Lionel Messi Dianggap Sebagai Contoh Global, Ini Alasannya

Kamis, 09 April 2020 - 02:05 WIB
Lionel Messi Dianggap...
Lionel Messi Dianggap Sebagai Contoh Global, Ini Alasannya
A A A
BARCERLONA - Terlepas kritikannya kepada Barcelona, Lionel Messi dianggap sebagai contoh bagi dunia. Penyerang asal Argentina itu layak dijadikan panutan bila membahas apa yang harus dilakukan pesepak bola profesional.
Hal itu disampaikan Tom Bates yang berprofesi sebagai psikolog olahraga. Dia menyebut contoh yang diberikan Messi dan Barcelona bisa membantu klub dan pemain lain untuk mengikuti langkah serupa guna mengatasi dampak akibat pandemi virus Corona.
Pendapat Bates itu berdasarkan sikap yang diperlihatkan Messi terkait rencana Barcelona memotong gaji pemain di tim utama. Blaugrana berkilah itu guna menghindari krisis keuangan lantaran tidak ada pemasukan selama kompetisi ditangguhkan.

Messi lalu mengeluarkan pernyataan yang mewakili seluruh skuad Barcelona pada 30 Maret, bahwa para pemain sepakat mengurangi gaji hingga 70%. Selain itu, mereka juga bersedia memberi kontribusi finansial agar memastikan karyawan non-pertandingan tetap mendapat gaji penuh.

“Messi yang memulai ini dan masuk kelompok pemain pertama yang rela menerima potongan gaji 70% guna memastikan staf Barcelona bisa terus bertahan hidup dan bekerja. Saya rasa itu menjadi contoh global bagi semua orang ketika membahas masalah finansial,” ucap Bates dilansir skysport.

Langkah Messi dkk kemudian diikuti armada Atletico Madrid yang juga menyatakan siap menerima pemangkasan gaji. Bates menilai apa yang diperlihatkan El Azulgrana dan Los Rojiblancos bisa dijadikan acuan bagi pemain dikompetisi lain untuk melakukan hal serupa.

Pasalnya, asosiasi pemain di Liga Primer dan Serie A diberikatakan menolak menerima pemotongan gaji oleh klub. Terkecuali Juventus dimana seluruh pemainnya sudah setuju upahnya ditiadakan selama empat bulan, mereka menilai hal ini sangat memalukan.

“Hal yang mereka jadikan alasan bisa diartikan seperti ini, ‘sebenarnya klub yang kami bela adalah klub kaya. Jadi, mereka masih sanggup menggaji para staf secara penuh’. Tapi, klub lain di liga yang berbeda tidak bisa melakukan itu,” jelas Bates.

“Klub lain bahkan ada yang merasa pengurangan gaji pemain sebagai satu-satunya jalan untuk bertahan hidup. Para pemain yang saya ajak bicara, khususnya dari Liga Primer hingga saat ini, mereka punya perspektif berbeda. Itu wajar,” tandasnya.
(mir)
Berita Terkait
Hanya Virus Corona yang...
Hanya Virus Corona yang Bisa Hentikan Aksi Lionel Messi
Bebas Virus Corona,...
Bebas Virus Corona, Skuad Barcelona Gelar Latihan Lagi
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Pedih bagi Barcelona,...
Pedih bagi Barcelona, Virus Corona Rampok Ballon d’Or ke-7 Messi
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Berita Terkini
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
2 jam yang lalu
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
3 jam yang lalu
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
4 jam yang lalu
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
4 jam yang lalu
Campus League 2026 Regional...
Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved