Pemain Man City Rela Liverpool Jadi Juara Liga Primer Inggris
Senin, 30 Maret 2020 - 15:08 WIB
Pemain Man City Rela Liverpool Jadi Juara Liga Primer Inggris
A
A
A
MANCHESTER - Pemain Manchester City Ilkay Gundogan rela kalau Liverpool dinobatkan sebagai juara Liga Primer Inggris musim 2019/2020 setelah dampak pandemi corona tak bisa ditahan. Sebelum kompetisi dihentikan perolehan angka The Reds sudah melesat jauh dibandingkan City yang terpaut 25 angka.
Sejak ditangguhkannya kompetisi, banyak yang memperkirakan kalau pasukan Juergen Klopp tak akan meraih mimpi 30 tahun untuk angkat trofi. Pasalnya, dalam regulasi liga tak disebutkan perihal klub bisa jadi juara tanpa menyelesaikan kompetisi.
Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, ZDF, Senin (30/3), Gundongan mengatakan dirinya tak mempermasalahkan jika Liverpool dinobatkan sebagai juara meski tanpa menyelesaikan kompetisi. "Tidak masalah bagi saya. Anda harus sportif," katanya.
Ditanya apakah bermain dengan sisa musim tanpa penonton, Gundongan mengatakan tidak bisa membayangkan hal tersebut. "Jujur, saya tidak bisa membayangkan itu dan saya tidak tahu seberapa realistis itu."
Dengan adanya pembatalan sejumlah pertandingan membuat sejumlah klub mengalami kesulitan. Tak sedikit di antara klub yang akhirnya memilih opsi memotong gaji pemainnya.
Gundogan sendiri mendukung para pemain top mengorbankan gaji mereka. Terlebih kalau gaji tersebut diberikan untuk membantu tim medis guna memerangi pandemi corona. "Tentu saja saya akan mendukungnya."
Pemain berusia 29 tahun, yang bergabung dengan City pada Juni 2016, mengungkapkan ia merasa sulit selama masa karantia. "Anda kadang-kadang takut untuk berjalan-jalan selama 10 hingga 15 menit di luar, meskipun cuaca aneh dan ironisnya sangat indah di sini di Manchester," kata Gundogan.
Sejak ditangguhkannya kompetisi, banyak yang memperkirakan kalau pasukan Juergen Klopp tak akan meraih mimpi 30 tahun untuk angkat trofi. Pasalnya, dalam regulasi liga tak disebutkan perihal klub bisa jadi juara tanpa menyelesaikan kompetisi.
Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, ZDF, Senin (30/3), Gundongan mengatakan dirinya tak mempermasalahkan jika Liverpool dinobatkan sebagai juara meski tanpa menyelesaikan kompetisi. "Tidak masalah bagi saya. Anda harus sportif," katanya.
Ditanya apakah bermain dengan sisa musim tanpa penonton, Gundongan mengatakan tidak bisa membayangkan hal tersebut. "Jujur, saya tidak bisa membayangkan itu dan saya tidak tahu seberapa realistis itu."
Dengan adanya pembatalan sejumlah pertandingan membuat sejumlah klub mengalami kesulitan. Tak sedikit di antara klub yang akhirnya memilih opsi memotong gaji pemainnya.
Gundogan sendiri mendukung para pemain top mengorbankan gaji mereka. Terlebih kalau gaji tersebut diberikan untuk membantu tim medis guna memerangi pandemi corona. "Tentu saja saya akan mendukungnya."
Pemain berusia 29 tahun, yang bergabung dengan City pada Juni 2016, mengungkapkan ia merasa sulit selama masa karantia. "Anda kadang-kadang takut untuk berjalan-jalan selama 10 hingga 15 menit di luar, meskipun cuaca aneh dan ironisnya sangat indah di sini di Manchester," kata Gundogan.
(bbk)