Pelatih asing dongkrak performa atlet DKI
Kamis, 19 Juli 2012 - 21:02 WIB
Pelatih asing dongkrak performa atlet DKI
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen DKI Jakarta makin serius mengejar target juara umum PON XVIII/2012. Selain mengirimkan atlet untuk berlatih di luar negeri, mereka juga mendatangkan pelatih asing. Para pelatih asing tersebut didatangkan untuk membantu beberapa cabang olahraga (cabor) seperti renang indah (pelatih asal China), golf (Australia), judo (Jepang) serta wushu (China).
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Winny Erlindia mengatakan, kedatangan pelatih asing itu mampu meningkatkan kualitasnya.
’’Kami sangat terbantu dengan kedatangan pelatih asing tersebut. Karena itu, saya meminta kepada pelatih-pelatih yang berada di Indonesia khususnya DKI Jakarta terus meningkatkan kualitas kerjanya untuk mendapatkan sertifikasi internasional,” jelas Winny ketika ditemui di kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Sementara itu, menjelang puasa Ramadan, para atlet tetap melakukan latihan seperti biasa. Itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid. Ia mengatakan, kontingen DKI Jakarta sudah menyiapkan diri selama tiga setengah tahun untuk menghadapi PON XVIII.
Karena itu, KONI DKI memanggil pelatih untuk membicarakan mengenai penyesuaian latihan selama bulan puasa. Para atlet akan diliburkan dua hari selama bulan puasa dan lebaran mereka tidak akan pulang kampung.
'’Ini situasi yang sangat sulit untuk seluruh atlet PON, tapi kami harus tetap fokus untuk tetap meraih juara umum,” tambah Hidayat.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Winny Erlindia mengatakan, kedatangan pelatih asing itu mampu meningkatkan kualitasnya.
’’Kami sangat terbantu dengan kedatangan pelatih asing tersebut. Karena itu, saya meminta kepada pelatih-pelatih yang berada di Indonesia khususnya DKI Jakarta terus meningkatkan kualitas kerjanya untuk mendapatkan sertifikasi internasional,” jelas Winny ketika ditemui di kantor KONI DKI Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Sementara itu, menjelang puasa Ramadan, para atlet tetap melakukan latihan seperti biasa. Itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid. Ia mengatakan, kontingen DKI Jakarta sudah menyiapkan diri selama tiga setengah tahun untuk menghadapi PON XVIII.
Karena itu, KONI DKI memanggil pelatih untuk membicarakan mengenai penyesuaian latihan selama bulan puasa. Para atlet akan diliburkan dua hari selama bulan puasa dan lebaran mereka tidak akan pulang kampung.
'’Ini situasi yang sangat sulit untuk seluruh atlet PON, tapi kami harus tetap fokus untuk tetap meraih juara umum,” tambah Hidayat.
(aww)