waktu yang lama, mengingat GP berikutnya di Thailand telah ditunda untuk semua kelas. Saya berharap semuanya akan menjadi lebih baik dalam beberapa pekan ke depan."

Kekecewan yang sama juga dilontarkan Maverick Vinales. Rekan setim Rossi yang mencatat waktu tercepat pada tes di Qatar mengatakan kondisi ini sangat memalukan.

"Sangat memalukan bahwa GP Qatar telah dibatalkan dan GP Thailand ditunda. Ini adalah trek yang sangat saya sukai dan saya pikir saya sangat kuat di sana."

"Kami menyelesaikan tes Qatar dengan perasaan yang sangat positif, jadi saya tidak sabar untuk balapan pertama. Saya juga merasa kasihan kepada para penggemar di Qatar dan Thailand, yang harus kecewa. Tetapi saya sepenuhnya memahami situasi kritis yang kita alami dengan virus corona," ungkapnya.

"Kami hanya berharap bahwa situasinya akan kembali normal sesegera mungkin sehingga kami dapat memulai lomba segera," pungkasnya.

Sebagai tim yang berbasis di Italia, tim Yamaha sangat terpengaruh oleh keputusan pemerintah Qatar untuk menempatkan semua pendatang baru-baru ini masuk karantina selama dua pekan. Itu berarti MotoGP tidak punya pilihan selain membatalkan.

"Ini adalah situasi yang unik dan sulit, dalam banyak aspek," kata direktur tim Massimo Meregalli.

"Tentu saja, kami semua sangat kecewa tidak dapat memulai balapan akhir pekan ini, yang paling ingin kami lakukan. Kami juga merasa harus minta maaf kepada para penggemar dan meminta tetap bersabar sedikit," kata Meragalli.
(bbk)
Berita Terkait
Duo Yamaha Incar Podium...
Duo Yamaha Incar Podium di MotoGP Catalunya
Peran dan Pengaruh Besar...
Peran dan Pengaruh Besar Rossi di MotoGP
Arti Senyuman Valentino...
Arti Senyuman Valentino Rossi Versi Maverick Vinales
Valentino Rossi dan...
Valentino Rossi dan Maverick Vinales Lega MotoGP 2020 Bisa Digelar
Bulan ini, Misteri Masa...
Bulan ini, Misteri Masa Depan Valentino Rossi Terjawab
Kena Covid-19, Takahiro...
Kena Covid-19, Takahiro Sumi Gagal Ikut Dampingi Rossi dan Vinales di MotoGP Prancis
Berita Terkini
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
3 jam yang lalu
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik
4 jam yang lalu
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
7 jam yang lalu
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
8 jam yang lalu
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
8 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini 14 Jenis...
Waspada! Ini 14 Jenis Virus yang Berbahaya bagi Ponsel Android
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved