AS utus mantan gangsters berlaga di Olimpiade
Kamis, 19 Juli 2012 - 16:00 WIB
AS utus mantan gangsters berlaga di Olimpiade
A
A
A
Sindonews.com - Mungkin tak ada yang tahu bahwa atlet lari cepat Amerika Serikat Ryan Bailey adalah mantan gangsters alias preman. Bahkan AS sudah memutuskan dirinya untuk berlaga di cabang lari nomor 100 dan 200 meter pada Olimpiade 2012 di London.
Bahkan sportsillustrated melansir berdasarkan catatan kriminal kepolisian AS dirinya ketika masih bergabung dengan kelompok Gangsters, Bailey pernah hampir tewas karena mendapat tiga tusukan di bagian tubuhnya, bahkan saat masih duduk dibangku sekolah dirinya pernah beberapa kali berurusan dengan kepolisian dan akhirnya dikeluarkan dari sekolah.
Hal tersebut diakui sendiri oleh sprinter berusia 23 tahun itu, usai latihan rutin guna mempersiapkan diri menghadapi kompetisi atletik di Monako, Jumat (20/7/12).Atlet balap lari yang memiliki rekor personal terbaik dalam menempuh 100 meter dalam waktu 9,88 detik itu mengaku tak menyangka bisa diutus sebagai wakil negaranya di Olimpiade.
"Hal ini betul-betul sebuah hal yang luar biasa. Jika saya berpikir tentang kejadian masa lalu, saya mungkin bisa senasib dengan beberapa rekan yang masuk penjara atau tewas. Untungnya saya tidak sampai begitu," ungkap Ryan Bailey, seperti dilansir dailymail.
Sementara itu,Komite Olimpiade AS mengumumkan skuat mereka untuk Olimpiade London sebanyak 269 atlet putri dan 261 atlet putra. CEO Komite Olimpiade AS Cott Blackmun mengatakan hal itu merupakan bukti dari pengaruh Title IX, Undang-Undang keluaran 1972 yang membuka peluang lebih besar bagi perempuan AS untuk ambil bagian dalam olahraga.
Dalam kontingen AS kali ini, ada 124 atlet yang telah memiliki medali Olimpiade dengan 76 di antaranya adalah peraih medali emas. Atlet AS tertua untuk Olimpiade 2012 adalah atlet berkuda Karen O'Connor yang berusia 54 tahun sementara yang termuda adalah perenang berusia 15 tahun Katie Ledecky.
Olimpiade 2012 akan mulai bergulir pada 27 Juli dan atlet-atlet AS akan berusaha meraih 246 medali emas dari 302 nomor yang dipertanding
Bahkan sportsillustrated melansir berdasarkan catatan kriminal kepolisian AS dirinya ketika masih bergabung dengan kelompok Gangsters, Bailey pernah hampir tewas karena mendapat tiga tusukan di bagian tubuhnya, bahkan saat masih duduk dibangku sekolah dirinya pernah beberapa kali berurusan dengan kepolisian dan akhirnya dikeluarkan dari sekolah.
Hal tersebut diakui sendiri oleh sprinter berusia 23 tahun itu, usai latihan rutin guna mempersiapkan diri menghadapi kompetisi atletik di Monako, Jumat (20/7/12).Atlet balap lari yang memiliki rekor personal terbaik dalam menempuh 100 meter dalam waktu 9,88 detik itu mengaku tak menyangka bisa diutus sebagai wakil negaranya di Olimpiade.
"Hal ini betul-betul sebuah hal yang luar biasa. Jika saya berpikir tentang kejadian masa lalu, saya mungkin bisa senasib dengan beberapa rekan yang masuk penjara atau tewas. Untungnya saya tidak sampai begitu," ungkap Ryan Bailey, seperti dilansir dailymail.
Sementara itu,Komite Olimpiade AS mengumumkan skuat mereka untuk Olimpiade London sebanyak 269 atlet putri dan 261 atlet putra. CEO Komite Olimpiade AS Cott Blackmun mengatakan hal itu merupakan bukti dari pengaruh Title IX, Undang-Undang keluaran 1972 yang membuka peluang lebih besar bagi perempuan AS untuk ambil bagian dalam olahraga.
Dalam kontingen AS kali ini, ada 124 atlet yang telah memiliki medali Olimpiade dengan 76 di antaranya adalah peraih medali emas. Atlet AS tertua untuk Olimpiade 2012 adalah atlet berkuda Karen O'Connor yang berusia 54 tahun sementara yang termuda adalah perenang berusia 15 tahun Katie Ledecky.
Olimpiade 2012 akan mulai bergulir pada 27 Juli dan atlet-atlet AS akan berusaha meraih 246 medali emas dari 302 nomor yang dipertanding
(wbs)