Menang adu penalti, Lyon kampiun Piala Super Prancis
Senin, 30 Juli 2012 - 08:43 WIB
Menang adu penalti, Lyon kampiun Piala Super Prancis
A
A
A
Sindonews.com - Olympique Lyonnais berhasil keluar sebagai kampiun Piala Super Prancis setelah mengkandaskan perlawanan juara Ligue 1 musim lalu, Montpellier melalui drama adu penalti 4-2, setelah dalam waktu normal kedua tim bermain imbang 2-2, di stadion Red Bull Arena, Amerika Serikat, tadi malam.
Sejak kick off babak pertama baik Lyon maupun Montpellier langsung tampil menyerang. Montpellier membuka keunggulan terlebih dahulu oleh John Utaka, pada menit ke pada menit 27. Gol tersebut tak membuat Lyon panic, justru mereka mampu merespon jelang istirahat babk pertama, striker Gomis sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pada babak kedua, baru berjalan tujuh menit Montpellier mendapat penalti yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Emmanuel Herrera. Di sinilah mental juara Lyon berbicara, tepatnya pada menit ke-79, kembali klub berjuluk Les Gones menyamakan kedudukan oleh striker Jimmy Briand. Hingga pluit akhir berbunyi kedudukan tetap tak berubah 2-2. Tak ayal, adu penalti pun harus dilakukan untuk menentukan siapa yang berhak keluar sebagai juara.
Kiper Lyon, Hugo Lloris tampil gemilang sekaligus menjadi pahlawan dalam drama adu tos-tosan tersebut. Kapten timnas Prancis itu memblok dua algojo penalti lawan.
Kemenangan dramatis ini, disambut gembira oleh pelatih Lyon Remi Garde. Menurut sang pelatih anak asuhnya mampu keluar dari tekanan setelah sempat tertinggal dua kali oleh Montpellier,” Babak kedua dimulai dengan ketidakadilan, dengan wasit memberikan penalti untuk Montpellier . Tapi para pemain mampu tampil tenang dan dan mampu keluar dari tekanan. Saya juga berpikir ada aspek fisik dan kami mengakhiri pertandingan lebih kuat dari Montpellier,” pungkasnya.
Sejak kick off babak pertama baik Lyon maupun Montpellier langsung tampil menyerang. Montpellier membuka keunggulan terlebih dahulu oleh John Utaka, pada menit ke pada menit 27. Gol tersebut tak membuat Lyon panic, justru mereka mampu merespon jelang istirahat babk pertama, striker Gomis sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pada babak kedua, baru berjalan tujuh menit Montpellier mendapat penalti yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Emmanuel Herrera. Di sinilah mental juara Lyon berbicara, tepatnya pada menit ke-79, kembali klub berjuluk Les Gones menyamakan kedudukan oleh striker Jimmy Briand. Hingga pluit akhir berbunyi kedudukan tetap tak berubah 2-2. Tak ayal, adu penalti pun harus dilakukan untuk menentukan siapa yang berhak keluar sebagai juara.
Kiper Lyon, Hugo Lloris tampil gemilang sekaligus menjadi pahlawan dalam drama adu tos-tosan tersebut. Kapten timnas Prancis itu memblok dua algojo penalti lawan.
Kemenangan dramatis ini, disambut gembira oleh pelatih Lyon Remi Garde. Menurut sang pelatih anak asuhnya mampu keluar dari tekanan setelah sempat tertinggal dua kali oleh Montpellier,” Babak kedua dimulai dengan ketidakadilan, dengan wasit memberikan penalti untuk Montpellier . Tapi para pemain mampu tampil tenang dan dan mampu keluar dari tekanan. Saya juga berpikir ada aspek fisik dan kami mengakhiri pertandingan lebih kuat dari Montpellier,” pungkasnya.
(aww)