Dengan Kekayaannya, Manchester United Akan Agresif di Bursa Transfer

loading...
A+ A-
MANCHESTER - Ole Gunnar Solskjaer yakin Manchester United akan melakukan bisnis di pasar transfer saat sepak bola kembali normal. Klub menggunakan waktu jeda untuk menguatkan target mereka di jendela transfer (yang mungkin juga tertunda), dan menggunakan teknik pemantauan digital.

Pandemi virus corona telah menghentikan kompetisi sepak bola di dunia, dan kapan aktivitas akan kembali masih di awang-awang. Namun, klub dapat menggunakan waktu jeda ini untuk memastikan target mereka di jendela transfer.

Solskjaer mengakui klub masih merencanakan ke depan ketika datang periode transfer, dan yakin mereka akan bersaing di pasar dengan kekuatan finansial mereka.

Solskjaer bergabung dengan Gary Neville dan Geoff Shreeves, membahas bagaimana dia menghadapi masa penundaan musim Liga Primer dan masa depan klub, termasuk potensi bisnis transfer begitu sepak bola dilanjutkan

Berbicara secara eksklusif kepada Sky Sports, Solskjaer mengatakan: "Sepak bola akan kembali normal pada satu saat, dan sangat penting bagi kami dalam posisi siap ketika itu terjadi."



"Kami ingin menjadi yang terbaik dalam segala hal, dan tentu saja sekarang adalah kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu, mendiskusikan pemain, mendiskusikan rencana, mengevaluasi apa yang kami butuhkan."

"Tentu saja, dengan staf pelatih kami juga lihat permainan, mengevaluasi permainan, berdiskusi dengan video call seperti ini. "

Ditanya apakah United dapat mengeksploitasi pasar ketika sepakbola kembali, Solskjaer menjelaskan, "Lalu, pasar, siapa yang tahu bagaimana pasar akan bereaksi terhadap hal ini? Siapa yang tahu klub mana yang perlu menjual pemain? Mungkin saja ada situasi di mana Anda dapat mengeksploitasi, dan saya tahu bahwa kami, Man United, adalah salah satu yang terbesar, kaya secara finansial."

"Saya yakin kami mampu, ketika kami kembali ke keadaan normal, bahwa kami dapat melakukan bisnis yang diinginkan."

Ditanya apakah pengejaran pemain telah dipercepat selama penundaan kompetisi, Solskjaer mengatakan bahwa tidak dapat dihindari akan ada lebih banyak pesan antara dia dan pelatihnya mengenai transfer.



"Tentu saja akan ada pesan teks dan pesan WhatsApp yang lebih sering. Tapi perbedaan terbesar bagi sebagian besar dari kita adalah bahwa ketika Anda seorang pemain bola, Anda tidak benar-benar bisa menghabiskan banyak waktu dengan keluarga Anda."

"Itu merupakan nilai tambah yang besar, jika Anda diizinkan untuk mengatakan bahwa segala sesuatu telah menjadi nilai tambah besar dalam situasi (jeda) ini. Tapi ya, kami sedang merencanakan, kami sedang mendiskusikan apa yang harus kami lakukan, apa yang bisa kami lakukan, dan saya harus mengatakan klub sejauh ini sangat baik. "

Penundaan sepak bola juga memungkinkan pemain seperti Paul Pogba dan Marcus Rashford pulih sepenuhnya dari cedera, sesuatu yang menurut Solskjaer adalah keuntungan jika mereka dapat kembali pada level yang sama atau lebih baik daripada pemain lain.

Solskjaer, yang timnya saat ini berada di urutan kelima di Liga Primer 2019/2020 dengan sembilan pertandingan tersisa, juga yakin pemainnya bisa mengatasi dengan baik jeda paksa ini, dan telah melihat bukti sebelumnya bahwa pasukannya kembali fokus dari periode dengan sedikit waktu di lapangan.

"Paul dan Marcus sebelumnya absen, sekarang kami masih memiliki pertandingan tersisa, dan saya pikir semua orang di liga akan kurang lebih pada level yang sama. Mungkin mereka punya motivasi lebih untuk terus berjalan sekarang, karena mereka dapat melihat saat kembali mungkin berada di level yang sama atau bahkan level yang lebih baik secara fisik."

Berita Sky Sports News 'Kaveh Solhekol menjelaskan bagaimana penangguhan pertandingan dapat memengaruhi bisnis transfer klub dalam beberapa bulan mendatang.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top