DKI matangkan atlet PON di luar negeri
Kamis, 19 Juli 2012 - 21:00 WIB
DKI matangkan atlet PON di luar negeri
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia mengatakan, para atlet terus mematangkan persiapan menjelang PON Riau XVIII/2012. Salah satunya mengirimkan sejumlah atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) untuk bertanding ke luar negeri sebelum dihelatnya PON XVIII pada September mendatang.
Atlet judo akan berlatih di Jepang. Sedangkan loncat indah akan mengasah kemampuan di China. Sementara para pegulat akan menjajal kemampuan di Thailand dan Vietnam. Atlet cabor sepatu roda menguji diri di Taiwan, senam remix (Uzbekistan), catur (Hungaria), dan polo air (China dan Hongkong).
Menurut Winny, hal ini dilakukan agar para atlet bisa mencapai target yang mereka inginkan. Sebab, Kontingen DKI bisa dikatakan sebagai sumber serta tambang atlet-atlet berprestasi. Karena itu, KONI DKI meminta dukungan serta perhatian yang cukup besar untuk para atlet agar bisa meraih juara umum.
Dengan demikian segala upaya untuk memperbaiki PON kali ini dikerahkan sebaik mungkin seperti mengunjungi tempat latihan para atlet serta memberikan support yang besar.
’’Untuk bisa meraih juara umum kontingen DKI harus mendapatkan 25% medali emas (sekitar 150 medali emas) dari 598 medali emas yang diperebutkan,” katanya ketika ditemui di Kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Winny menambahkan Ini bukan para atletnya saja yang diminta untuk meraih hasil yang maksimal, tetapi Pemerintah Daerah (Pemda) setempat juga diminta untuk memberikan komitmen tertulis dalam membangun prestasi di PON Riau nanti untuk bisa memberikan target.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI DKI Jakarta, Kusnan Ismukanto mengatakan, masih ada sejumlah cabor yang masih dalam kondisi memprihatinkan yakni voli indoor, voli pantai, renang, dan gulat. Keempat cabor tersebut masih membutuhkan kematangan dari atletnya sendiri serta strategi yang jitu dari pelatih untuk dapat bersaing di PON Riau nanti.
’’Jadi tidak semua cabang olahraga mulus di mana kami masih menemukan sejumlah cabor yang masih dalam kondisi mengkhawatirkan. Tapi kami terus mendukung para atlet untuk segera bangkit,” tambah Kusnan.
Atlet judo akan berlatih di Jepang. Sedangkan loncat indah akan mengasah kemampuan di China. Sementara para pegulat akan menjajal kemampuan di Thailand dan Vietnam. Atlet cabor sepatu roda menguji diri di Taiwan, senam remix (Uzbekistan), catur (Hungaria), dan polo air (China dan Hongkong).
Menurut Winny, hal ini dilakukan agar para atlet bisa mencapai target yang mereka inginkan. Sebab, Kontingen DKI bisa dikatakan sebagai sumber serta tambang atlet-atlet berprestasi. Karena itu, KONI DKI meminta dukungan serta perhatian yang cukup besar untuk para atlet agar bisa meraih juara umum.
Dengan demikian segala upaya untuk memperbaiki PON kali ini dikerahkan sebaik mungkin seperti mengunjungi tempat latihan para atlet serta memberikan support yang besar.
’’Untuk bisa meraih juara umum kontingen DKI harus mendapatkan 25% medali emas (sekitar 150 medali emas) dari 598 medali emas yang diperebutkan,” katanya ketika ditemui di Kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Winny menambahkan Ini bukan para atletnya saja yang diminta untuk meraih hasil yang maksimal, tetapi Pemerintah Daerah (Pemda) setempat juga diminta untuk memberikan komitmen tertulis dalam membangun prestasi di PON Riau nanti untuk bisa memberikan target.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI DKI Jakarta, Kusnan Ismukanto mengatakan, masih ada sejumlah cabor yang masih dalam kondisi memprihatinkan yakni voli indoor, voli pantai, renang, dan gulat. Keempat cabor tersebut masih membutuhkan kematangan dari atletnya sendiri serta strategi yang jitu dari pelatih untuk dapat bersaing di PON Riau nanti.
’’Jadi tidak semua cabang olahraga mulus di mana kami masih menemukan sejumlah cabor yang masih dalam kondisi mengkhawatirkan. Tapi kami terus mendukung para atlet untuk segera bangkit,” tambah Kusnan.
(aww)