Joshua-Pulev Mundur, Trilogi Fury-Wilder Pun Belum Pasti Digelar Juli

Sabtu, 21 Maret 2020 - 04:03 WIB
Joshua-Pulev Mundur,...
Joshua-Pulev Mundur, Trilogi Fury-Wilder Pun Belum Pasti Digelar Juli
A A A
NEW YORK CITY - Promotor Tyson Fury, Frank Warren, pesimistis duel trilogi Tyson Fury vs Deontay Wilder bakal digelar pada Juli 2020 mendatang. Pandemi virus corona di seluruh dunia yang masih berlangsung, bisa membatalkan duel tersebut. Warren menegaskan tidak ada jaminan bahwa pertarungan ketiga di antara mereka bakal digelar Juli.

Wilder menggunakan klausul pertandingan ulang langsung, yang memaksa pertarungan trilogi mereka harus digelar dalam waktu dekat. Wilder dikalahkan Fury dalam pertarungan kedua mereka di MGM Grand Garden Arena, Paradise, Nevada, AS, 22 Februari 2020.

Wilder jatuh dua kali sebelum menyerah pada ronde ketujuh dari 12 putaran yang direncanakan. Tak hanya rekor tak terkalahkan tercoreng, Wilder juga kehilangan gelar dunia kelas berat WBA. Pada pertemuan pertama, mereka bertarung dalam 12 ronde yang berakhir imbang kontroversial pada 1 Desember 2018

Setelah itu, Wilder akan menggunakan klausa pertandingan ulang untuk trilogi. Kedua belah pihak menargetkan bulan Juli untuk pertarungan ketiga. Tapi, karena pandemi virus corona di seluruh dunia acara tersebut terancam batal.

Hampir semua acara tinju di bulan Maret, April, dan bahkan beberapa di awal Mei telah dibatalkan, termasuk duel perebutan gelar kelas berat antara Anthony Joshua vs Kubrat Pulev, yang akan diundur dari jadwal semula 20 Juni menjadi bulan Juli. Joshua yang memegang sabuk juara WBA, IBF, WBO direncanakan menghadapi Pulev di Stadion Tottenham Hotspur pada 20 Juni,.

"Seperti yang diketahui semua orang, segera setelah pertandingan ulang, Deontay Wilder mengaktifkan klausul kontraknya untuk pertarungan ketiga melawan Tyson Fury. Namun, tidak ada yang terjadi pada saat ini karena kita semua fokus pada di mana posisi kita saat ini," kata Warren kepada TalkSport.

"Saya pikir semuanya akan menjadi tenang selama beberapa pekan dan kemudian kita akan lihatsituasi berdasarkan fakta sebenarnya."

"Pandemi koronavius ​​akan menggagalkan segalanya. Jika ini masalahnya, itu bisa saja mengganggu pada pertandingan ulang (trilogi), tidak ada keraguan tentang itu. Ini akan menggagalkan setiap pertandingan. Kelas berat harus bertemu sekali lagi."

"Saat ini kita hanya bergantung pada pemerintah dan ilmuwan mereka, sampai kita tahu apa yang seharusnya baik untuk semua orang dan bagaimana prosesnya nantinya."

"Itu akan menjadi jauh lebih buruk sebelum menjadi lebih baik. Tyson vs Anthony Joshua pada bulan Desember tetap seperti apa yang idealnya kita inginkan terjadi. Saya berharap semuanya akan tenang. Itulah pertarungan yang semua orang ingin lihat dan pertarungan yang ingin kita semua buat."
(sha)
Berita Terkait
Manajer Bantah Rumor...
Manajer Bantah Rumor Pensiun Deontay Wilder
Tyson Fury Ketakutan...
Tyson Fury Ketakutan Hilang Ingatan Dijatuhkan Deontay Wilder
Tyson Fury vs Deontay...
Tyson Fury vs Deontay Wilder Seri 4, Malik Scott: Tidak Benar!
Tyson Fury Teken Kontrak...
Tyson Fury Teken Kontrak Pertarungan Lawan Deontay Wilder
Makna Pesan Spesial...
Makna Pesan Spesial Tyson Fury di Hari Ulang Tahun Deontay Wilder
Mulai Berlatih Jelang...
Mulai Berlatih Jelang Duel Trilogi vs Wilder, Jotosan Tyson Fury Mantap!
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
3 jam yang lalu
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
4 jam yang lalu
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
5 jam yang lalu
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
5 jam yang lalu
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved