Eko siap angkat medali
Sabtu, 21 Juli 2012 - 11:58 WIB
Eko siap angkat medali
A
A
A
Sindonews.com – PB PABBSI masih bertumpu kepada lifter Eko Yuli Irawan untuk meraih medali di Olimpiade 2012, London,Inggris. Mereka yakin Eko bisa merealisasikan target itu,kendati dia sempat mengalami cedera tulang betis akhir tahun lalu.
Ketua Bidang Hubungan Internasional PB PABBSI Sonny Kasiran optimistis lifter kelahiran Lampung,24 Juli 1989,itu bisa melakukan performa terbaiknya saat tampil di Olimpiade 2012.Itu tak lepas dari kebugaran peraih medali perunggu Olimpiade 2008,Beijing,China tersebut.
“Kondisi Eko sangat fit.Itu membuat saya antusias dia bisa menunjukkan penampilan terbaiknya.Saya paham kondisi cedera yang pernah dialami tahun lalu membuatnya kurang nyaman.Tapi,kami yakin masalah itu tak akan menjadi kekhawatiran, ”ungkap Sonny.
Selain berharap dari Eko yang turun di kelas 62 kg,Sonny juga berharap lima lifter Indonesia, seperti Jadi Setijadi (53 kg), Muhammad Hasbi (62 kg),Triyatno (69 kg), Deni (69 kg),Citra Febriyanti (53 kg) bisa menunjukkan kualitas terbaik mereka. “Mereka merupakan atlet angkat besi terbaik Indonesia.Keenam nama dipilih berdasarkan tes angkatan maksimal mereka, serta laporan kesehatan dan beberapa kriteria lain,”ujar Sonny.
“Saat ini,enam lifter itu sedang digenjot agar tampil maksimal di Olimpiade nanti.Tim digembleng secara khusus di Korea Selatan (Korsel) menjelang Olimpiade dimulai,”ujarnya.
PB PABBSI memang mempersiapkan para lifter Indonesia itu menjalani pemusatan latihan di Seoul,Korea Selatan (Korsel). Namun,menurut rencana,Eko Yuli dkk telah meninggalkan Negeri Ginseng itu dan tiba di London,kemarin.
Sementara itu,Eko mulai tak sabar segera memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Apalagi,dia berencana melewati pencapaian perunggu empat tahun silam.“Saya menjalani pemusatan latihan sangat baik selama di Korsel.Saya berharap latihan keras itu akan berdampak positif,”tuturnya.
Sayang,lifter berusia 22 tahun itu belum mau terbuka tentang capaian angkatan terbaiknya selama menjalani pemusatan latihan.Dia memilih merendah dan lebih senang membuktikannya saat pertarungan.
Eko memang ingin fokus menghadapi multievent empat tahunan itu.Dia tak ingin masalah lain,seperti rumor cedera tulang betis,akan menghambatnya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Ketua Bidang Hubungan Internasional PB PABBSI Sonny Kasiran optimistis lifter kelahiran Lampung,24 Juli 1989,itu bisa melakukan performa terbaiknya saat tampil di Olimpiade 2012.Itu tak lepas dari kebugaran peraih medali perunggu Olimpiade 2008,Beijing,China tersebut.
“Kondisi Eko sangat fit.Itu membuat saya antusias dia bisa menunjukkan penampilan terbaiknya.Saya paham kondisi cedera yang pernah dialami tahun lalu membuatnya kurang nyaman.Tapi,kami yakin masalah itu tak akan menjadi kekhawatiran, ”ungkap Sonny.
Selain berharap dari Eko yang turun di kelas 62 kg,Sonny juga berharap lima lifter Indonesia, seperti Jadi Setijadi (53 kg), Muhammad Hasbi (62 kg),Triyatno (69 kg), Deni (69 kg),Citra Febriyanti (53 kg) bisa menunjukkan kualitas terbaik mereka. “Mereka merupakan atlet angkat besi terbaik Indonesia.Keenam nama dipilih berdasarkan tes angkatan maksimal mereka, serta laporan kesehatan dan beberapa kriteria lain,”ujar Sonny.
“Saat ini,enam lifter itu sedang digenjot agar tampil maksimal di Olimpiade nanti.Tim digembleng secara khusus di Korea Selatan (Korsel) menjelang Olimpiade dimulai,”ujarnya.
PB PABBSI memang mempersiapkan para lifter Indonesia itu menjalani pemusatan latihan di Seoul,Korea Selatan (Korsel). Namun,menurut rencana,Eko Yuli dkk telah meninggalkan Negeri Ginseng itu dan tiba di London,kemarin.
Sementara itu,Eko mulai tak sabar segera memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Apalagi,dia berencana melewati pencapaian perunggu empat tahun silam.“Saya menjalani pemusatan latihan sangat baik selama di Korsel.Saya berharap latihan keras itu akan berdampak positif,”tuturnya.
Sayang,lifter berusia 22 tahun itu belum mau terbuka tentang capaian angkatan terbaiknya selama menjalani pemusatan latihan.Dia memilih merendah dan lebih senang membuktikannya saat pertarungan.
Eko memang ingin fokus menghadapi multievent empat tahunan itu.Dia tak ingin masalah lain,seperti rumor cedera tulang betis,akan menghambatnya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.
(wbs)