Balotelli hidup mewah, ibu kandung jadi tukang bersih-bersih
Senin, 16 Juli 2012 - 19:52 WIB
Balotelli hidup mewah, ibu kandung jadi tukang bersih-bersih
A
A
A
Sindonews.com – Siapa yang tak kenal Mario Balotelli? Bomber Manchester City itu kini menjadi pemain bintang yang memiliki penghasilan cukup besar. Tak heran jika ia memiliki sederet mobil mewah serta rumah yang megah.
Namun, siapa sangka nasib berbeda dialami ibu kandung Balotelli, Rose Barwuah. Di saat pemain berusia 21 tahun itu hidup dengan kemewahan, Rose justru hidup dengan sangat sederhana di salah satu sudut kota Manchester.
Rose bekerja sebagai pegawai kebersihan di salah satu perusahaan di kota Manchester. Ia hanya dibayar sebesar enam poundsterling atau setara dengan Rp 84 ribu perjam. Hal tersebut sangat kontras dengan pendapatan Balotelli yang sebesar 120 ribu poundsterling atau Rp 1,6 miliar per pekan.
Wanita berusia 46 tahun itu tinggal di sebuah perkebunan di wilayah Wythenshawe. Terkadang Balotelli mengunjunginya dengan membawa mobil Bentley putihnya. Mobil mewah tersebut selalu menjadi perhatian bagi penduduk setempat. Pasalnya, mobil yang digunakan Balotelli sangat kontras dengan lingkungan Wythenshawe yang banyak dihuni penduduk miskin.
"Dia (Rose) datang ke sini dari Italia dengan putrinya. Banyak orang di perkebunan yang tahu bahwa Balotelli itu anaknya. Tapi siapa sangka dia bekerja sebagai tukang bersih-bersih,” ungkap seorang sumber seperti dikutip Mirror Football, Senin (16/7/2012)
Rose sendiri tak ingin memanfaatkan kekayaan anaknya. Ia merasa senang hidup sederhana dari pendapatannya sebagai petugas kebersihan. Sebelumnya, Rose dan suaminya Thomas menyerahkan hak asuh Balotelli kepada orang tua angkatnya. Kemiskinan membuatnya harus rela menyerahkan hak asuh Balotelli yang saat itu berusia 2 tahun.
Namun, siapa sangka nasib berbeda dialami ibu kandung Balotelli, Rose Barwuah. Di saat pemain berusia 21 tahun itu hidup dengan kemewahan, Rose justru hidup dengan sangat sederhana di salah satu sudut kota Manchester.
Rose bekerja sebagai pegawai kebersihan di salah satu perusahaan di kota Manchester. Ia hanya dibayar sebesar enam poundsterling atau setara dengan Rp 84 ribu perjam. Hal tersebut sangat kontras dengan pendapatan Balotelli yang sebesar 120 ribu poundsterling atau Rp 1,6 miliar per pekan.
Wanita berusia 46 tahun itu tinggal di sebuah perkebunan di wilayah Wythenshawe. Terkadang Balotelli mengunjunginya dengan membawa mobil Bentley putihnya. Mobil mewah tersebut selalu menjadi perhatian bagi penduduk setempat. Pasalnya, mobil yang digunakan Balotelli sangat kontras dengan lingkungan Wythenshawe yang banyak dihuni penduduk miskin.
"Dia (Rose) datang ke sini dari Italia dengan putrinya. Banyak orang di perkebunan yang tahu bahwa Balotelli itu anaknya. Tapi siapa sangka dia bekerja sebagai tukang bersih-bersih,” ungkap seorang sumber seperti dikutip Mirror Football, Senin (16/7/2012)
Rose sendiri tak ingin memanfaatkan kekayaan anaknya. Ia merasa senang hidup sederhana dari pendapatannya sebagai petugas kebersihan. Sebelumnya, Rose dan suaminya Thomas menyerahkan hak asuh Balotelli kepada orang tua angkatnya. Kemiskinan membuatnya harus rela menyerahkan hak asuh Balotelli yang saat itu berusia 2 tahun.
(aww)