Ungkapan Belasungkawa Mengalir untuk Diouf, Nasri: Dia Presiden Saya

Rabu, 01 April 2020 - 10:04 WIB
Ungkapan Belasungkawa...
Ungkapan Belasungkawa Mengalir untuk Diouf, Nasri: Dia Presiden Saya
A A A
PARIS - Ungkapan belasungkawa mengalir untuk Mantan Presiden Klub Olympique Marseille Pape Diouf yang meninggal dunia Selasa (31/3/2020) di Dakar, Senegal. Diouf meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat terinfeksi virus corona.

"Tidak ada ruang untuk rivalitas malam ini. Sangat sedih mendengar wafatnya sang monumen sepak bola kami, belasungkawa saya kepada keluarga Diouf," ucap penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe. (Baca juga: Mantan Presiden Marseille Pape Diouf Meninggal Dunia Setelah Tertular Virus Corona ).

Diouf menjadi presiden kulit hitam pertama dari salah satu klub elite Eropa ketika dia mengambil posisi di Marseille pada tahun 2005. Sebelumnya, Diouf adalah seorang jurnalis dan agen sepak bola, dengan Marcel Desailly, Basile Boli, William Gallas, Samir Nasri, dan Didier Drogba di antara kliennya.

Nasri, mantan bintang Arsenal dan Manchester City berbicara tentang pengaruh Diouf terhadap kariernya pada tahap awal sebelum dia pindah ke Arsenal pada 2008.

"Hanya sedikit orang di dunia sepak bola yang berpengaruh pada saya atau memiliki dampak seperti yang mungkin Anda lakukan dalam hidup saya atau dalam karier saya, Anda selalu menjadi mentor, Anda telah menjadi agen pertama saya," tulis Nasri dalam akun terverifikasi miliknya.

"Anda adalah presiden saya dan dengan berat hati harus mengucapkan selamat tinggal, Anda pergi terlalu cepat, saya tidak akan melupakanmu Pape Diouf."
Ungkapan Belasungkawa Mengalir untuk Diouf, Nasri: Dia Presiden Saya

Menurut media Prancis La Provence, Diouf telah dirawat di Rumah Sakit Fann di Dakar. Rencana telah dibuat untuk menerbangkannya ke Prancis untuk perawatan medis lebih lanjut, namun Diouf lebih dulu mengembuskan napas terakhir.

Bek kiri Manchester City Benjamin Mendy juga memberikan penghormatan kepada Diouf. Mendy mengenalnya sejak masih di Marseille.

"Penuh kesedihan ketika mengetahui wafatnya Pape Diouf ... Seorang Presiden yang hebat, namun di atas itu semua dia seorang lelaki besar, yang akan selalu mewakili OM (Olympique Marseille) dan nilai-nilainya. Kehilangan besar bagi sepak bola Prancis dan benua Afrika. Beristirahatlah dengan tenang," tulis Mendy.

(sha)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Legenda Sepak Bola Irak...
Legenda Sepak Bola Irak Ahmed Radhi Meninggal Dunia
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Akibat Pandemi Covid-19,...
Akibat Pandemi Covid-19, Giliran Liga Skotlandia Dihentikan
Virus Corona Terdeteksi...
Virus Corona Terdeteksi Ada di Udara
Soal Kelanjutan Kompetisi,...
Soal Kelanjutan Kompetisi, Langkah Berbeda Dilakukan Eredivisie
Berita Terkini
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
1 jam yang lalu
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
2 jam yang lalu
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
3 jam yang lalu
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
4 jam yang lalu
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
6 jam yang lalu
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved