Blake siap mengamankan mendali emas
Kamis, 19 Juli 2012 - 11:10 WIB
Blake siap mengamankan mendali emas
A
A
A
Sindonews.com – Jamaika tak pernah berhenti mencetak sprinter terbaik di dunia. Setelah Usain Bolt
dan Asafa Powell masih aktif bergelut, kini Jamaika memiliki Yohan Blake yang siap bersaing di Olimpiade 2012, London, Inggris.
Berbicara prestasi,Blake mungkin masih di bawah dua seniornya itu.Namun,Blake tak bisa dianggap
remeh saat membela bendera Jamaika di cabang atletik nomor 100 meter putra di London nanti.Pemicunya adalah keberhasilan Blake mencatat waktu terbaik saat menjalani sesi pemanasan jelang Olimpiade dengan torehan 9,85 detik.
Dengan catatan itu,sprinter berusia 22 tahun ini memiliki rata-rata melangkah 1,6 meter per detik. Capaian itu cukup membuat Bolt maupun Powell wajib mewaspadai kebangkitan juniornya tersebut. Apalagi,Blake pernah mengalahkan Bolt saat uji coba persiapan Olimpiade di Kingston,bulan lalu.
“Sejauh ini, saya berada dalam jalur benar sebelum tampil di Olimpiade. Di situlah saya seharusnya berada. Saya pun ingin mendapat prestasi lebih baik lagi dalam keikutsertaan saya di Olimpiade,” ujar Blake,dilansir Yahoosport.
Namun,dia tetap tak ingin menganggap remeh para pendahulunya,terutama saat bersaing dengan Bolt nanti.Sebab,Bolt masih memegang rekor tercepat di nomor itu,yakni 9,76 detik saat tampil di Olimpiade 2008.
“Jika mengacu pencapaian itu,saya jelas harus merendah.Apalagi,saya bukan saja akan menghadapi para pelari dari Jamaika,saya juga bakal menghadapi rintangan dari peserta negara lain,”tutur Blake. Pernyataan Blake cukup beralasan karena catatan waktunya itu masih kalah dari peraih medali emas Olimpiade 2004, Justin Gatlin,dengan catatan terbaik 9,80 detik yang dibukukan sprinter asal Amerika Serikat itu tahun ini.
Sementara itu,Bolt memuji kemajuan yang dilakukan Blake jelang tampil di Olimpiade. Dia antusias persaingan di nomor 100 meter bakal berjalan sengit,apalagi melihat optimisme yang diusung Blake.
“Dia merupakan pelari kebanggaan Jamaika ke depannya.Intinya,kami akan berjuang keras mengamankan medali emas di Olimpiade nanti.Saya tak peduli siapa pun yang mendapatkannya,terpenting Jamaika ingin merealisasikan emas,”papar Bolt,dilansir Reuters.
dan Asafa Powell masih aktif bergelut, kini Jamaika memiliki Yohan Blake yang siap bersaing di Olimpiade 2012, London, Inggris.
Berbicara prestasi,Blake mungkin masih di bawah dua seniornya itu.Namun,Blake tak bisa dianggap
remeh saat membela bendera Jamaika di cabang atletik nomor 100 meter putra di London nanti.Pemicunya adalah keberhasilan Blake mencatat waktu terbaik saat menjalani sesi pemanasan jelang Olimpiade dengan torehan 9,85 detik.
Dengan catatan itu,sprinter berusia 22 tahun ini memiliki rata-rata melangkah 1,6 meter per detik. Capaian itu cukup membuat Bolt maupun Powell wajib mewaspadai kebangkitan juniornya tersebut. Apalagi,Blake pernah mengalahkan Bolt saat uji coba persiapan Olimpiade di Kingston,bulan lalu.
“Sejauh ini, saya berada dalam jalur benar sebelum tampil di Olimpiade. Di situlah saya seharusnya berada. Saya pun ingin mendapat prestasi lebih baik lagi dalam keikutsertaan saya di Olimpiade,” ujar Blake,dilansir Yahoosport.
Namun,dia tetap tak ingin menganggap remeh para pendahulunya,terutama saat bersaing dengan Bolt nanti.Sebab,Bolt masih memegang rekor tercepat di nomor itu,yakni 9,76 detik saat tampil di Olimpiade 2008.
“Jika mengacu pencapaian itu,saya jelas harus merendah.Apalagi,saya bukan saja akan menghadapi para pelari dari Jamaika,saya juga bakal menghadapi rintangan dari peserta negara lain,”tutur Blake. Pernyataan Blake cukup beralasan karena catatan waktunya itu masih kalah dari peraih medali emas Olimpiade 2004, Justin Gatlin,dengan catatan terbaik 9,80 detik yang dibukukan sprinter asal Amerika Serikat itu tahun ini.
Sementara itu,Bolt memuji kemajuan yang dilakukan Blake jelang tampil di Olimpiade. Dia antusias persaingan di nomor 100 meter bakal berjalan sengit,apalagi melihat optimisme yang diusung Blake.
“Dia merupakan pelari kebanggaan Jamaika ke depannya.Intinya,kami akan berjuang keras mengamankan medali emas di Olimpiade nanti.Saya tak peduli siapa pun yang mendapatkannya,terpenting Jamaika ingin merealisasikan emas,”papar Bolt,dilansir Reuters.
(wbs)