UEFA Bakal Ajukan Proposal Juara untuk Pemuncak Klasemen Liga
Selasa, 17 Maret 2020 - 14:08 WIB
UEFA Bakal Ajukan Proposal Juara untuk Pemuncak Klasemen Liga
A
A
A
NYON - Ada empat isu yang bakal diangkat Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) saat menggelar videoconference dengan perwakilan dari 55 negara anggota serta seluruh klub dan perwakilan pemain Eropa, Selasa (17/3/2020). Pertemuan darurat ini digelar untuk membuat keputusan tentang kepastian jadwal sepak bola yang terhenti lantaran pandemi virus corona yang menjangkiti negara-negara di seluruh dunia.
Dalam pertemuan itu UEFA harus membuat tiga resolusi mendasar, yakni menunda Piala Eropa 2020 ke tahun depan, memilih format untuk menyimpulkan kompetisi Eropa, dan menyatukan kriteria untuk penamaan juara, tim promosi dan degradasi di seluruh Benua Biru. Selain itu, pembahasan mengenai kelanjutan Liga Champions dan Liga Europa juga bakal disinggung dalam pertemuan tersebut.
Dikutip dari AS Sport, Presiden UEFA Aleksander Ceferin bakal mengajukan proposal agar pemuncak klasemen liga-liga di seluruh Eropa mendapatkan gelar juara jika kompetisi benar-benar ditangguhkan secara permanen lantaran virus corona. Skenario itulah yang bakal dilakukan dalam pertemuan darurat tersebut.
Namun demikian, ada kemungkinan proposal Ceferin bakal ditolak anggota UEFA mengingat ada desakan penyelenggaraan Piala Eropa 2020 ditunda hingga 2021 mendatang. Jika skenario ini yang dipilih, maka liga-liga di Eropa memiliki waktu hingga akhir musim untuk merampungkan kompetisi domestik.
Skenario menentukan juara berdasarkan posisi klasemen bukan kali ini dilakukan UEFA. Sebelumnya, UEFA pernah melakukannya sewaktu masih dijabat Lennart Johansson.
Johansson saat itu memberikan gelar kepada Partizan Belgrade pada 1999 setelah liga Yugoslavia dihentikan lantaran perang Balkan. (Baca juga: Liga Inggris Bukan tentang Liverpool, Pikirkan Nasib Aston Villa )
Dalam pertemuan itu UEFA harus membuat tiga resolusi mendasar, yakni menunda Piala Eropa 2020 ke tahun depan, memilih format untuk menyimpulkan kompetisi Eropa, dan menyatukan kriteria untuk penamaan juara, tim promosi dan degradasi di seluruh Benua Biru. Selain itu, pembahasan mengenai kelanjutan Liga Champions dan Liga Europa juga bakal disinggung dalam pertemuan tersebut.
Dikutip dari AS Sport, Presiden UEFA Aleksander Ceferin bakal mengajukan proposal agar pemuncak klasemen liga-liga di seluruh Eropa mendapatkan gelar juara jika kompetisi benar-benar ditangguhkan secara permanen lantaran virus corona. Skenario itulah yang bakal dilakukan dalam pertemuan darurat tersebut.
Namun demikian, ada kemungkinan proposal Ceferin bakal ditolak anggota UEFA mengingat ada desakan penyelenggaraan Piala Eropa 2020 ditunda hingga 2021 mendatang. Jika skenario ini yang dipilih, maka liga-liga di Eropa memiliki waktu hingga akhir musim untuk merampungkan kompetisi domestik.
Skenario menentukan juara berdasarkan posisi klasemen bukan kali ini dilakukan UEFA. Sebelumnya, UEFA pernah melakukannya sewaktu masih dijabat Lennart Johansson.
Johansson saat itu memberikan gelar kepada Partizan Belgrade pada 1999 setelah liga Yugoslavia dihentikan lantaran perang Balkan. (Baca juga: Liga Inggris Bukan tentang Liverpool, Pikirkan Nasib Aston Villa )
(bbk)